Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta
Arsip Kategori ‘Daily Life’

Menelusuri Jalan Taufik Ismail    Print This Post   Email This Post

Saturday, August 14th, 2010

Dalam pencariannya atas sebuah masjid.
Mari kita simak bersama.

Mencari Sebuah Masjid

Taufiq Ismail

Aku diberitahu tentang sebuah masjid,

yang tiang-tiangnya dari pepohon di hutan, fondasinya batu karang dan pualam pilihan
atapnya menjulang tempat bersangkutnya awan dan kubahnya tembus pandang,
berkilauan digosok topan kutub utara dan selatan
Aku rindu dan mengembara mencarinya.

Aku diberitahu tentang sepenuh dindingnya yang transparan,
dihiasi dengan ukiran kaligrafi Qur’an dengan warna platina dan keemasan
bentuk daun-daunan sangat teratur serta sarang lebah demikian geometriknya
ranting dan tunas berjalin bergaris-garis gambar putaran angin
Aku rindu dan mengembara mencarinya.

Aku diberitahu tentang sebuah masjid
yang menara-menaranya menyentuh lapisan ozon dan menyeru azan tak habis-habisnya
membuat lingkaran mengikat pinggang dunia kemudian nadanya yang lepas-lepas
disulam malaikat jadi renda benang emas yang memperindah ratusan juta sajadah di
setiap rumah tempatnya singgah
Aku rindu dan mengembara mencarinya.

Aku diberitahu tentang sebuah masjid
yang letaknya dimana bila waktu azan lohor engkau masuk kedalamnya
engkau berjalan sampai waktu ashar, tak kan capai saf pertama
sehingga bila engkau tak mau kehilangan waktu, bershalatlah di mana saja
di lantai masjid ini yang besar luar biasa
Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang ruangan disisi mihrabnya
yaitu sebuah perpustakaan tak terkata besarnya dan orang-orang dengan tenang
membaca di dalamnya, di bawah gantungan lampu-lampu kristal terbuat dari berlian
yang menyimpan cahaya matahari, kau lihat bermilyar huruf dan kata masuk
beraturan ke susunan syaraf pusat manusia dan jadi ilmu berguna
di sebuah pustaka yang bukunya berjuta-juta terletak disebelah menyebelah masjid kita
Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang sebuah masjid
yang beranda dan ruang dalamnya tempat orang-orang bersila bersama dan
bermusyawarah tentang dunia dengan hati terbuka dan pendapat bisa berlainan
namun tanpa pertikaian dan kalaupun ada pertikaian bisalah diuraikan dalam simpul
persaudaraan sejati dalam hangat sajadah yang itu juga terbentang
di sebuah masjid yang sama
Tumpas aku dalam rindu. Mengembara mencarinya
Dimanakah dia gerangan letaknya?

Pada suatu hari aku mengikuti matahari
ketika dipuncak tergelincir sempat lewat seperempat kwadran turun ke barat dan
terdengar merdunya azan di pegunungan, dan akupun melayangkan pandangan
mencari masjid itu kekiri dan kekanan, ketika seorang tak kukenal membawa sebuah
gulungan, dia berkata “Inilah dia masjid yang dalam pencarian tuan”
dia menunjuk tanah ladang itu dan di atas lahan pertanian dia bentangkan secarik
tikar pandan kemudian dituntunnya aku ke sebuah pancuran
airnya bening dan dingin mengalir teraturan, tanpa kata dia berwudlu duluan.
Akupun di bawah air itu menampungkan tangan, ketika kuusap mukaku,
kali ketiga secara perlahan, hangat air yang terasa bukan dingin
Kiranya demikianlah air pancuran bercampur dengan air mataku yang bercucuran

Posted in Daily Life | 1 Comment »

Olahraga Di Negeri Bedebah    Print This Post   Email This Post

Monday, May 17th, 2010

Geregetan saya membaca berita soal pelatih Lin Dan yang baru-baru ini mempecundangi Taufik Hidayat di final Thomas Cup. Ternyata Tong Sinfu berada di belakang kesuksesan Lin Dan. Tong Sinfu adalah pelatih tim bulutangkis Indonesia yang sukses mengantar Alan Budikusuma dan Susy Susanti memperoleh Medali Emas dalam Olimpiade Barcelona 1992. Bahkan, Tong kemudian ikut membidani lahirnya generasi Hendrawan. Namun betapa menyesakkanya, beliau harus hengkang dari Indonesia –setelah deretan prestasi beliau– dikarenakan pengajuan kewarganegaraan beliau ditolak. Berita mengenai hal ini bisa dibaca di Kompas.

Yang membuat saya semakin geregetan karena saya teringat dengan klub olahraga nasional yang lain, PSSI. Dana mengalir deras, bahkan sempat didukung oleh APBD, sampai sekarang tong kosong mlompong gak ada prestasinya, ditambah dengan pimpinannya yang NAPI dan membuat nama Indonesia TERCORENG di mata FIFA. Orang yang seperti ini yang dibela oleh negeri bedebah ini, sampah yang tak menyumbang apapun!

Nasib Para Pahlawan Olahraga

Kalau kita search melalui Google dengan keyword Heryanto Arbi SKBRI, maka akan kita temukan catatan bagaimana memalukannya negeri kita memperlakukan anak bangsanya. (Terimakasih kepada Om Eko untuk keyword ini).

[ detail ]

Posted in Kesehatan, Politik, Culture, Daily Life | 47 Comments »

Tentang Revolusi    Print This Post   Email This Post

Wednesday, May 12th, 2010

Perang, adinda Arjuna, hanyalah sebuah proses lumrah untuk menghapus yang lama, membongkar angkara murka dan menggantikannya dengan yang baru yang lebih indah dan dahsyat!
– Sri Kresna, Mahabarata

Membaca kembali kisah Mahabarata, terutama dari Kanda aslinya –bukan versi Wayang Purwa, membawa saya kepada hal-hal yang sekarang berlangsung di negeri ini. Kisah yang penuh dengan gambaran sikap ksatria ini, mau tak mau menjadi semacam ejekan pedas bagi keadaan terkini di negeri ini.

Satu hal yang pertama melintas adalah tentang Soeharto dan kroni-kroninya. Dalam kisah Mahabarata disebutkan bahwa Pandawa (terutama Yudhistira alias Semiaji) sempat berpikiran bahwa “biarlah Kurawa berlaku sesukanya, kita terima saja secara legawa dan ikhlas”. Dan pada saat itu, Sri Kresna (didahului oleh Drupadi) mengingatkan bahwa ada pilihan lain lagi bagi mereka yang menyebut diri Ksatria. Kurawa yang telah menginjak hak-hak azasi sudah selayaknya diberi pelajaran, inilah Ksatria yang sesungguhnya, yakni membela hak-hak kaum lemah. Kembali pada topik Soeharto, maka sikap “sok legawa, sok ksatria” yang ditunjukkan oleh para pemimpin politik di negeri ini, tak lebih dari sikap pengecut kalau tidak mau dibilang ketakutan.

[ detail ]

Posted in Politik, Neolib, Daily Life | 2 Comments »

Mbok Ya Jangan Kebangetan    Print This Post   Email This Post

Thursday, February 18th, 2010

Hmm.. susah juga mencari padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Tetapi intinya, saya sangat memohon, atas nama siapa saja yang seide dengan saya dalam hal penanganan dan pendidikan anak, kepada Anda semua –siapa saja yang tidak seide dengan saya– agar sedikit menghargai dan berpikir sebelum bertindak dan berucap.

1. Obat Nyamuk itu bukan Cemilan

Beneran, saya berani sumpah. Dan ketika saya dan istri memilih menghindari Anda yang sedang menyemprotkan obat nyamuk, demi menjauhkan Mata Air dari jangkauan sebarannya, tolong jangan salahkan kami dong. Perlu Anda ketahui, beberapa obat nyamuk mengandung Phosporux, zat yang menewaskan ribuan orang di Bhopal India. Apa? Kadar? ya benar, tapi kalau bisa dihindari bukannya lebih baik?

Wangi dari obat nyamuk semprot atau aerosol sebenarnya adalah indikasi bagi kita untuk menghindarinya minimal selama satu jam. Ini informasi yang saya dapat dari dokter anak. Kalau Anda merasa bahwa seorang anak atau manusia bisa kebal terhadap hal ini, silakan. Tapi jangan ajak saya dan keluarga ya, saya masih mau menggunakan otak saya.

2. Mengajari Anak akan Rasa?

Yakin dengan usulan Anda? Untuk anak usia 2 (dua) tahun? Masak sih? Tetapi terimakasih atas perhatiannya. Saya dan istri memilih mengajarkan pada anak akan rasa-rasa alami dari buah-buahan saja. Maka kami bersama-sama makan alpukat tanpa campuran gula, makan mentimun, makan mangga, makan rambutan. Kadang sedikit sambal. Oh mungkin ada juga yang tidak setuju dengan sambal, nggak apa-apa, itu memang pilihan dan saya tidak merasa diri paling benar.

[ detail ]

Posted in blog, Daily Life | 15 Comments »

Tentang Pungli di Lokasi Wisata Kaliurang    Print This Post   Email This Post

Monday, February 15th, 2010

Obyek wisata Kaliurang, salah satu ikon wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berada di kaki Gunung Merapi, menjanjikan suasana adem dan romantis. Di daerah ini selain tersebar berbagai villa dan penginapan yang mengundang pengunjung untuk melewatkan waktu dan melepas lelah dalam suasana yang nyaman, juga hadir taman rekreasi untuk anak-anak. Atas alasan kedua inilah saya mengajak anak dan istri ke sana.

Dulu, ketika masih berpacaran, sering juga kami (saya dan istri) mengunjungi daerah ini. Berbincang tentang berbagai hal, yang sebenarnya lebih sering diskusi membahas kebusukan dunia luar, hingga lewat sekian penanda waktu. Maka mengajak anak ke sini seakan mengajak dia untuk napak tilas perjalanan cinta orang tuanya. Walaupun pacarannya orang tua Mata Air sebenarnya agak jauh juga dari kata romantis :)

Dengan berbekal karunia Allah berupa sebuah mobil tua, menembus rintik hujan di awal tahun baru Imlek, penuh semangat kami menuju daerah wisata itu. Tidak banyak yang berubah dari suasana perjalanan, selain lalu lalang kendaraan mewah yang semakin hari sepertinya semakin banyak saja di Yogya.

Pungli! Itu namanya.
Kaget sekaligus sedih saya mendapati kenyataan ini. Untunglah saat itu, Mata Air sedang bobok sehingga dia tidak melihat secara langsung kebobrokan pengelola taman wisata ini. Kami memasuki gerbang lokasi wisata ini, disambut oleh bapak petugas dengan kertas di tangannya.

[ detail ]

Posted in Yogyakarta, blog, Daily Life | 15 Comments »

Sumpah! SMS Sambil Menyetir itu Norak!    Print This Post   Email This Post

Thursday, February 4th, 2010

Lebih tepatnya mainan HP sambil menyetir, dengan lagak sekejap melihat jalan lantas balik lagi ke layar HP, itu sama sekali tidak keren! Tindakan bodoh yang hanya memakan korban, bukan cuma pelaku tetapi pengguna jalan yang lain.

Kemarin, temanku dan istrinya jatuh dan terseret yang mengakibatkan keduanya luka-luka dikarenakan seorang pengguna jalan yang sok-sokan smsan sambil menyetir. Kejadian yang menimpa temanku itu adalah kasus yang kesekian kalinya dari kejadian serupa. Dan sayapun melihat kejadian ini dimana-mana, bukan kecelakaannya untunglah, tapi perilaku pengguna jalan yang entah-sms-an-atau-apa sambil menyetir.

Maka, saya persembahkan Iklan Layanan Masyarakat ini. Dipersembahkan untuk Anda dari Emak Anda dan pengguna jalan yang lain. Silakan disebarkan kalau Anda berkenan.

JGN SMS + NYTR NYET  JGN SMS SMBL NYTR GBLK! KTHXBYE

Harap selalu Anda ingat, camkan di benak Anda, dengan melakukan tindakan bodoh itu, Anda berpotensi menjadi seorang pembunuh.

vale, demi kesehatan dan sedikit kecerdasan

el rony, akan menuntut MUI mengeluarkan fatwa haram bagi tattoo goblok di jidat.

Posted in Kesehatan, Culture, blog, how to, Daily Life | 15 Comments »

Tentang Anak, Pertemanan dan Polisi    Print This Post   Email This Post

Tuesday, February 2nd, 2010

Tulisan ini dipicu oleh berita tentang Pengadilan Anak di Surabaya. Dikabarkan bahwa seorang anak bermain-main di sekolah membawa lebah, menempelkan lebah itu ke pipi temannya lalu sang lebah menyengat pipi temannya tersebut. Akhirnya sang anak terdampar di proses peradilan, yang walaupun vonisnya kemudian dinyatakan bebas namun hari-hari penuh teror mental itu pastilah mempengaruhi jiwa sang anak.

Juga tentang seseorang bernama Lanjar. Sungguh naas nasibnya, dalam perjalanan mudik, istrinya kecelakaan dan meninggal dunia, sudah begitu Lanjar dipenjara. Kenapa bisa begitu? Tentu saja tidak lepas dari pemilik mobil panther yang ternyata anggota kepolisian. Sang istri terhempas ke samping, tersambar oleh mobil panther hingga meninggal, sang suami terlempar ke penjara. Singkatnya begitu. Nasib? mungkin.

Saya jadi teringat dengan metode pembelajaran para orang tua dulu, metode yang sangat saya benci dan sudah berulang kali saya tuliskan di blog ini sebagai metode yang salah. Orang tua kita (yang jelas orang tua saya sih) dulu sering kali mengucapkan kata,”awas, nanti aku bilangin pak polisi” ketika kita tidak menurut.  Metode inipun masih saya lihat ketika saya sudah menginjak SMA, dilakukan oleh tetangga-tetangga saya ketika anak-anak mereka tidak mau makan.

[ detail ]

Posted in Pendidikan, Culture, Daily Life | 8 Comments »

Manusia Limbik    Print This Post   Email This Post

Sunday, January 31st, 2010

Berbicara mengenai perkembangan otak manusia maka kita akan dihadapkan pada berbagai macam teori, namun dari semua teori yang ada itu, kurang lebih semuanya merujuk pada tiga tahap utama perkembangan otak manusia. Untuk mengetahui detil tentang hal ini, Anda bisa mencari di google, cukup dengan memakai kata kunci bahasa Indonesia: “tahap perkembangan otak”. Saya tidak akan menjabarkan tiga hal itu dengan detil di sini.

Tiga tahap utama perkembangan otak itu adalah: Otak Primitif, Otak Limbik dan Otak Pikir. Otak primitif juga disebut sebagai tahapan otak reptil. Sedangkan otak limbik sering juga disebut sebagai tahapan otak mamalia. Kedua hal itu merujuk pada sifat-sifat yang kurang lebih mirip dengan sifat-sifat binatang sejenis. Sedangkan otak pikir disebut juga sebagai neo mamalia, dalam artian perkembangan paling mutakhir dari otak limbik.

Ketiga tahapan ini sebenarnya tidaklah berdiri sendiri. Tahapan yang satu mengafirmasi atau merespon tahapan selanjutnya. Sebagai contoh, otak pikir bisa menyuruh otak primitif untuk melakukan gerak reflek ketika sedang menghadapi bahaya tertentu. Namun pada tulisan ini, saya ingin menyoroti soal perkembangan psikologis manusia dewasa, oleh karenanya dengan semena-mena dan tanpa latar belakang keilmuan yang cukup, saya akan memisahkan ketiganya. :)

[ detail ]

Posted in Pendidikan, Culture, Daily Life | 1 Comment »

Ajang Ketemu Blogger    Print This Post   Email This Post

Saturday, October 24th, 2009

Sebuah ajang akbar tahunan, kini sudah menginjak tahun ketiga, yang rutin diselenggarakan oleh para blogger. Sedari awal, ajang pertemuan ini diberi label pesta. Mengapa menggunakan kata pesta, siapa pencetusnya, saya tidak tahu pasti, yang jelas kata pesta blogger pertama kali saya dengar dari Enda Nasution.

Terus terang, saya ingin hadir dalam acara itu, sayang Tuhan belum mengijinkan *digetok dari atas*. Baiklah, tulisan panjang yang tadi sempat saya tulis, saya hapus saja, saya ingin mempersembahkan ini saja buat para blogger, mikroblogger, pegiat online yang sekarang sedang bertemu-bersapa di pesta blogger 2009.

Pasta Blogger 2009

 *ide didapat dari logo pestablogger2009*

vale, demi kebersamaan

el rony, mengudap pasta

Posted in blog, Daily Life | 10 Comments »

Ganti saja rakyatnya!    Print This Post   Email This Post

Wednesday, August 5th, 2009

Ungkapan itu muncul dari percakapan teman saya (Doni Kristian Dachi) dengan sopir taksi yang membawanya pulang ke penginapannya. Ungkapan itu bukan muncul dari mulut teman saya, tetapi dari sang sopir taksi. Ah, mungkin tidak terlalu penting dari siapa kalimat itu muncul.

Kalimat ini keluar setelah melalui sedikit perbincangan mengenai perkembangan negara. Dan kalimat ini membawa saya ke sebuah angan-angan, sebuah pertanyaan besar,”apakah memang problematika dunia demokrasi itu seperti ini?” Apakah negara-negara besar, yang sudah makmur, yang juga menjunjung demokrasi, mengalami kegelisahan ini?

Sebuah kalimat yang menyiratkan betapa sudah peliknya problematika kita. Seakan tidak ada lagi hal yang bisa diperbaiki baik dari segi tatanan sosial hingga struktur kekuasaan. Anehnya, atau mungkin sudah sewajarnya (?), secara spontan naluri saya mengangguk menyetujui kalimat itu. Jadi, apakah saya juga sudah sedemikian putus asa?

Mengganti Rakyat

Adalah sebuah langkah paling radikal yang mungkin bisa dilakukan oleh sekumpulan manusia. Tentunya mengganti di sini tidak bisa dengan mengebom habis seluruh penduduk negeri, lalu mendatangkan penduduk yang “lebih baik” dari negeri antah berantah atau malah dari surga. Mengganti di sini artinya melakukan perubahan radikal terhadap kunci-kunci sendi pergerakan bangsa.

[ detail ]

Posted in Politik, Neolib, Culture, Daily Life | 7 Comments »