Dagadukan Katamu!
Wednesday, July 4th, 2007
Ceritanya saya mendapatkan ide dari script pembalik kata. Pembalik kata itu bisa Anda dapatkan di sini.
Kemudian saya teringat dengan scriptnya Hericz di hericz.net, text ABG Generator. Saya jadi inget dulu pernah pingin bikin script buat bikin dagadu-style. Maka, setelah hantam kromo kanan-kiri, jadilah:
http://rony.dgworks.net/uploads/dagadu/index.html
Masih banyak error, tapi ya … daripada tidak ada. Hihihi..
Vale, demi budaya
el rony, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pak Andika Triwidada.
tambahan:
untuk ulasan bahasa “prokem” dagadu, bisa dibaca di blognya matriphe di sini.
Posted in Bahasa Jawa, Yogyakarta, Culture, Technology | 30 Comments »
Ubuntu Fiesty Feisty Fawn: Catatan Seorang Nubi
Tuesday, June 26th, 2007
Nubi diambil dari kata Newbie, sebuah istilah slang di dunia internet untuk melabeli (ya.. dunia ini penuh dengan label) orang seperti saya.
Awal Mula Cerita
Dua minggu yang lalu, saya mendapat sebuah keping CD Ubuntu 7.04 dari rekan kantor. Dia kebetulan memesan beberapa keping CD. Saya belum tertarik menggunakannya, mengingat pengalaman saya dengan Ubuntu versi lawas (lupa versi berapa), Warty. Saya melewatkan Edgy, dan entah apalagi.
Saya kurang begitu suka dengan Ubuntu, karena apa yang saya butuhkan justru terpenuhi oleh SuseLinux, distro yang dikenalkan oleh saudara saya terkasih, Idban Secandri. Kebetulan Idban juga merupakan penggagas id-anime, dan saya adalah penggemar anime :).
Namun, kawan saya yang lain, Godril Si Raja Analis, berkali-kali memamerkan kemampuan Ubuntu Fiesty Feisty ini, bahkan semenjak saya belum memperoleh CD Ubuntu Fiesty Feisty. Dan beberapa minggu yang lalu, ketika saya sedang membantu kawan saya yang lain lagi untuk meng-installkan windows di laptopnya, Godril memamerkan kemampuan Ubuntu di depan saya, tepat di muka saya. Zwiingg.. zwiingg… animasi desktop Ubuntu mengingatkan saya pada iBook milik beberapa teman Bandung.
Sayapun Mencoba, dan Berikut Catatan KendalaBuntu
Install Ubuntu di komputer saya yang memiliki 3 hardisk (40Gb, 80Gb dan 100Gb) dengan CD-RW Asus ternyata menemui kendala. Muncul error:
Can’t access tty, job control turned off
Posted in Technology, Daily Life | 20 Comments »
Migrating a blog from P-Machine Pro 2.0 to Wordpress
Tuesday, April 17th, 2007
Hi all,
I’m very glad right now knowing that my modification script is successfully migrate all the pmachine content to wordpress. Actually I have looking forward for this issues for many years ago. Since the spamguard of pmachine that seems not working at all.
Yesterday, all my mate at Yogya Online Community called Lesehan ask me to update the system of our website. I reconsider to learn the migrating script that i have had before. Luckily i found this website of Jaanus, so I just need to modif here and there from Fabian Rodriguez script.
Finally, this is the script. You may download it here, without any permission for using it
Well, nothing really different between my script and Jaanus script, but I made a little bit modification on “member” part. And also on the trackback and pingback section.
Well.. I think enough for today, I hope this script will help you to move your blog from your old pmachine to this great CMS (Wordpress).
ps. this script only work at Wordpress 1.5 and elder version. So I’m sugesting you to use WP1.5 and upgrade it later.
Cheers..
vale, for health and wealth
El rony, smoking cigarette nicely
Posted in blog, Technology | 6 Comments »
Template Baru?
Saturday, March 24th, 2007
Waduh.. malu saya..
Ini template yang masih jauh dari sempurna. Jadi ceritanya begini, saya diminta mengisi sebuah pelatihan web-design untuk pegiat HAM. Kebetulan saya sendiri senang berbagi ilmu, jadilah saya terima tawaran tersebut.
Pelatihan hanya seminggu, yak betul Anda tidak salah baca, pelatihan hanya seminggu! Dan target yang diminta adalah mereka/peserta bisa atau mengerti apa itu web-design. Tentunya saya agak kerepotan juga. Bagaimana tidak? Untuk belajar HTML saja perlu waktu bukan? Apalagi konsep XHTML dengan CSS. *tendang-tendang Pak Amal*
Bahasa Inggris.. oh mengapa..
Dan ya, bahasa Inggris menjadi kendala terbesar bagi para peserta. Eh, sabar ya, saya cerita dulu ini, curhat gitu. Seperti kita tahu, CSS sebenarnya command-nya sudah cukup human, tapi tetap saja menjadi asing bagi mereka yang tidak mengerti bahasa Inggris. Mereka yang tidak tahu bahwa left adalah kiri dan right adalah kanan. Fyuh.. saya harus mengajar kawan-kawan dengan kondisi seperti itu, hanya dalam seminggu.
Dan ya, kami ngebut. Saya ngebut maksudnya. Setiap hari, dari jam 8 pagi sampai jam 17:30 WIB, full kita belajar. Alhamdulillah sekarang kayaknya sih mereka sudah mulai ngerti apa itu HTML.
Loh.. apa kaitannya dengan template jelek ini? Oh ada, jadi saya ingin menutup pelatihan tersebut dengan kemahiran menggunakan CMS. Pilihan saya jatuh ke Wordpress. CMS yang –menurut saya– paling mudah. Dan ya, akhirnya agar mereka bisa melihat contoh yang nyata, saya lembur deh malem ini mbikin template. Oh tentu, sebelum Anda mencaci-maki template ini, saya sudah dicaci maki oleh orang lain. Tak lain tak bukan adalah homok bernama Isdah Ahmad *blogmu opo to dah?*
Dan saya cuek. Berhubung saya juga ingin meng-upgrade, sementara template saya yang kemarin belum compatible dengan Wordpress 2.1.2, maka saya bikinlah template asal ini. Ya begitu. E.. lha misalnya sampeyan ada yang mau template ini, silakan donlod saja di halaman sebelah. Wokeh?
vale, demi template.. eh.. istirahat
El rony, belum tidur
Posted in blog, Technology | 22 Comments »
Penampakan Jarak Jauh (TV)
Wednesday, November 29th, 2006
Televisi, sebuah anak kandung teknologi, yang mengenalkan sistem multimedia dalam bentuk yang lebih maju. Televisi mengenalkan kita atas dunia suara dan dunia gerak, warna dan gambar. Kehadirannya tidak pernah lepas dari akibat-akibat sampingan, yang anehnya sepertinya layak untuk diperjuangkan. Efek pertama adalah sumber energi, semakin canggih, semakin besar ukurannya dan semakin tinggi kualitas gambar dan suaranya, menuntut sedotan daya yang besar pula. Efek yang lain adalah kecanduan. Pada efek yang kedua ini, penyebabnya adalah lebih di materi atau isi dari acara televisi tersebut.
Sebelum saya membahas tentang materi TV yang sedang menjadi (sebenarnya sudah sejak dulu, tapi akhir-akhir ini menguat) kontroversi, saya ingin bercerita tentang Pak Mangku (demikian saya mengenal beliau), salah satu tokoh di daerah Bali. Desa Pak Mangku bernama Tenganan, dan kalau kita memasuki desa beliau maka kita akan disuguhkan suasana tradisional yang sangat kental dan magis. Setiap warga berpakaian tradisional lengkap dengan keris menempel, juga perempuannya. Bahkan masih ada keputren di sana, dimana setiap anak perempuan yang sudah menstruasi akan “diasingkan” di tempat itu. Suasana yang luar biasa magis ini, entah sampai kapan akan bertahan. Itu pula yang menjadi kegelisahan Pak Mangku.
Beliau dalam satu kesempatan sempat mengungkapkan tentang ketradisionalan daerahnya. Para anak muda, yang begitu melangkah keluar dari gerbang desa langsung disuguhkan modernitas, secara tak langsung mendorong agar desa itu untuk “maju”. Kemajuan ini dalam kacamata Pak Mangku, yang bergelar doktor (kalau saya tak salah), tak lebih adalah masuknya teknologi. Dalam hal ini yang menjadi keraguan beliau adalah televisi. Kegundahan beliau sederhana saja, televisi menjanjikan perubahan yang drastis, karena menurut beliau dorongan gaya hidup akan masuk ke ruang paling privat bernama ruang keluarga, dan ini sangat sulit untuk dibendung. Maka sambil menatap ke bawah bukit, ke desanya, Pak Mangku mendesah dan berbisik,”sepertinya nilai-nilai ini sebentar lagi hanya akan menjadi cerita”.
Posted in Culture, how to, Technology, Daily Life | 6 Comments »
Negara Super Nanggung
Thursday, August 31st, 2006
Sebuah obrolan di pos ronda, memang kadang membawa kita kemana-mana. Latar belakang yang berbeda-beda, hebatnya, bisa dijembatani dengan sebuah mantra kuno: bola. Dan ketika mantra kuno itu sudah mengudara, semua opinipun berkembang dengan sendirinya. Kekalahan tim Indonesia (PSSI) atas Myanmar, disinyalir karena memang Indonesia tidak serius dalam menangani tim sepakbola. Semuanya generasi tua, sementara dari Myanmar rata-rata anak muda usia 24 tahun semua. Jadi, selain kalah strategi, Indonesia juga kalah stamina dan kelincahan.
Saya sendiri mengungkapkan analisa semena-mena. Saya bilang, karena saya tidak terlalu mengerti bola, kemungkinan Indonesia nggak bagus sepakbolanya karena negara kita ini nanggung. “Maksudnya gimana mas?” celetuk kang Kimu. Jadi gini lho kang, negara ini dikatakan miskin, nyatanya tidak semiskin Afrika. Dikatakan kaya, walah jelas tidak, kalah jauh sama Korsel misalnya. Nah, nyatanya negara seperti Afrika ataupun Australia itu bisa toh menghasilkan tim sepakbola handal? Lantas saya pun mengembara ke dunia akhir orde baru.
Era Tinggal Landas, Era Super Kandas
Nah, kalau dimulai dari sini, jadinya enak. Anda semua ingat nggak dengan jargon itu? Dikatakan bahwa kita memasuki era tinggal landas. Bayangannya adalah teknologi pesawat super canggih, yang membawa Indonesia ke awang-awang, ke kelas yang melesat menembus awan. Tetapi, apa ya begitu?
Posted in Neolib, Yogyakarta, blog, Technology, Daily Life | 21 Comments »
Oleh-oleh buat Kampung: ID-CARD GENERATOR
Monday, August 28th, 2006
Dalam keisengan saya, terbikinlah script untuk membuat ID-Card ini. Pada tahap pertama saya hanya membuat sangat sederhana. Sebuah form html, yang dieksekusi dengan php dengan mengambil value-value dari form, untuk kemudian di print di atas background gambar ID-Card.
Sebenarnya format html untuk keluaran bisa sederhana saja, taruh gambar sebagai background sehingga tulisan bisa langsung di isi di atasnya. Tetapi karena saya berharap agar output ini bisa di-save atau di kopi paste ke form email, maka saya bikin dengan model floating di atasnya.
Tetapi harapan saya ternyata tidak sepenuhnya terjadi. Gambar background memang bisa di-select dan di kopi atau save as, tetapi tulisan tidak terikutkan. Kalaupun di select semua lantas di kopi paste ke form email, jadinya tulisan terpisah dengan background.
Silakan coba di sini: http://rony.dgworks.net/uploads/ktp-idgmail/
Perbaikan dengan GD
Akhirnya saya memperbaiki script tersebut. Tentu saja setelah dipanas-panasi oleh Toni. Nah, untuk yang versi kedua ini, outputnya menjadi gambar semuanya. Dengan memanfaatkan fitur re-draw dari GD. Dari tulisan, hingga image background dan foto, semua digambar ulang dan disusun ulang.
Posted in blog, how to, Technology, Daily Life | 26 Comments »
Javanese WordPress Blog. Do You Want Some?
Friday, August 25th, 2006
Karena Jawa adalah Kunci!
–Sorry for my bad grammar–
English Version
Finally, I’m coming up with this new plugins. Actually it’s a language set to let your WordPress appear as Javanese style. I’m building it in three days by myself
(crazy enough, heh?) so if later you found any mistake or wrong translation, please let me know. Well, let’s not wasting our time, here it’s the steps to make your Javanese WordPress Blog:
- Download this file http://rony.dgworks.net/uploads/jv.mo
- Copy it to your “wp-includes/languages” directory
- Open your config.php file, and edit this part define (’WPLANG’, ”); and change it to ==> define (’WPLANG’, ‘jv’);
- Done!
Katerangan Mawi Basa Jawi
Alhamduilllah, sak meniko kulo sampun kelar anggenipun ndamel “plugins” kagem WordPress. Plugins meniko inggih kagem ndamel WordPress panjenengan supados tampil mawi cara Basa Jawi.
Posted in Yogyakarta, Bahasa Jawa, Culture, blog, Technology, Daily Life | 29 Comments »
Jadi, Kita Mau Milih Majalah Apa Jurnal?
Friday, August 25th, 2006
Selorohan itu muncul di tengah diskusi asyik penentuan arah organisasi. Selorohan khas Rinto dan saya.
Organisasi apa itu? Dan mengapa muncul selorohan aneh seperti itu? Sebentar, nanti pasti sampai ke sana, saya hanya ingin menerangkan dulu, bahwa ini bukan selorohan ketika membahas sebuah penerbitan.
Nama organisasi tersebut adalah Jangkep. Sering kami plesetkan menjadi Jaringan Orang-orang Cakep. Betapa narsisnya bukan?
Jangkep sendiri sebenarnya bermakna Jaringan Advokasi Anggaran dan Kebijakan Publik.
Pada awalnya jaringan ini bersifat cair. Anggotanya terdiri dari pegiat-pegiat LSM yang sudah suntuk dengan LSM. Nah loh!
Ya, kami, para pendiri, sudah muak dengan LSM yang tak lebih bak kerbau dicocok hidungnya ketika berhadapan dengan Funding alias lembaga donor.
Kami, para anak muda penuh ambisi dan pemikiran super-ideal, akhirnya berkumpul ala Jogja. Ngeteh, ngopi, ngrokok, ngobrol ngalor-ngidul. Sehingga akhirnya mengerucut ke isu membikin sebuah lembaga non lembaga. Maksudnya? Ya, maksudnya “semacam lembaga” tetapi tidak usah pusing dengan AD/ART dan segala macam. Yang menjadi fokus utama adalah berproses bersama, membantu masyarakat. Dananya? Ya dari kocek kami masing-masing. Uang yang kami peroleh dari lembaga kami masing-masing, menurut hemat kami memang perlu dicuci bersih.
Dan Kami-pun Berjalan
Kami hadir dalam aksi-aksi tuntutan rakyat. Waduh.. bahasanya.. maksudnya kami ada di tengah-tengah masyarakat ketika masyarakat menuntut kejelasan tentang kebijakan dan anggaran. Dan berhubung kami tidak memiliki dana banyak, maka pilihan utama kami adalah kebijakan. Maka serbuan analisis wacana-pun muncul di koran-koran.
Posted in Culture, blog, Technology, Daily Life | 1 Comment »
Mengubah Setting Tanggal di Wordpress
Tuesday, August 22nd, 2006
Kemarin sore, ketika saya sedang iseng online di kantor, saya mendapatkan pertanyaan seputar wordpress. Pertanyaannya tidak langsung ke saya sih, tapi melalui media arisan. Baskara, sang penanya, menanyakan seputar penanggalan di wordpress.Seperti kita tahu, secara default penanggalan wordpress menggunakan sistem non-Indonesia, alias memakai bahasa Inggris.
Nah, si mbas (gabungan antara mbah_dukun dan baskara) pingin tanggalnya ber-format Indonesia. Maka jadilah, kami berdua mencari info di google.
Yang saya dapatkan justru plugins untuk membuat penanggalan hijriyah
sementara Baskara memperoleh pluginsnya, tapi hanya berlaku untuk wordpress 1.5 ke bawah. Akhirnya saya putuskan untuk melihat script generator penanggalan di wordpress. Dan kemudian saya-pun mendapatkan jawabannya.
Jadi bagi siapa saja, yang ingin mengubah penanggalannya menjadi metode Indonesia, bisa menggunakan langkah ini. Ini bukan plugins, ini adalah langkah bodoh yang agak ngawur hehe.. tapi tenang, langkah ini tidak akan merusak wordpress kok.
Yak, demikian langkahnya:
Posted in blog, Technology | 15 Comments »
