<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Bapak-Ibu Sekalian, Infus bukanlah Tolok Ukur</title>
	<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/</link>
	<description>Mempercayakan perubahan melalui kata-kata</description>
	<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 13:57:51 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: Wijaya</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-41806</link>
		<author>Wijaya</author>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 13:16:38 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-41806</guid>
		<description>Saya adalah salah satu penderita sirosis hati akut karena hepatitis C, tahun 1998-1999 saya berobat di china karena dokter di indonesia sudah memvonis umur saya tinggal 3 bulan, di china limpa saya diangkat dan setelah itu sayaberangsur normal walau harus bolak-balik ke cina untuk kontrol supaya sirosis saya tidak tambah membesar, tapi saya salah, karena semua pantangan dokter masalah makan saya langgar sehingga beberapa kali saya muntah dan buang air darah.
tragisnya di indonesia cuma sekedar menghentikan darah dan tidak memeriksa lebih teliti.
saat ini saya sedang opname di rumah sakit terbaik untuk lever di Guang Zhou, dan ternyata dalam lambung dan maag saya penuh dengan gumpalan darah beku, padahal sebelumnya (4 bulan lalu) saya ke singapura dan memeriksakan diri bahkan endoscopy di salah satu rumah sakit terkenal di singapura, tapi mereka tidak tahu hal ini.
saya sempat masuk ICU di RS di Guang zhou ini, dan sukurlah sekarang udah keluar ICU dan masih opname di rs tersebut (saat saya menulis ini saya sedang opname). setelah bertanya banyak ke dokter, ternyata salah satu sebab saya bisa muntah dan beol darah lagi karena dalam lambung dan maag saya masih terkumpul bekas darah kotor, disisi lain fungsi lever sudah menurun akibat sirosis, sehingga aliran darah yg masuk ke lever kembali ke maag dan di sini jalannya juga agak buntu akibat sisa gumpalan darah.
saya sempat tidak boleh makan bahkan minum setetes air pun untuk membersihkan lambung dan maag ini.
menurut pesan dokter usahakan jangan makan segala makanan yg di goreng, keras dan susah di cerna. jadi sekarang saya hrs mengubah pola makan saya cuma air tajin, dan roti bolu, tapi semua adalah produk RS.
jadi untuk semua yg merasa memiliki penyakit lever usahakan mengubah pola makan jgn bergantung pada nasi apalagi daging. makanlah yg mudah di cerna.
sebagai saran untuk mas arief, usahakan makan ikan yg direbus, selain bisa meningkatkan albumin juga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh ingat ikan di rebus bukan goreng atau bakar. dan jauhi sambal.
semoga hal singkat ini bisa memberikan sedikit bantuan bagi para penderita lever.
Saya juga menyarankan hindari rokok, minuman dan penggunaan sikat gigi, alat cukur, tato dan jarum secara bersama
terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya adalah salah satu penderita sirosis hati akut karena hepatitis C, tahun 1998-1999 saya berobat di china karena dokter di indonesia sudah memvonis umur saya tinggal 3 bulan, di china limpa saya diangkat dan setelah itu sayaberangsur normal walau harus bolak-balik ke cina untuk kontrol supaya sirosis saya tidak tambah membesar, tapi saya salah, karena semua pantangan dokter masalah makan saya langgar sehingga beberapa kali saya muntah dan buang air darah.<br />
tragisnya di indonesia cuma sekedar menghentikan darah dan tidak memeriksa lebih teliti.<br />
saat ini saya sedang opname di rumah sakit terbaik untuk lever di Guang Zhou, dan ternyata dalam lambung dan maag saya penuh dengan gumpalan darah beku, padahal sebelumnya (4 bulan lalu) saya ke singapura dan memeriksakan diri bahkan endoscopy di salah satu rumah sakit terkenal di singapura, tapi mereka tidak tahu hal ini.<br />
saya sempat masuk ICU di RS di Guang zhou ini, dan sukurlah sekarang udah keluar ICU dan masih opname di rs tersebut (saat saya menulis ini saya sedang opname). setelah bertanya banyak ke dokter, ternyata salah satu sebab saya bisa muntah dan beol darah lagi karena dalam lambung dan maag saya masih terkumpul bekas darah kotor, disisi lain fungsi lever sudah menurun akibat sirosis, sehingga aliran darah yg masuk ke lever kembali ke maag dan di sini jalannya juga agak buntu akibat sisa gumpalan darah.<br />
saya sempat tidak boleh makan bahkan minum setetes air pun untuk membersihkan lambung dan maag ini.<br />
menurut pesan dokter usahakan jangan makan segala makanan yg di goreng, keras dan susah di cerna. jadi sekarang saya hrs mengubah pola makan saya cuma air tajin, dan roti bolu, tapi semua adalah produk RS.<br />
jadi untuk semua yg merasa memiliki penyakit lever usahakan mengubah pola makan jgn bergantung pada nasi apalagi daging. makanlah yg mudah di cerna.<br />
sebagai saran untuk mas arief, usahakan makan ikan yg direbus, selain bisa meningkatkan albumin juga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh ingat ikan di rebus bukan goreng atau bakar. dan jauhi sambal.<br />
semoga hal singkat ini bisa memberikan sedikit bantuan bagi para penderita lever.<br />
Saya juga menyarankan hindari rokok, minuman dan penggunaan sikat gigi, alat cukur, tato dan jarum secara bersama<br />
terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arief</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-34980</link>
		<author>arief</author>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 08:17:56 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-34980</guid>
		<description>ibu saya juga terkena sirosis mas rony, sudah bulak balik dari rumah sakit A ke rumah sakit B, ya hasilnya begitu aja, sudah dua minggu ibu saya dirumah selain di kasih obat dr dokter kita juga kasih makanan yang mengandung protein tinggi (susu kambing, tripang laut Gold-G, susu colustrum, ikan gabus dll) krn ibu saya kurang albuminnya, selama makan makanan tsb ada penurunannya seperti perutnya kempes dan kakinya ng'ga bengkak lagi tapi setelah merasa sehat ibuku melakukan aktivitas lain ...n stelah magrib habis sholat ibuku kambuh lagi n sekarang kesadarannya menurun (tidak sadar) atau tidak bangun-bangun sampai pipis n pup di kasur. Maaf jadi curhat mas, habis bingung harus gimana ?? ya mungkin sih, penyakit ini sipenderita harus istirahat cukup (jangan terlalu capek)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ibu saya juga terkena sirosis mas rony, sudah bulak balik dari rumah sakit A ke rumah sakit B, ya hasilnya begitu aja, sudah dua minggu ibu saya dirumah selain di kasih obat dr dokter kita juga kasih makanan yang mengandung protein tinggi (susu kambing, tripang laut Gold-G, susu colustrum, ikan gabus dll) krn ibu saya kurang albuminnya, selama makan makanan tsb ada penurunannya seperti perutnya kempes dan kakinya ng&#8217;ga bengkak lagi tapi setelah merasa sehat ibuku melakukan aktivitas lain &#8230;n stelah magrib habis sholat ibuku kambuh lagi n sekarang kesadarannya menurun (tidak sadar) atau tidak bangun-bangun sampai pipis n pup di kasur. Maaf jadi curhat mas, habis bingung harus gimana ?? ya mungkin sih, penyakit ini sipenderita harus istirahat cukup (jangan terlalu capek)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: justvee</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-34163</link>
		<author>justvee</author>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 05:03:21 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-34163</guid>
		<description>smoga bapak lo cepet sembuh yah,
btw GOT ama GPT nya brp?
ad dpt suntikan albumin ga?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>smoga bapak lo cepet sembuh yah,<br />
btw GOT ama GPT nya brp?<br />
ad dpt suntikan albumin ga?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imam</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-33135</link>
		<author>imam</author>
		<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 14:17:09 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-33135</guid>
		<description>mas rony, bapak saya tampak stress sekali. padahal salah satu yang cukup membantu adalah tidak stress yah. mohon doa dan saran-sarannya, mas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas rony, bapak saya tampak stress sekali. padahal salah satu yang cukup membantu adalah tidak stress yah. mohon doa dan saran-sarannya, mas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rony</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-30041</link>
		<author>rony</author>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 05:38:33 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-30041</guid>
		<description>@mbak ida:
bapak saya sudah baik, insyaAllah sudah di samping-Nya. :) terimakasih atas doanya. Semoga ibu Anda cepat sembuh :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@mbak ida:<br />
bapak saya sudah baik, insyaAllah sudah di samping-Nya. <img src='http://rony.dgworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> terimakasih atas doanya. Semoga ibu Anda cepat sembuh <img src='http://rony.dgworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ida</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-30038</link>
		<author>ida</author>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2007 04:58:24 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-30038</guid>
		<description>ngomong2, ayahanda mas rony udah baikan? moga2 memang sudah baik.
Anda g' sendirian kok mas Rony...
Ibu saya juga di diaknosa sirosis hati, setelah sekitar 1 thn ibu merasakan sakit. Tapi kasusnya pengerutan, bukan pengerasan (g' tau juga, termasuk sirosis hati ato bukan), itupun baru ketemu penyakitnya. Karena itu ada sedikit ketakutan juga mengenai kesehatan Ibu saya, terutama harapan hidup. Selain karena usia yg sudah diatas 60, Ibu sudah 4 kali keluar masuk RS. Jadi rasa cemas kayaknya sll ada.
Tapi saya tau bahwa Tuhan g' akan memberikan sesuatu jika manusia tidak bisa menerimanya. So...manusia g' berhak untuk mengeluh. Smoga Ibu cepet sembuh. AMIN!
Sorry yach mas rony...jadi curhat
THANX, GOOD LUCK...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ngomong2, ayahanda mas rony udah baikan? moga2 memang sudah baik.<br />
Anda g&#8217; sendirian kok mas Rony&#8230;<br />
Ibu saya juga di diaknosa sirosis hati, setelah sekitar 1 thn ibu merasakan sakit. Tapi kasusnya pengerutan, bukan pengerasan (g&#8217; tau juga, termasuk sirosis hati ato bukan), itupun baru ketemu penyakitnya. Karena itu ada sedikit ketakutan juga mengenai kesehatan Ibu saya, terutama harapan hidup. Selain karena usia yg sudah diatas 60, Ibu sudah 4 kali keluar masuk RS. Jadi rasa cemas kayaknya sll ada.<br />
Tapi saya tau bahwa Tuhan g&#8217; akan memberikan sesuatu jika manusia tidak bisa menerimanya. So&#8230;manusia g&#8217; berhak untuk mengeluh. Smoga Ibu cepet sembuh. AMIN!<br />
Sorry yach mas rony&#8230;jadi curhat<br />
THANX, GOOD LUCK&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bimoseptyop</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-23098</link>
		<author>bimoseptyop</author>
		<pubDate>Fri, 04 May 2007 12:52:20 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-23098</guid>
		<description>baru tau</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>baru tau</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mukhtar</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-23090</link>
		<author>mukhtar</author>
		<pubDate>Fri, 04 May 2007 08:15:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-23090</guid>
		<description>Ron, Semoga engkau sabar dalam cobaan ini.. aku dapat kabar dr Puri barusan.. (Jum'at 4 Mei 17JST)
Semoga diampuni semua dosanya, diterima semua amalnya dan seluruh keluarga bisa tabah menghadapinya. Amien.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ron, Semoga engkau sabar dalam cobaan ini.. aku dapat kabar dr Puri barusan.. (Jum&#8217;at 4 Mei 17JST)<br />
Semoga diampuni semua dosanya, diterima semua amalnya dan seluruh keluarga bisa tabah menghadapinya. Amien.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eka Putra</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-23074</link>
		<author>Eka Putra</author>
		<pubDate>Fri, 04 May 2007 04:39:29 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-23074</guid>
		<description>Semoga lekas mendapat kesembuhan dari Allah SWT.
Tetap semangat ya Mas, menjaga Bapak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga lekas mendapat kesembuhan dari Allah SWT.<br />
Tetap semangat ya Mas, menjaga Bapak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lenje</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-22989</link>
		<author>lenje</author>
		<pubDate>Thu, 03 May 2007 05:50:07 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2007/05/02/bapak-ibu-sekalian-infus-bukanlah-tolok-ukur/#comment-22989</guid>
		<description>Duh, moga2 Tuhan Yang Lebih Besar dari Segala Macam Penyakit itu mengabulkan doa mas Rony sekeluarga. Kita ikut mendukung dalam doa juga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Duh, moga2 Tuhan Yang Lebih Besar dari Segala Macam Penyakit itu mengabulkan doa mas Rony sekeluarga. Kita ikut mendukung dalam doa juga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
