Wawancara Menkominfo Kita dengan BBC
Saturday, February 20th, 2010
Dari Benny saya mendapatkan informasti mengenai berita yang dimuat oleh BBC, tertanggal 16 Februari 2010 dengan judul RPM Konten Media ditentang. Dalam situs itu diunggah pula dialog/wawancara antara wartawan BBC dengan Menteri kita. Silakan download unduh wawancaranya di sini (berkas mp3).
Dalam wawancara itu Tiffatul Sembiring menyampaikan (sebagaimana dikutip dari situs BBC)
”Ketika ada penghujatan dan kami mendapat keluhan ternyata situsnya ada di word press, New York. Kami tak bisa berbuat apa-apa.”
”Dengan peraturan menteri itu kita bisa menyelesaikan dan melakukan tuntutan. Kita bisa menutup ataupun membatasi ISP mereka yang ada di sini,” ucap Tiffatul Sembiring.
Juga beliau menyatakan bahwa “media online tidak ada hubungannya dengan pers”. Beliau juga menyatakan bahwa banyak yang menentang dan memprotes padahal belum membaca rancangan itu. Kenyataannya, justru beliau sendiri yang belum membaca rancangan tersebut
Dan satu lagi pak menteri, ini untuk Anda, dalam pengertian konten dan kewajiban penyelenggara mengawasi konten, maka produk-produk pers online menjadi masuk. Bukankah begitu?
Syukurlah, berita terakhir menyebutkan bahwa rancangan ini bakalan dibatalkan. Mari kita tunggu saja.
vale, demi kejujuran
el rony, berbagi resep ke pak menteri: siang bolong panasnya terik, kalo Anda bohong ya kami kritik.
[update]
Ternyata Benny Chandra mendapatkan infonya dari blognya Herman Saksono. Sorry mon, bukannya nggak cinta, cuma aku malah belum blogwalking ke blognya seleb. hihi *ngeles*.
URL download file saya ubah, mengingat blog ini bandwith-space-nya tidak terlalu besar. Siapa tahu saja yang download banyak.
Pak Tiffy terakhir di twitter beliau menyebutkan bahwa tuntutan pembatalan itu lebay (beliau benar-benar menulis kata lebay di twitnya). Karena ini baru rancangan, sekedar tidak tandatangan saja sudah otomatis tidak berlaku.
Posted in Politik, Neolib, Semiotics, Technology | 12 Comments »
Komunike #6969 - Programming is like sex..
Friday, October 30th, 2009
Berawal dari lontaran hasil merambah kemana-mana, kampung gajah kemudian melanjutkan ide ini. Lontaran hasil rambahan itu adalah: Programming is like sex, one mistake and you are providing support for a lifetime!
Karena bikin ngakak, saya lemparlah itu kemana-mana, plurk, facebook dan kampung gajah. Maka, demikianlah hasilnya di kampung itu:
- programming is like sex, one mistake and you’re providing support for a lifetime.
- programming is like sex, everyone loves it??
- programming is like sex; you’re either too young or too old to enjoy it.
- programming is like sex, never do it for free
- Programming is like sex, it’s better in the silent night
- Programming is like sex, ideas just come like morning glory
- programming is like gangbang sex, you work with a team to satisfy user
- programming is like sex, sometimes only one party is satisfied, the other has unmeetable requirements.
- programming is like sex, it has handjob and blowjob
- programming is like sex, nowdays people use agile method, help you code in a pair and everyone happy
- programming is like sex, you can have threesome, foursome, gangbang and sort, you can even just watching others doing this while you still can get orgasm
- programming is like sex, there is an app for that
- is programming like sex?
- programming is like sex, it will loop until it break
- programmers (do) like sex.
- programming is like sex, You can do it for money or for fun.
- Programming is like sex, you have to tune it up and down
- programming is like sex, can be done in various style
- Programming is like sex, you will never walk alone.
- Programming is like sex, you will never walk straight?
- Programming is like sex, please indent properly
- Programming is like sex, it’s not about how long, it’s about quality
- Programming is like sex, it involves KISS
- Programming is like sex, sometimes you scream along the way
- Programming is like sex, just ask to have it.
- programming is like corruption, it make everything ligit seems crackable [1] 1. ligit translator software being cracked :d
- programming is like sex, it require balls
- Programming is like sex, mundane and boring most of the time, with the occasional meteor in your garden
- Programming is like sex, don’t do it when there’s a bleeding
- programming is like sex, do it safely
- programming is like sex, ati-ati bojomu minggat.
disarikan pertama kali oleh om Very
Posted in blog, how to, Technology | 9 Comments »
Komunike #55555 ~ Hikayat Sebuah Kampung
Tuesday, June 30th, 2009
Namanya kampung gajah. Tidak ada gajah di sana, tidak ada yang ngomongin gajah. Tapi sekarang kampung itu genap 5 tahun. Dalam perayaannya, para warga bergotongroyong surat-menyurat hingga 55.555 surat terkumpul dalam sebulan. Anda bisa?

dan berikut para pejuangnya

Posted in Culture, Technology, Daily Life | 26 Comments »
Dagadukan Katamu!
Wednesday, July 4th, 2007
Ceritanya saya mendapatkan ide dari script pembalik kata. Pembalik kata itu bisa Anda dapatkan di sini.
Kemudian saya teringat dengan scriptnya Hericz di hericz.net, text ABG Generator. Saya jadi inget dulu pernah pingin bikin script buat bikin dagadu-style. Maka, setelah hantam kromo kanan-kiri, jadilah:
http://rony.dgworks.net/uploads/dagadu/index.html
Masih banyak error, tapi ya … daripada tidak ada. Hihihi..
Vale, demi budaya
el rony, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pak Andika Triwidada.
tambahan:
untuk ulasan bahasa “prokem” dagadu, bisa dibaca di blognya matriphe di sini.
Posted in Bahasa Jawa, Yogyakarta, Culture, Technology | 35 Comments »
Ubuntu Fiesty Feisty Fawn: Catatan Seorang Nubi
Tuesday, June 26th, 2007
Nubi diambil dari kata Newbie, sebuah istilah slang di dunia internet untuk melabeli (ya.. dunia ini penuh dengan label) orang seperti saya.
Awal Mula Cerita
Dua minggu yang lalu, saya mendapat sebuah keping CD Ubuntu 7.04 dari rekan kantor. Dia kebetulan memesan beberapa keping CD. Saya belum tertarik menggunakannya, mengingat pengalaman saya dengan Ubuntu versi lawas (lupa versi berapa), Warty. Saya melewatkan Edgy, dan entah apalagi.
Saya kurang begitu suka dengan Ubuntu, karena apa yang saya butuhkan justru terpenuhi oleh SuseLinux, distro yang dikenalkan oleh saudara saya terkasih, Idban Secandri. Kebetulan Idban juga merupakan penggagas id-anime, dan saya adalah penggemar anime :).
Namun, kawan saya yang lain, Godril Si Raja Analis, berkali-kali memamerkan kemampuan Ubuntu Fiesty Feisty ini, bahkan semenjak saya belum memperoleh CD Ubuntu Fiesty Feisty. Dan beberapa minggu yang lalu, ketika saya sedang membantu kawan saya yang lain lagi untuk meng-installkan windows di laptopnya, Godril memamerkan kemampuan Ubuntu di depan saya, tepat di muka saya. Zwiingg.. zwiingg… animasi desktop Ubuntu mengingatkan saya pada iBook milik beberapa teman Bandung.
Sayapun Mencoba, dan Berikut Catatan KendalaBuntu
Install Ubuntu di komputer saya yang memiliki 3 hardisk (40Gb, 80Gb dan 100Gb) dengan CD-RW Asus ternyata menemui kendala. Muncul error:
Can’t access tty, job control turned off
Posted in Technology, Daily Life | 24 Comments »
Migrating a blog from P-Machine Pro 2.0 to Wordpress
Tuesday, April 17th, 2007
Hi all,
I’m very glad right now knowing that my modification script is successfully migrate all the pmachine content to wordpress. Actually I have looking forward for this issues for many years ago. Since the spamguard of pmachine that seems not working at all.
Yesterday, all my mate at Yogya Online Community called Lesehan ask me to update the system of our website. I reconsider to learn the migrating script that i have had before. Luckily i found this website of Jaanus, so I just need to modif here and there from Fabian Rodriguez script.
Finally, this is the script. You may download it here, without any permission for using it
Well, nothing really different between my script and Jaanus script, but I made a little bit modification on “member” part. And also on the trackback and pingback section.
Well.. I think enough for today, I hope this script will help you to move your blog from your old pmachine to this great CMS (Wordpress).
ps. this script only work at Wordpress 1.5 and elder version. So I’m sugesting you to use WP1.5 and upgrade it later.
Cheers..
vale, for health and wealth
El rony, smoking cigarette nicely
Posted in blog, Technology | 6 Comments »
Template Baru?
Saturday, March 24th, 2007
Waduh.. malu saya..
Ini template yang masih jauh dari sempurna. Jadi ceritanya begini, saya diminta mengisi sebuah pelatihan web-design untuk pegiat HAM. Kebetulan saya sendiri senang berbagi ilmu, jadilah saya terima tawaran tersebut.
Pelatihan hanya seminggu, yak betul Anda tidak salah baca, pelatihan hanya seminggu! Dan target yang diminta adalah mereka/peserta bisa atau mengerti apa itu web-design. Tentunya saya agak kerepotan juga. Bagaimana tidak? Untuk belajar HTML saja perlu waktu bukan? Apalagi konsep XHTML dengan CSS. *tendang-tendang Pak Amal*
Bahasa Inggris.. oh mengapa..
Dan ya, bahasa Inggris menjadi kendala terbesar bagi para peserta. Eh, sabar ya, saya cerita dulu ini, curhat gitu. Seperti kita tahu, CSS sebenarnya command-nya sudah cukup human, tapi tetap saja menjadi asing bagi mereka yang tidak mengerti bahasa Inggris. Mereka yang tidak tahu bahwa left adalah kiri dan right adalah kanan. Fyuh.. saya harus mengajar kawan-kawan dengan kondisi seperti itu, hanya dalam seminggu.
Dan ya, kami ngebut. Saya ngebut maksudnya. Setiap hari, dari jam 8 pagi sampai jam 17:30 WIB, full kita belajar. Alhamdulillah sekarang kayaknya sih mereka sudah mulai ngerti apa itu HTML.
Loh.. apa kaitannya dengan template jelek ini? Oh ada, jadi saya ingin menutup pelatihan tersebut dengan kemahiran menggunakan CMS. Pilihan saya jatuh ke Wordpress. CMS yang –menurut saya– paling mudah. Dan ya, akhirnya agar mereka bisa melihat contoh yang nyata, saya lembur deh malem ini mbikin template. Oh tentu, sebelum Anda mencaci-maki template ini, saya sudah dicaci maki oleh orang lain. Tak lain tak bukan adalah homok bernama Isdah Ahmad *blogmu opo to dah?*
Dan saya cuek. Berhubung saya juga ingin meng-upgrade, sementara template saya yang kemarin belum compatible dengan Wordpress 2.1.2, maka saya bikinlah template asal ini. Ya begitu. E.. lha misalnya sampeyan ada yang mau template ini, silakan donlod saja di halaman sebelah. Wokeh?
vale, demi template.. eh.. istirahat
El rony, belum tidur
Posted in blog, Technology | 22 Comments »
Penampakan Jarak Jauh (TV)
Wednesday, November 29th, 2006
Televisi, sebuah anak kandung teknologi, yang mengenalkan sistem multimedia dalam bentuk yang lebih maju. Televisi mengenalkan kita atas dunia suara dan dunia gerak, warna dan gambar. Kehadirannya tidak pernah lepas dari akibat-akibat sampingan, yang anehnya sepertinya layak untuk diperjuangkan. Efek pertama adalah sumber energi, semakin canggih, semakin besar ukurannya dan semakin tinggi kualitas gambar dan suaranya, menuntut sedotan daya yang besar pula. Efek yang lain adalah kecanduan. Pada efek yang kedua ini, penyebabnya adalah lebih di materi atau isi dari acara televisi tersebut.
Sebelum saya membahas tentang materi TV yang sedang menjadi (sebenarnya sudah sejak dulu, tapi akhir-akhir ini menguat) kontroversi, saya ingin bercerita tentang Pak Mangku (demikian saya mengenal beliau), salah satu tokoh di daerah Bali. Desa Pak Mangku bernama Tenganan, dan kalau kita memasuki desa beliau maka kita akan disuguhkan suasana tradisional yang sangat kental dan magis. Setiap warga berpakaian tradisional lengkap dengan keris menempel, juga perempuannya. Bahkan masih ada keputren di sana, dimana setiap anak perempuan yang sudah menstruasi akan “diasingkan” di tempat itu. Suasana yang luar biasa magis ini, entah sampai kapan akan bertahan. Itu pula yang menjadi kegelisahan Pak Mangku.
Beliau dalam satu kesempatan sempat mengungkapkan tentang ketradisionalan daerahnya. Para anak muda, yang begitu melangkah keluar dari gerbang desa langsung disuguhkan modernitas, secara tak langsung mendorong agar desa itu untuk “maju”. Kemajuan ini dalam kacamata Pak Mangku, yang bergelar doktor (kalau saya tak salah), tak lebih adalah masuknya teknologi. Dalam hal ini yang menjadi keraguan beliau adalah televisi. Kegundahan beliau sederhana saja, televisi menjanjikan perubahan yang drastis, karena menurut beliau dorongan gaya hidup akan masuk ke ruang paling privat bernama ruang keluarga, dan ini sangat sulit untuk dibendung. Maka sambil menatap ke bawah bukit, ke desanya, Pak Mangku mendesah dan berbisik,”sepertinya nilai-nilai ini sebentar lagi hanya akan menjadi cerita”.
Posted in Culture, how to, Technology, Daily Life | 6 Comments »
Negara Super Nanggung
Thursday, August 31st, 2006
Sebuah obrolan di pos ronda, memang kadang membawa kita kemana-mana. Latar belakang yang berbeda-beda, hebatnya, bisa dijembatani dengan sebuah mantra kuno: bola. Dan ketika mantra kuno itu sudah mengudara, semua opinipun berkembang dengan sendirinya. Kekalahan tim Indonesia (PSSI) atas Myanmar, disinyalir karena memang Indonesia tidak serius dalam menangani tim sepakbola. Semuanya generasi tua, sementara dari Myanmar rata-rata anak muda usia 24 tahun semua. Jadi, selain kalah strategi, Indonesia juga kalah stamina dan kelincahan.
Saya sendiri mengungkapkan analisa semena-mena. Saya bilang, karena saya tidak terlalu mengerti bola, kemungkinan Indonesia nggak bagus sepakbolanya karena negara kita ini nanggung. “Maksudnya gimana mas?” celetuk kang Kimu. Jadi gini lho kang, negara ini dikatakan miskin, nyatanya tidak semiskin Afrika. Dikatakan kaya, walah jelas tidak, kalah jauh sama Korsel misalnya. Nah, nyatanya negara seperti Afrika ataupun Australia itu bisa toh menghasilkan tim sepakbola handal? Lantas saya pun mengembara ke dunia akhir orde baru.
Era Tinggal Landas, Era Super Kandas
Nah, kalau dimulai dari sini, jadinya enak. Anda semua ingat nggak dengan jargon itu? Dikatakan bahwa kita memasuki era tinggal landas. Bayangannya adalah teknologi pesawat super canggih, yang membawa Indonesia ke awang-awang, ke kelas yang melesat menembus awan. Tetapi, apa ya begitu?
Posted in Neolib, Yogyakarta, blog, Technology, Daily Life | 21 Comments »
Oleh-oleh buat Kampung: ID-CARD GENERATOR
Monday, August 28th, 2006
Dalam keisengan saya, terbikinlah script untuk membuat ID-Card ini. Pada tahap pertama saya hanya membuat sangat sederhana. Sebuah form html, yang dieksekusi dengan php dengan mengambil value-value dari form, untuk kemudian di print di atas background gambar ID-Card.
Sebenarnya format html untuk keluaran bisa sederhana saja, taruh gambar sebagai background sehingga tulisan bisa langsung di isi di atasnya. Tetapi karena saya berharap agar output ini bisa di-save atau di kopi paste ke form email, maka saya bikin dengan model floating di atasnya.
Tetapi harapan saya ternyata tidak sepenuhnya terjadi. Gambar background memang bisa di-select dan di kopi atau save as, tetapi tulisan tidak terikutkan. Kalaupun di select semua lantas di kopi paste ke form email, jadinya tulisan terpisah dengan background.
Silakan coba di sini: http://rony.dgworks.net/uploads/ktp-idgmail/
Perbaikan dengan GD
Akhirnya saya memperbaiki script tersebut. Tentu saja setelah dipanas-panasi oleh Toni. Nah, untuk yang versi kedua ini, outputnya menjadi gambar semuanya. Dengan memanfaatkan fitur re-draw dari GD. Dari tulisan, hingga image background dan foto, semua digambar ulang dan disusun ulang.
Posted in blog, how to, Technology, Daily Life | 27 Comments »

