Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta
Arsip Bulan May, 2011

Tegakah Menggali Kubur Anak Cucu Sendiri?    Print This Post   Email This Post

Monday, May 30th, 2011

SAMTING - Satu Minggu Satu Posting

Proyek penambangan pasir besi di Kulonprogo seperti tak terbendung. Petani seputar pantai yang menolaknyapun suaranya terpecah. Ada hal yang cukup membuat miris di sini yang nampaknya kurang menjadi perhatian warga Yogyakarta khususnya dan warga Indonesia pada umumnya. Yang saya maksud adalah mengenai konservasi alam.

Seperti dituturkan mas Eko Teguh di Harian Kompas hari ini, pasir besi di pantai Kulonprogo ditambang dengan metode diambil pasirnya lalu disaring untuk dipisahkan antara pasir biasa dengan pasir besi. Kandungan pasir besi di pantai Kulonprogo, menurut mas Eko Teguh, adalah 40% hingga 80% tiap bagian pasir pantai. Artinya setiap pasir yang diambil dari wilayah pantai Kulonprogo ini, hanya akan dikembalikan sebanyak maksimal 20% saja. 

Maka akan sampai tahun kapankah pantai di wilayah Kulonprogo akan tetap ada?

[ detail ]

Posted in Politik, Neolib, Yogyakarta, Daily Life | 6 Comments »

Bangunlah, nduk..    Print This Post   Email This Post

Wednesday, May 25th, 2011

Kedipkan matamu, nyanyikan lagi lagu-lagumu, jingkrak-jingkraklah lagi sesukamu, nduk

Banyak yang menanyakan kabarmu, banyak yang sayang kamu, kamu janji akan berkumpul kami bulan Juni.

Aku dan Fitria, memilih tidak bercerita, kepada sembarang sesiapa. Hanya kepada mereka yang selama ini bercanda denganmu, berbagi gurauan bersamamu, kami juga membagi kegundahan atas kondisimu.

Satu di hati kami nduk, bangunlah.

#PrayForAly

her fingers twitched in my grip just now she better be fighting for her life rite now or i’ll be pissed:)

2 hours ago

May 25, 2011

vale, demi senyummu nduk

Penuh cinta dari Jogja

[ detail ]

Posted in Daily Life | 7 Comments »

Dimanakah, rasa?    Print This Post   Email This Post

Friday, May 20th, 2011

SAMTING - Satu Minggu Satu Posting

Tadi malam, senang sekali mendapatkan kesempatan berbagi seputar Social Media dengan Dr Yanuar Nugroho di Angkringan Gedong Kuning. Disinggung di sana tentang bagaimana social media berperan dalam mengubah perilaku individu-individu dalam menjalani kehidupannya. Ada berbagai fakta menarik seputar perubahan perilaku ini, yang mana bisa Anda baca sendiri dalam penelitian Dr Yanuar, silakan Anda download tulisan beliau di sini.

Obrolan semalam berlangsung santai dan menyenangkan, menyisakan beberapa pertanyaan dan sentilan di hati saya. Lalu tiba-tiba pagi ini saya terjerembab. Sebuah kalimat yang keluar dari social media bernama twitter membuyarkan bayangan-bayangan saya tentang pemanfaatan social media sebagai sarana kampanye dan perbaikan sosial. Inilah kalimat tersebut ,”J-Lo Private Concert @ Ritz Carlton PP, only 750 tix available @ Rp20million!!”.

Apa yang Mengganggu?

Saya tidak tahu apakah hal ini berkait dengan diskusi semalam, atau berkait dengan perubahan perilaku manusia sebagai makhluk sosial dikarenakan hadirnya teknologi. Yang ada di pikiran saya, yang terlintas dengan serta merta, adalah satu kata “GILA!”. Lalu muncul pula pertanyaan besar yang sepertinya tidak butuh jawaban, “sedemikian parahnyakah tingkat ketidakpedulian kita?”.

[ detail ]

Posted in Neolib, Culture, blog, Daily Life | 3 Comments »

Jangan malu berbahasa ibu    Print This Post   Email This Post

Saturday, May 14th, 2011

Jangan malu berbahasa ibu, itu adalah buah budaya nenek moyangmu. Lihat anak-anak muda yang memilih berbahasa Jawa, mereka semakin dikenal dunia, tak kurang New York Times memuat beritanya. Saya sedang bercerita tentang rombongan teman-teman Jogja Hiphopfoundation, pembawa bendera Hiphopdiningrat. Mereka saat ini sedang berada di New York City untuk manggung Sabtu malam ini.

Bagi teman-teman yang kebetulan sempat menonton launching film dokumenter Hiphopdiningrat, tentu paham kenapa saya menyebutkan soal bahasa ibu di sini. Benar, bahasa jawa sengaja mereka jadikan pilihan untuk lirik-lirik lagunya. Bahkan “kejawaan” atau “kejogjaan” itu mendarah daging pada beberapa anggotanya, sehingga tak heran muncul celetukan seperti “di Singapura ndak ada awul-awul ya?”. p.s. awul-awul adalah istilah orang jogja untuk lapak baju bekas. Ada kesederhanaan yang dengan sadar mereka pupuk sendiri, seakan tak rela luntur meski digerogoti oleh tv setiap hari.

[ detail ]

Posted in Bahasa Jawa, Yogyakarta, Culture | 4 Comments »

Negara yang Tak Bosan Mempermalukan Diri    Print This Post   Email This Post

Friday, May 6th, 2011

SAMTING - Satu Minggu Satu Posting

Belum lama kiranya kita menjadi bulan-bulanan media asing gara-gara Menteri Kominfo kita yang –berdasar video– terlihat bernafsu pingin salaman dengan Ibu Negara USA tapi ngeles habis-habisan di twitter. Disusul pula dengan Arifinto yang mbokep di ruang sidang, jelas-jelas melanggar Undang-undang yang didorong lahirnya oleh partainya sendiri. Lalu Anggota DPR Komisi VIII yang minta ampun tidak tahu apa email mereka, juga tidak mengerti apa itu teleconference. Beuh.. banyak.

Kini, tengah berlangsung KTT Asean, dan negeri kita menjadi tuan rumah acara pertemuan petinggi-petinggi Asia itu. Namun apa lacur, fasilitas media center, yang mana adalah tempat berkumpulnya para pembuat opini dari seluruh dunia (baca: pers), fasilitasnya berantakan. Dana 20 Milyar rupiah itu entah masuk kantong yang mana.

Itu belum semuanya. Masih ada lagi yang membuat saya, mungkin terutama karena selama ini saya berkecimpung di dunia desain, sakit kepala dan sakit mata. Hal ini mengenai media campaign yang dipakai dalam event internasional tersebut. Oh tentunya juga saya membicarakan soal event lain tingkat internasional juga, yang sebentar lagi berlangsung di negeri ini.

[ detail ]

Posted in Politik, Semiotics | 31 Comments »