Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta

Mabuk Informasi

Print This Post   Email This Post

Pernah merasakan? Itu yang saya rasakan sekarang. Ribuan informasi berputar di kepala. Semenjak kepulangan dari Kalimantan Tengah, saya baru posting soal Blandongan. Setelah itu tumbang oleh penyakit aneh yang bikin ruam-ruam di kulit saya. Dan bangun-bangun, harus disibukkan dengan pe-er yang menumpuk. Akhirnya, setelah saya mau menulis lagi, informasi itu dengan deras menghunjam menusuk-nusuk ingatan saya.

Tapi baiklah, dari sekian informasi, sepertinya menarik untuk mengungkapkan apa yang menjadi selorohan bapak mertua saya. Selorohan yang muncul ketika kami disentakkan oleh kabar puting beliung yang meluluhlantakkan wilayah Lempuyangan dan sekitarnya. Kebetulan salah satu saudara kami tinggal di sana, dan kebagian jadi ketua RT. Dan dia baru menjabat semenjak gempa Yogya, maka tak heran kalau dibilang nasibnya kayak SBY, baru menjabat sudah ditimbuni oleh bencana. Hanya sayang, ketua RT nasibnya jauh banget dibanding presiden. :)

Eh, aku tadi mau nulis apa? Oh iya, selorohan. Jadi menurut bapak, dalam masa pemerintahan SBY ini, wilayah Indonesia sudah mengalami 7 macam tragedi. Tragedi yang “dikumpulkan” di sini adalah yang berkait dengan bangunan. Yaitu:

  1. Tsunami, maka orang-orang bergerak meninggalkan pantai, berduyun-duyun menuju tempat yang lebih tinggi. Namun ternyata disusul oleh…
  2. Awan Panas, yang mengakibatkan orang-orang di gunung berduyun-duyun turun menuju tanah landai, yang jauh dari pusat lahar. Apa daya masih juga tidak bisa menghidar dari…
  3. Longsor, sebuah mekanisme alam yang menjadi menakutkan karena diakibatkan oleh keserakahan manusia itu sendiri. Saya jadi ingat betapa mirisnya saya ketika melihat Kalimantan Tengah dari udara, hutan bukan lagi hijau tapi hitam. Dan ketika orang meninggalkan daerah hutan…
  4. Lumpur Melanda, si pembuat bencana bernama PT LAPINDO BRANTAS hingga sekarang tidak bertanggungjawab. Pengungsi masih ada di mana-mana, dan kemudian orang berduyun-duyun mengalir ke barat, menjauhi lumpur yang mengganas. Tapi ternyata disambut oleh..
  5. Banjir, sehingga wilayah baratpun terendam. Tidak tanggung-tanggung, rendaman ini hingga hitungan meter, sehingga ketika hujan sedikit mereda dan panas menyapa beberapa hari, genangan masih juga belum enyah. Di samping itu, di wilayah lain menghadapi..
  6. Gempa. Ini tentusaja yang terhitung parah adalah wilayah Yogyakarta dan beberapa wilayah di Pengandaran. Maka orang-orangpun bersepakat membangun rumah yang lebih ringan, yang jika rubuh tidak membuat mereka celaka. Atap seng tentu pilihan menarik karena tidak membebani tiang dan tembok. Akan tetapi…
  7. Puting Beliung mengingatkan, bahwa atap dan rangka ringan ternyata mudah sekali tertiup olehnya. Satu orang yang bertahan pada tiang agar tidak terseret oleh sedotan angin puting-beliung, ternyata harus tertimpa atap seng justru setelah angin lewat. Hal ini mengakibatkan luka yang menganga di tubuhnya. Saya belum tahu bagaimana kabar dia.

Nah, seperti itulah kondisi negara ini saat ini. Banyak musibah, banyak cobaan. Dan saya yang sedang berniat menuliskan sesuatu, tiba-tiba tersadar, saya bingung harus mulai darimana.

Dan akhirnya saya menuliskan ini, lagi-lagi menjadi onggokan catatan yang sebagian hanyalah berupa ulangan/echo. Tapi tak mengapa, dengan ini saya hadir, dengan ini saya menyapa dunia. Masihkan kalian baik-baik saja?

Vale, demi kesehatan…

El rony, sampai sekarang masih belum sempat kemana-mana

Category: Daily Life | Comment RSS 2.0 | trackback

14 Responses to “Mabuk Informasi”

  1. Peyek Says:

    Pertamax

    apa kabar mas ron, lama nggak nongol,ayo mas tak tunggu tulisan-tulisan mas ron, itu aja sudah ada 7 posting

  2. ndah Says:

    kayaknya Tuhan udah cape’ mendengar do’a orang Indonesia, krn qt cuman bisa berdo’a tapi usahanya 0 besar. Lumpur yang udah ketahuan debitnya dan arah sebarannya aja, ga bisa ditanggulangi; Banjir yang datangnya bisa diprediksi paling lambat 8 jam hitungan dari Bogor aja, ga bisa diantisipasi, gimana angin kencang & tsnami yg dateng dlm hitungan menit???!!!

    Amrik emang menyebalkan tp nyawa bagi mreka sangat berarti, tornado yg dulu ga bisa diprediksi, setidaknya sejak akhir 70an sudah bisa diprediksi 12menit sbelumnya kapan dan kemananya. Sggghhh….endonesah…

  3. diditjogja Says:

    hoallah!! ditunggu makhluk di seluruh dunia je Om! ternyata terkena penyakit “ruam2 di kulit (?)” !

    eh, itu bencana belum termasuk tragedi politik, keamanan dan sosial, ya to?

    dari tarik ulur PP 37 hingga beras mahal!
    dah jangan dimasukin otak Om, ntar malah mumet dewe!

  4. didats Says:

    dan kita cuma bisa protes… hiks…
    aku juga sedih banget dengernya…

    endonesah… endonesah…

  5. Charly Silaban Says:

    Mangkanya pindah nyok ke kuait..

  6. suket Says:

    hehe…
    SBY ngrumangsani sing dipimpin ki mung menungsa, kudune rumangsa dadi pemimpin sing dipimpin ora mung menungsa tapi alam lan sak isi’ne

  7. Gus Dur Says:

    Gitu aja kok REPOT! Mbok ya… SBY-JK nggak usah dipilih lagi besok

  8. Hedi Says:

    Mudah²an mabok informasi itu tidak terlalu mengganggu sampeyan. Sehat-sehat aja, tho?

  9. Adi Suryono Says:

    Wah dr bangunan aja dah 7 tragedi, gimana kalo semua dikumpulkan

  10. joni Says:

    ya, kami semua baik-baik saja, semoga juga dengan bung rony disini.

    Salam.

  11. Matius Says:

    Itulah Indonesiaku, aneh tapi nyata lho…
    Katanya negeri gemah ripah loh jinawi tapi miskinnya nggak ketulungan, katanya miskin banyak utang tapi rakyatnya mampu shopping ke luar negeri, katanya bhineka tapi ditonjolkan ikanya ….
    walah emboh ra wruh, pokoke itulah Indonesiaku …
    tanah tumpah darahku …..
    Jadi jangan mumet, yang ada salah ya dibenahi, yang udah bener ya dibikin lebih bagus lagi ….
    Butuh waktu, butuh uang, butuh tenaga, butuh pemikiran dan butuh lainnya …. Capek tapi kalau kita berhenti nanti tambah aneh lagi ……

  12. gendhuk Says:

    maz, maz…
    aku kangen jogjah.

    *nggak nyambung*

    :D

  13. mpokb Says:

    duh, penyakitnya kok sama. aye juga baru sembuh alergi =’.'=

  14. Junkerz side B Says:

    Lumpur Melanda, si pembuat bencana bernama PT LAPINDO BRANTAS

    kayanya lebih pas: LUMPUR NGECROT deh…xixixi..:p

Leave a Reply