
Ya, punya rumah sepertinya sebatas mimpi saja. Bayangkan saja, bumi ini tidak bertambah melar, tapi penduduk makin banyak. Harga membumbung dimana-mana. Ada juga yang ber-teori bahwa harga tanah satu saat akan stagnan, tapi tetap saja stagnan-nya di kisaran Milyar Ratusan Juta.
Jadi, silakan bermimpi. Saya sudah dari kemarin.
vale, demi kesehatan
el rony, mimpi lagi. zzZZzzZZ
Category: Daily Life | Comment RSS 2.0 | trackback
September 11th, 2006 at 2:50 pm
Lho, rumah yang ditinggali sekarang, trus punya siapa mas Rony ??
September 11th, 2006 at 3:21 pm
ngontrak mas. hehehe
September 11th, 2006 at 3:36 pm
hehehe…kalo saya malah punya mertua
critane disuruh nunggu rumah kosong,biar ada yang ngrawat gitu…
tapi betul juga mas rony, kapan kita bisa beli rumah sendiri…
ikut mimpi bareng mas rony…
September 12th, 2006 at 8:27 am
hehe, aku temenin deh mimpi.. Zzzz.. Zzzz.. krokk..krokk.. Ih.. ko ngorok?
September 12th, 2006 at 3:15 pm
aku juga ikut mimpi ah… gimana ngga ikut mimpi, wong harga rumah di sini mahalnya selangit…
September 12th, 2006 at 3:57 pm
mbangun rumah di akherot saja, toh yang disini ntar ditinggal..
rumah di akherot murah lho.. 
September 12th, 2006 at 4:16 pm
tanah di desa murah kok mas…
September 12th, 2006 at 4:53 pm
#tina: *geser dikit biar tina lebih nyaman mimpinya*


#ipoul: *geser lagi.. halah makin sempit aja nih ruang*
#mbah dipo: lha.. setuju saya mbah! hihihi
#imponk: duh, yang udah bisa beli tanah di desa.
September 12th, 2006 at 6:31 pm
ngontrak masih lebih baik kok mas Rony, soalnya masih banyak yg boro-boro punya atau bisa ngontrak, belum lagi kena gusur terus
September 12th, 2006 at 6:34 pm
#Hedi: yup! makanya saya juga bersyukur.
makasih atas diingatkannya. 
September 13th, 2006 at 10:26 am
MIMPI MANISnya Dewi Persik
September 21st, 2006 at 2:46 pm
Mimpi (hampir) semua orang harus dikurangi: gak usah pake halaman sendiri (misalnya: apartemen). Aneh juga bahwa di Indonesia apartemen berarti mahal, seharusnya bisa juga apartemen murah, karena tanah yang diperlukan lebih sempit untuk cacah penghuni yang sama.
Kamu jadi pengembang apartemen pertama di Bantul saja Ron!