Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta
Arsip Bulan October, 2009

Komunike #6969 - Programming is like sex..    Print This Post   Email This Post

Friday, October 30th, 2009

Berawal dari lontaran hasil merambah kemana-mana, kampung gajah kemudian melanjutkan ide ini. Lontaran hasil rambahan itu adalah: Programming is like sex, one mistake and you are providing support for a lifetime!

Karena bikin ngakak, saya lemparlah itu kemana-mana, plurk, facebook dan kampung gajah. Maka, demikianlah hasilnya di kampung itu:

  • programming is like sex, one mistake and you’re providing support for a lifetime.
  • programming is like sex, everyone loves it??
  • programming is like sex; you’re either too young or too old to enjoy it.
  • programming is like sex, never do it for free
  • Programming is like sex, it’s better in the silent night
  • Programming is like sex, ideas just come like morning glory
  • programming is like gangbang sex, you work with a team to satisfy user
  • programming is like sex, sometimes only one party is satisfied, the other has unmeetable requirements.
  • programming is like sex, it has handjob and blowjob
  • programming is like sex, nowdays people use agile method, help you code in a pair and everyone happy
  • programming is like sex, you can have threesome, foursome, gangbang and sort, you can even just watching others doing this while you still can get orgasm
  • programming is like sex, there is an app for that
  • is programming like sex?
  • programming is like sex, it will loop until it break
  • programmers (do) like sex.
  • programming is like sex, You can do it for money or for fun.
  • Programming is like sex, you have to tune it up and down
  • programming is like sex, can be done in various style
  • Programming is like sex, you will never walk alone.
  • Programming is like sex, you will never walk straight?
  • Programming is like sex, please indent properly
  • Programming is like sex, it’s not about how long, it’s about quality
  • Programming is like sex, it involves KISS
  • Programming is like sex, sometimes you scream along the way
  • Programming is like sex, just ask to have it.
  • programming is like corruption, it make everything ligit seems crackable [1] 1. ligit translator software being cracked :d
  • programming is like sex, it require balls
  • Programming is like sex, mundane and boring most of the time, with the occasional meteor in your garden
  • Programming is like sex, don’t do it when there’s a bleeding
  • programming is like sex, do it safely
  • programming is like sex, ati-ati bojomu minggat.

disarikan pertama kali oleh om Very

Posted in blog, how to, Technology | 11 Comments »

Ajang Ketemu Blogger    Print This Post   Email This Post

Saturday, October 24th, 2009

Sebuah ajang akbar tahunan, kini sudah menginjak tahun ketiga, yang rutin diselenggarakan oleh para blogger. Sedari awal, ajang pertemuan ini diberi label pesta. Mengapa menggunakan kata pesta, siapa pencetusnya, saya tidak tahu pasti, yang jelas kata pesta blogger pertama kali saya dengar dari Enda Nasution.

Terus terang, saya ingin hadir dalam acara itu, sayang Tuhan belum mengijinkan *digetok dari atas*. Baiklah, tulisan panjang yang tadi sempat saya tulis, saya hapus saja, saya ingin mempersembahkan ini saja buat para blogger, mikroblogger, pegiat online yang sekarang sedang bertemu-bersapa di pesta blogger 2009.

Pasta Blogger 2009

 *ide didapat dari logo pestablogger2009*

vale, demi kebersamaan

el rony, mengudap pasta

Posted in blog, Daily Life | 10 Comments »

Perjalanan Aksara Jawa menjadi Unicode    Print This Post   Email This Post

Tuesday, October 20th, 2009

Beberapa hari yang lalu, tepatnya 16 Oktober 2009, saya mendapat kabar dari kang Jay tentang perkembangan aksara Jawa. Kabar menggembirakan bahwa ternyata proposal Aksara Jawa sebagai unicode sudah disetujui. Jauh hari sebelumnya, Aksara Sunda sudah lebih dahulu diterima sebagai unicode.

Perjalanan Aksara Jawa menjadi unicode sendiri bisa dilihat di roadmaps-nya unicode di sini. Satu hal yang patut mendapat apresiasi dari siapa saja yang peduli dengan kebudayaan bangsa.

Aksara Jawa sebagai font dikembangkan oleh Mas Teguh Budi Sayoga,  hadir pada 13 Maret 2004, melalui sebuah situs gratisan bernama hanacaraka.fateback.com. Selain membuat aksara jawa, mas Teguh juga membuat jawa-palsu alias alphabet dengan style penulisan seperti huruf jawa. Kini berbagai model dari font ini (baik font aksara jawa maupun jawa-palsunya) sudah sangat beragam. Mas Teguh sepertinya memang seorang kreatif yang sangat produktif. Untuk mendapatkannya, Anda bisa memesan melalui website barunya yaitu www.pallawa.com.

Bagaimana Kementrian kita?

Kalau kemarin kita gegap gempita tentang curi mencuri budaya, maka huruf/kata/bahasa sebagai satu identitas sebuah kebudayaan, sudah semestinya mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah kita. Kebudayaan bukan semata tari dan baju, justru bahasa-lah yang membentuk sebuah kebudayaan.

Lantas bagaimana posisi kementrian kita atas hal ini? Aksara Sunda maupun Aksara Jawa, seakan menjadi perjuangan dari individu-individu tanpa pamrih, yang pada akhirnya nanti hanya akan menjadi artefact dengan ancaman punah. Akankah hal ini dibiarkan saja?

Menunggu

Saat ini saya hanya bisa menunggu. Menunggu respons dari pemerintah? Bukan, saya tidak terlalu bersemangat dalam hal itu. Saya menunggu kode-kode unicode untuk aksara jawa, sehingga saya bisa menuliskannya di blog ini. Satu saat nanti.

vale, demi budaya

el rony

adalah orang jawa

nb. bagi Anda yang ingin melihat font-chartnya, silakan download di sini.

Posted in Bahasa Jawa, Culture, blog | 11 Comments »