Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta
Arsip Bulan December, 2011

Kapitalisasi Rumah Sakit Makin Memprihatinkan    Print This Post   Email This Post

Tuesday, December 13th, 2011

Tulisan ini hanya reaksi keheranan saja. Ada perasaan kurang sreg dan merasa sesuatu yang tidak pantas. Postingan kali ini mengenai hadirnya gerai-gerai makanan cepat saji di rumah sakit. Tak kurang perusahaan trans nasional dari Amerika juga hadir di sana. 

Gerai ini terletak di dalam lingkungan rumah sakit. Maka kalau dulu ketika seorang penunggu pasien (biasanya keluarga), kelaparan dan ingin mencari makanan, harus keluar sambil menunjukkan kartu tunggu, sekarang tidak lagi. Semua sudah tersedia, dan beberapa 24 jam hadir di sana.

Di satu sisi tentu saja ini “menyenangkan”. Saya sendiri beberapa kali berkesempatan merasakan sebagai penunggu pasien. Ketika almarhum ayah saya dirawat, ketika ibu saya kecelakaan, ketika kakek saya operasi dan seterusnya. Rasa lapar yang sering hinggap di tengah malam, cukup merepotkan. Selain berjalan keluar (tak jarang dari lantai dua atau tiga, dimana hanya ada anak tangga), juga harus menjaga jangan sampai kartu tunggu pasien hilang.

Namun, mari kita berpikir ulang. Makanan cepat saji? Maksud saya, burger, pizza, dan sejenisnya? Saya seperti melihat sebuah drama oxymoron sedang berlangsung. Lembaga yang menggaungkan kesehatan, justru menyajikan makanan yang kita semua tahu sangat tidak sehat. Kolesterol, salah satunya.

[ detail ]

Posted in Neolib, blog | 4 Comments »

Tentang Sebuah Hak yang Tak Terpenuhi    Print This Post   Email This Post

Thursday, December 1st, 2011

Sebelum saya menulis panjang lebar, ada baiknya saya awali tulisan saya ini dengan disclaimer, bahwa saya tidak memposisikan diri membela siapapun. Posisi saya dari dulu insyaAllah tidak pernah berubah, saya memilih berpihak kepada korban. Dalam kaitan dengan tulisan kali ini, bagi saya, korbannya adalah kita semua.

Bagi teman-teman yang belum mengetahui duduk persoalannya, baiklah saya singgung serba sedikit tema yang akan saya tuliskan kali ini. Pagi hari tadi, 1 Desember 2011, seorang kawan yang bernama Fajar Jasmin, seorang penderita HIV positif (demikian pengakuan beliau) membagi kegelisahannya di twitter melalui akunnya @fajarjasmin. Beliau mengabarkan bahwa anaknya, ditolak masuk oleh sebuah lembaga pendidikan di Jakarta dikarenakan oleh keadaan beliau (penyakit yang beliau idap). Menurut pengakuan beliau pula, sang anak bukanlah pengidap HIV positif, tetapi pihak sekolah menyatakan keberatan karena sang bapak tidak bersedia menunjukkan hasil tes kesehatan sang anak.

Pendirian beliau kupikir ada benarnya, beliau menyuarakan kesamaan hak. Jika semua anak diwajibkan menunjukkan hasil test, maka hal ini tentu tidak akan menjadi penghalang. Pun jika kemudian hal ini diberlakukan, sebenarnya masih menyisakan perdebatan lain lagi karena hasil test kesehatan seseorang tidak boleh disebar luaskan tanpa seijin orang tersebut. Begitu gambarannya, sekilas saja, karena saya tidak ingin membahas hal ini. Saya ingin menyampaikan hal lain, yang merupakan kegelisahan saya pribadi.

[ detail ]

Posted in Politik, Pendidikan, Daily Life | 5 Comments »