Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta
Arsip Bulan September, 2011

Arogansi Pusat, Arogansi para Penjilat    Print This Post   Email This Post

Tuesday, September 27th, 2011

Hari ini mendapat kabar yang kurang menyenangkan. Kisah usang tentang perlakuan orang pusat kepada orang daerah. Saya ungkap sedikit saja kisahnya. Jadi, sudah beberapa hari ini berlangsung sebuah event besar di satu gedung expo di Yogyakarta. Event ini digelar oleh kementrian dari Jakarta. Tak kurang pimpinan lembaga kementrian itu hadir pada saat pembukaan. Singkat cerita, dimintalah teman-teman Yogya untuk mengisi acara. 

Acara berlangsung tadi malam, 27 September 2011 pukul 18.20WIB. Teman-teman yang memang selalu bergerak tanpa pamrih, tidak melulu memburu uang, bahu membahu menyiapkan acaranya. Alangkah mengecewakannya ketika ternyata di saat acara akan dimulai, panitia masih juga belum memberikan kejelasan soal blocking waktu dan tempat. Hal ini bertambah parah dengan tidak disiapkannya kondisi dan suasana, sehingga konsep acara yang bersifat obrolan jadi berantakan karena ada suara dari booth lain yang mendominasi.

Saya merasakan betul kekecewaan teman-teman yang seakan –istilah jawanya– tidak diuwongke. Apalagi Argamoja yang sudah pontang-panting menyiapkan segalanya, termasuk mengontak para pembicara. Anda semua bisa membayangkan bagaimana jika berada pada posisi dia, sementara dia yang mengundang pembicara, ternyata di lokasi, slide yang disiapkan oleh pembicarapun tidak bisa ditampilkan. Sungguh sebuah hal yang –menurut saya– kurang ajar apa yang dilakukan oleh penyelenggara kegiatan tersebut. Entah di Event Organizer-nya, atau bisa juga di mentalitas khas pegawai yang makan gaji buta, yang jelas apa yang mereka lakukan sama sekali tidak mencerminkan upaya paling minimal untuk menghargai teman-teman yang tanpa pamrih membantu mereka.

[ detail ]

Posted in Politik, Yogyakarta, blog | 8 Comments »

Yogya dalam kepungan proyek    Print This Post   Email This Post

Friday, September 23rd, 2011

Bulan-bulan jelang akhir tahun, sepertinya menjadi bulan langganan untuk proyek-proyek pembangunan fisik. Seperti bulan ini, terhitung semenjak bulan kemarin bahkan, proyek perbaikan jalan, perbaikan gorong-gorong hingga jembatan dan penanaman kabel optik, mewarnai hampir tiap sudut bumi Yogyakarta.

Atas nama mempercantik kota, juga perawatan serta mungkin juga perbaikan fasilitas, hal ini tentu saja tidak menjadi masalah. Seperti kondisi ruas jalan di seputar Jalan Magelang misalnya, batalnya proyek jembatan layang di penggal ring road utara ini menyisakan bopeng di jalanan. Jalanan bergelombang ini, tentunya akan membantu para pengguna jalan jika segera diperbaiki. Harapannya tentu saja jalanan ini bisa sehalus jalanan di penggal ringroad seputaran Demak Ijo, atau seperti ringroad selatan.

Namun sepertinya hal ini bukanlah prioritas saat ini. Meskipun jalanan sudah berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan, namun batalnya proyek pembangunan jembatan layang bukan berarti melanjutkannya dengan perbaikan kerusakan yang diakibatkannya.

[ detail ]

Posted in Kesehatan, Politik, Yogyakarta, Daily Life | 4 Comments »

Negeri Macam Apa yang memproduksi maling? - part 2    Print This Post   Email This Post

Monday, September 19th, 2011

Sedikit berbeda, meskipun aku pernah mengalaminya. Tepatnya Bulan Maret Tahun 2006 yang lalu, rumah kontrakan saya dimasuki pencuri. Sekarang, rumah saya sendiri yang dijebol pintunya. Perbedaannya, kalau dulu saya bisa dibilang tidak kehilangan apa-apa, kali ini saya kehilangan kamera DSLR yang dulu lama sekali saya idam-idamkan.

Masih ada foto-foto acara Teater Garasi di sana, belum sempat saya pindahkan. Maka menyusup pula perasaan kecewa. Saya kembali terluka, negeri ini, dengan penguasanya yang sibuk memperkaya diri, melupakan kebutuhan asasi penduduknya. Rasa aman dan kesempatan kerja.

[ detail ]

Posted in Neolib, blog | 4 Comments »

Idealisme Yang Menyerang-nyerang –sebuah catatan    Print This Post   Email This Post

Tuesday, September 13th, 2011

Setiap manusia memiliki idealisme masing-masing. Idealisme, dalam pengertian luasnya menurut saya adalah pemikiran atau ide atas sesuatu hal pada diri seseorang. Singkatnya pemikiran tentang kondisi ideal. Dengan demikian, idealisme dari satu orang dengan orang yang lain tentu berbeda-beda. Meskipun masing-masing memiliki kecenderungan ideologi, agama, atau yang lainnya sama, tetapi pergulatan pemikiran masing-masing orang, seiring perkembangan hidupnya, tentu sangat berbeda. Hal ini terutama menyangkut sudut pandang atas sebuah permasalahan. 

Yang memicu masalah kemudian adalah ketika satu orang memaksakan satu idealisme ke orang lain. Jika orang lain tersebut tidak berkeberatan, tentu tidak akan terjadi apa-apa, tetapi ketika orang lain tersebut sudah yakin dengan idealismenya, yang terjadi adalah bentrokan.

[ detail ]

Posted in blog | 2 Comments »