Potret Bodoh Calon Pemimpin
Saturday, April 7th, 2007
Terpampang rapi dalam jajaran seragam dan kesombongan. Berderet dalam gegap gempita keangkuhan dan ketidaksetiakawanan. Dengan kualitas moral paling bejat, lebih bejat dari hewan. Dengan kualitas otak paling bebal, lebih bebal dari keledai. Mereka hadir dalam genangan darah bernama IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri).
Apa Kata Direktur Lemhanas?
Sungguh potret kebebalan yang lebih-lebih tak terukur. Muladi bilang bahwa,”ribuan praja dalam satu kampus itu sudah terlalu banyak, sehingga sulit untuk dikontrol”, demikian apa yang ditulis oleh surat kabar. Saya membaca ketika dalam perjalanan pulang dari Jakarta, hari Kamis kemarin, dan meninggalkan kegeraman hingga siang hari ini, bahkan mungkin berlanjut.
Posted in Pendidikan, Culture | 59 Comments »
TK dan SD yang Bagus Menurut Saya
Monday, March 26th, 2007
Sekali lagi, menurut saya. Jadi sangat mungkin informasi ini tidak sesuai atau kurang cocok dengan keinginan/kebutuhan bapak/ibu sekalian. Maka, katakanlah, ini adalah disclaimer awal saya atas informasi di bawah ini.
Tulisan ini dipicu dari beberapa pertanyaan baik di shoutbox lama saya (yang sementara saya tutup dulu, sampai saya sempat bikin template baru), maupun di tulisan saya terdahulu yang berjudul Snapshot Pendidikan Anak di Yogyakarta.
Taman Kanak-kanak dan Playgroups
Bagi saya, dan menurut beberapa psikolog terkenal (silakan cari sendiri di wikipedia), usia balita sampai 8 tahun adalah usia kritis. Usia dimana anak membutuhkan perhatian lebih, sehingga dia akan mendapatkan dasar yang paling mantap untuk menapaki dunia kedewasaannya nanti.
Posted in Pendidikan, Yogyakarta | 77 Comments »
Snapshot Pendidikan Anak di Yogyakarta
Wednesday, January 17th, 2007
Pendidikan anak, dalam hemat saya, adalah sebuah pijakan awal bagi seseorang untuk mencapai satu “bentuk”. Proses awal pendewasaan, ibarat penempatan pondasi ketika kita sedang membangun rumah.
Oleh karenanya saya sangat peduli dengan pendidikan ini, apalagi jika kita mencoba mengikuti sebuah teori tentang perkembangan sikap seseorang. Menurut teori tersebut, sebuah sikap dipengaruhi oleh tiga hal utama, yaitu: lingkungan, pendidikan dan orang tua. Dari sini terlihat bahwa pendidikan memiliki porsi yang lumayan besar.
Maka kali ini saya akan coba mengulas dua metode pendidikan yang dilangsungkan oleh dua lembaga pendidikan yang berbeda.
Metode I : Disiplin Adalah Segalanya
Metode ini digunakan oleh sebuah lembaga pendidikan swasta yang terkenal di Yogyakarta. Lebih tepatnya, hampir semua lembaga pendidikan di kota ini menganut kepercayaan bahwa seorang anak harus diajarkan disiplin secara ketat sejak dini. Dan lembaga pendidikan yang terkenal sebagai lembaga teladan di kota ini, sebuah sekolah dasar muhammadiyah terkenal ataupun TK yang tak kalah terkenal dengan embel-embel anak sholeh, adalah contoh lembaga yang menerapkannya dengan patuh.
Mari kita tengok bagaimana mereka memulai aktivitas belajar-mengajar. Dalam lembaga ini, terutama SD yang terkenal tersebut, aktivitas dimulai sejak pagi sekali. Guru diharuskan datang sebelum murid datang. Maka tak heran jika guru sudah berjejer di depan sekolah ketika murid-murid datang.
Posted in Pendidikan, Yogyakarta, Culture, Daily Life | 45 Comments »

