Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta
Arsip Bulan February, 2009

Belajar Bahasa?    Print This Post   Email This Post

Tuesday, February 24th, 2009

hates the language! Bahasa Inggris menurutku sama saja dengan bahasa yang lain. Bahasa Arab bahkan bahasa China ataupun Jepang yang tulisannya sulit dipahami itu, pastilah juga hanyalah masalah kebiasaan. Tinggal bagaimana kita terbiasa menggunakannya.

Menguasai satu bahasa bukanlah karena kecerdasan. Bukankah di masing-masing belahan dunia ada saja orang idiot yang tetap bisa berkomunikasi dengan bahasa setempat? Bukan bermaksud merendahkan arti ilmu bahasa, bukan juga dalam rangka merendahkan kemampuan tersimpan dari penderita idiositas, tapi begitulah menurut pemahamanku.

Dalam mempelajari sebuah bahasa, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Saya sendiri belum menguasai bahasa-bahasa yang sudah sempat saya sebutkan di atas, tapi paling tidak saya mengakui dan sepakat dengan ungkapan teman saya jaman kuliah, Rizal Ginanjar. Baginya, belajar bahasa harus dimulai dengan “pisuhan”.

Darimana Anda akan mempelajari bahasa dengan awalan yang seperti itu? Teman saya tadi memulai debut pelajaran bahasa Jawanya melalui stadion sepakbola di Jogja. Lha kalau bahasa Inggris? atau Arab? atau China? Sayang sekali tidak ada stadion/lapangan sepakbola internasional di sini, jadi sulit sekali menerapkan teori tadi.

Tapi sekarang saya senang sekali, ada satu solusi yang luar biasa. Kawan, teman, sahabat, genduk saya tersayang Pito dengan difasilitasi oleh komunitas bentukan dari kawan, sahabat, homokan saya tersayang Bahtiar yaitu BHI telah membukanya. Silakan datang ke Wetiga, angkringan di Jakarta, atau mampir saja ke faceboob, eh maksud saya facebooknya Pito. Atau bagi Anda yang nggak bisa buka facebooknya Pito, bisa mampir ke blog pecah belahnya di sini.

Bahasa Inggris jadi menyenangkan, atau kata tepatnya mungkin, memisuhkan! Selamat misuh! :D

Posted in Pendidikan, blog, how to | 7 Comments »

Sekedar Urun Rembug buat Para Caleg dan Partai    Print This Post   Email This Post

Thursday, February 19th, 2009

Selamat siang! Lama tak jumpa, lama pula tak berbagi kata. Banyak hal yang sudah terjadi ya di sekitar kita, dan yang paling mencolok tentu saja berkibarnya segala atribut di jalanan.

Tidak cuma di jalan utama, bahkan di gang-gang sempit, dari mulai brosur, selebaran, poster, sampai bendera memenuhi ruang penglihatan kita. Kalau kenyamanan mata bisa dianggap sebagai sebuah kebutuhan mendasar, bisa gak ya kita menuntut mereka yang sudah merusak kenikmatan itu?

Ah tetapi saya kali ini hanya ingin urun rembug saja, saya anggap saja dengan semena-mena bahwa para caleg kita, para partai yang mengatasnamakan kita, semuanya bodoh dan tidak mengerti ilmu komunikasi. Saya yang awam soal ilmu ini, paling tidak sepertinya masih lebih mau membaca dibanding mereka-mereka. Maka baiklah, saya urai saja di sini hal-hal yang penting dalam berkampanye.

Inti dari Kampanye

Sebelum lebih jauh membahas tentang kampanye, ada baiknya kita sadari lebih dahulu makna dan tujuan kampanye. Satu hal yang pasti, kampanye itu bertugas untuk mengenalkan (karena memang sebelumnya sama sekali tidak dikenal) mengenai siapa mengapa dan bagaimana baik caleg maupun partai.

[ detail ]

Posted in Politik, Yogyakarta, Culture, Semiotics, Daily Life | 8 Comments »