Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta

Ketika Keyakinan bertemu Logika

Print This Post   Email This Post

Pernah dengar cerita ini?

Seorang pemuka agama (bayangkan saja pemuka agama yang familiar dengan Anda) suatu hari berjalan di sebuah kota yang baru saja didatanginya. Dia, lengkap dengan attribut keagamaan di sekujur tubuhnya serta bibirnya terlihat selalu bergerak seakan memanjatkan doa di setiap tarikan nafas,  berjalan sambil menengok ke kanan kiri. Di tangan kanannya tergenggam sebuah kertas. Lantas dilihatlah olehnya seorang anak kecil yang sedang bermain sendirian. Dihampirinya anak kecil tadi, dan terjadilah dialog berikut:

Pemuka Agama: “Nak, tahukah kamu jalan menuju Kantor Pos?”
Anak Kecil: “Oh jalan ini lurus saja pak, nanti perempatan belok ke kiri. Sesudah itu kalau bapak ketemu pertigaan, beloklah ke kanan. Di ujung gang itu bapak akan menemui jalan besar, nah belok ke kiri lalu lurus saja. Nanti di kiri jalan ada papan besar bertuliskan Kantor Pos”
Pemuka Agama tadi tampak senang dan puas, lantas dengan wajah paling teduh yang pernah ada, dia berkata kepada anak itu
“Terimakasih ya nak, besok di akhirat, bapak akan bimbing kamu menuju jalan surga”
AnakKecil menjawab,”Sudahlah pak, jalan ke kantor pos saja bapak tidak tahu, kok mau nunjukkin jalan ke surga”

Ini hanya anekdot. Tidak benar-benar terjadi. :)

vale..

el rony, sedang tidak bisa menulis

Category: Culture, Daily Life | Comment RSS 2.0 | trackback

15 Responses to “Ketika Keyakinan bertemu Logika”

  1. gerry Says:

    karena jalan menuju surga is far more complicated daripada jalan ke kantor pos. begitu maksudnya?

    atau tad ada yang benar2 pasti dengan jalan ke surga itu? dan surga itu relative?

    jadi kepikiran…hehe

  2. peyek Says:

    menggugah, jadi jalan menuju kesana itu nggak bisa dilogika?

  3. Hedi Says:

    hahaha anak kecil aja memang tak bisa dibohongin :D

  4. cahyo Says:

    wah…ada yang kesindir ora yo mas..;-)

  5. Jay Says:

    Itu sebuah kesombongan yang tidak disadari. Mentang-mentang pemuka agama dengan gampangnya menawarkan sesuatu yang sifatnya spiritualisme yang orang lain (orang biasa) dianggap tidak tahu.

  6. dodski Says:

    tuh anak kecil sudah kebanyakan liat the simpsons kali yeeh :D

  7. saylow Says:

    Anak Kecil : Pak jalan surga bungalownya namanya apa? Kamarnya nomor? :)

  8. paKDhe Says:

    panti pijet plus plus plus = swargo ing dunyo
    keno sipilis = nroko ing dunyo

    mbuh opo hubungane :D

  9. ario dipoyono Says:

    ha..ha… lucu tuh

  10. adhi nugraha Says:

    kayaknya belum pernah ada kejadian kayak gitu didunia nyata deh ;)
    karena di akhirat, tempat surga dan neraka ya tergantung perbuatan masing-masing didunia

    kalau yg sering terjadi di dunia nyata adalah, banyak orang menawarkan membimbing/menunjukkan jalan di dunia untuk menuju ke surga di akhirat nanti, dan yang ditawarkan adalah jalan hidup di dunia.

    #5 Jadi kalo ada pemuka agama yg menawarkan jika di akhirat nanti akan membimbing, kayaknya gimanaa gitu..,
    menurutku, pemuka agama tsb layak untuk tidak dipercayai.

  11. langit Says:

    bisa aja..

  12. abah oryza Says:

    menarik untuk diperhatikan

  13. arie Says:

    ihihihihihii surga ada di bawah telapak kaki ibu kok.

  14. Ben Says:

    ha ha ha.. jleb banget =))

  15. Qky Says:

    basbang… tapi, lucu, juga, sih… hehehehehe

Leave a Reply