
Bagaimana caranya untuk menjadi terkenal dan kaya di negeri ini? Ulasan ini sama sekali bukan pengalaman pribadi saya, ini hanyalah hasil pengamatan saja. Akan tetapi, kemanjuran dari “ramuan” ini sudah terbukti membawa keberhasilan kepada banyak orang. Mari kita lihat saja bersama
1. Pahami: Masyarakat Indonesia itu Bodoh!
Ya, pernyataan itu tentu saja salah. Tapi sebagai calon terkenal dan kaya, Anda harus selalu menanamkan pemahaman itu. Bukan hanya pengertian lho ya, lebih dalam lagi, pemahaman. Artinya setiap perkataan Anda nantinya harus didasarkan pada analisa pemahaman bahwa masyarakat Indonesia itu bodoh. Dalam bahasa yang lain omongan Anda adalah upaya pencerdasan, sebuah misi suci.
2. Bentuk Jaringan dengan Mass Media
Mass media adalah senjata ampuh. Semenjak Perang Dunia II, mass media sudah dipercaya sebagai tonggak kekuatan ke lima setelah angkatan perang. Langkah untuk membentuk jaringan ini sangat mudah, kumpulkan saja nomer-nomer handphone dari semua wartawan. SMS-lah mereka secara rutin, cerdaskan mereka!
3. Jangan Menulis Opini ataupun Tulisan Ilmiah Lainnya!
Ini sangat-sangat-sangat-sangat harus dihindari. Opini ataupun tulisan ilmiah lain hanya akan membuat Anda dianalisa oleh orang lain. Jelas hal ini memupus prinsip nomer satu tadi, dan itu haram hukumnya! Pilihlah konferensi pers, wawancara, ataupun sms.
4. Jika Memang Harus Menulis Panjang, Formatlah dalam Bentuk Press Release!
Sebuah point yang berkalimat panjang, fyuh, cukup membebani otak ya? Tapi intinya simpel saja kok, sekali waktu Anda juga butuh memperlihatkan sosok intelektual Anda. Tulisan yang panjang adalah satu hal yang paling sering dipakai sebagai acuan di kancah internasional, hal ini tentu saja berlaku juga dengan di Indonesia. Nah, thanks God ada yang namanya Press Release. Tuliskan analisa/komentar ataupun uneg-uneg Anda dalam format ini, tidak perlu footnote, ingat ini press release! Ya sudah, kalau mau tahu detailnya press release itu apa, baca di sini deh.
5. Bermainlah dengan Media Offline
Media online menuntut Anda untuk berinteraksi dengan banyak orang. Ini bahaya latent yang bisa meruntuhkan prinsip pertama. Jauhkan diri Anda dari ketertarikan akan dunia Blog. Blog adalah media yang sangat menentang isme prinsip pertama. Beneran ini! Ingat ya?!
6. Dekati Partai Politik
Ini tidak harus, sifatnya semacam sunnah saja. Kalau Anda ingin melanggengkan keterkenalan dan kekayaan hingga hitungan tahunan, sebaiknya berdekat dengan mereka. Ah, tak perlu saya jelaskan, Anda pasti tahu lah, politik kan seksi.
Nah, demikian langkah-langkah manjur dari dukun komunikasi-ekonomi handal. Silakan dicoba. Rasakan manfaatnya! Sampai ketemu di acara obrolan IT atau semacam itu.
vale, demi kesehatan
el rony, menyesal mengapa membuat blog, dan demi penyesalan saya, saya akan ngeblog sampai kapanpun. Mampus kamu blog!
NB: buat sampeyan penggemar angka 8
- Sampeyan bilang domain dot com hanya untuk bisnis? Oke lah, memang tujuan awalnya untuk menjembatani kebutuhan company (or something like that™). Tetapi mengapa harus bilang domain dot info lebih pas? Dasarnya gak jelas coy! pantas Anda terkenal!
- Sampeyan bilang “tugas Pak Sofyan”. Sejak kapan menteri punya tugas sebagai reminder? Tugas menteri Sofyan Jalil adalah internet murah, masyarakat yang tak tergantung dan something like that™!
- Sampeyan bilang format blog tidak resmi. Mungkin sampeyan mau bilang, menteri tidak selayaknya pake sendal dan sarung? karena tidak resmi? Menganggap masyarakat bodoh silakan saja mas, tapi mbok sampeyan itu jangan memelihara kebodohan to.
Category: Culture, blog, how to, Semiotics, Daily Life | Comment RSS 2.0 | trackback
August 3rd, 2006 at 6:12 pm
Hi, Roy!™
August 3rd, 2006 at 6:13 pm
*kasih es teh ke ronceh*
mau pasang spanduk di depan ruang pajang parabola gak, ron?
August 3rd, 2006 at 6:15 pm
Roy Suryonya ga disebut neh gimanaaaaa? Mungkin butuh brain activator! Hihihi. Yo Rih!™
August 3rd, 2006 at 9:37 pm
hayah…repot ya :p
August 4th, 2006 at 7:57 am
hi roy!
August 4th, 2006 at 8:11 am
hahahaha….
August 4th, 2006 at 8:17 am
hi roy!™
August 4th, 2006 at 11:07 am
roy kui sopo tip ?
August 4th, 2006 at 11:35 am
saya pernah suatu hadist (maaf lengkapnya lupa) yang berisi: kalau mau terkenal, kencingi sumur air zamzam.
Hi Roy!
August 4th, 2006 at 12:35 pm
loh bukannya kaya karena warisan?
August 4th, 2006 at 12:48 pm
oooohh… lagi ngomongin “pakar” itu toh…
August 4th, 2006 at 1:07 pm
Bagaimana kabar istri simpanan Roy Suryo?
August 4th, 2006 at 1:12 pm
sok pakar yg sok tau dan sok …. ( kalo mau di kejar2 cewek lempar cewek tsb dgn tai ayam. dijamin… )
August 4th, 2006 at 2:04 pm
Hi Roy!™
August 4th, 2006 at 2:36 pm
aaagh.. bosen ngomongin si bekok itu molo…cari sensasi aja dia tuh
August 4th, 2006 at 4:34 pm
cuma mau spamming orang paling terkenal. eh, gak jadi deh. lagipula, orang yang doyan angka 8 itu pasti kalah telak kalo lawan anne ahira dkk kalo soal lomba SEO.
August 4th, 2006 at 4:43 pm
…………. sadar roy ……………….
August 4th, 2006 at 6:11 pm
huehehhehehe..
Om kita tambah beken yaa..
HoRoy™…
August 4th, 2006 at 7:07 pm
Ada beda yang nyata antara idealisme dan kaya.
Hehehehehe…
August 4th, 2006 at 10:00 pm
kenapa beliau (RS) begitu “cinta” nya dengan blog?
August 5th, 2006 at 12:12 am
Hihihihi… bener-bener ngampleng tenan ini pak tulisannya…
August 6th, 2006 at 7:06 pm
RONCEH PENGECUT…!!
TULIS AZA ROY SURYO….GA USAH MBULET2…!! :p
August 7th, 2006 at 12:11 pm
hihihihi….
“Ronceh bok ojo ngono toh.. isin aku…” ujar kermit™
“Opo.. kowe ki isih ngerti isin ?” zedigggg….!!!
August 7th, 2006 at 7:49 pm
[…] On 8/4/06, dhaman wrote: > siapa? > maaf saya sudah baca semua thread tentang hal ini > dan ternyata lebih banyak umpatan ke orang tertentu > daripada ke arah IT. hihi, ngeles dia. yang dibahas tuh tulisan seseorang: “kayaknya mail kayak gini terlalu sensitif deh klo di posting di ITCenter” ya terserah kalau tiba2 menderita amnesia jadi lupa sama omongan sendiri. nih bahan bacaan tambahan yang seseorang katakan TERLALU SENSITIF: http://pipit.wordpress.com/2006/08/04/andai-roy-suryo-jadi-blogger/ http://priyadi.net/archives/2006/08/03/kritik-terhadap-blog-menhan-juwono-sudarsono/ http://tacoen.smedia.or.id/archives/2006/08/04/hi-roy http://rony.dgworks.net/2006/08/03/menjadi-terkenal-dan-kaya/ silakan baca semuanya, nilai sendiri apakah itu isinya UMPATAN atau KRITIKAN YANG SANGAT BERDASAR, atau seperti seseorang yang pernah tulis, TERLALU SENSITIF. […]
August 7th, 2006 at 11:13 pm
Satu lagi mas cara menjadi kaya dan terkenal..yaitu menulis artikel tentang “tokoh idola” kita..hihihihi..
August 8th, 2006 at 11:28 pm
Emang RS itu Roy Suryo .. Bukan! Roberto Sarlos :p
Hi Ron .. eh salah ….
August 9th, 2006 at 12:46 pm
Satu Lagi… Satu Lagi… Satu Lagi…
RS RETURN… (OPO TUMON)
:))
August 15th, 2006 at 7:01 pm
Kipasi Rony yang lagi kepanasan..
sabar mas..sabar…
August 18th, 2006 at 5:52 pm
kalo dik rony sdh kaya dan tenar, pasti ingat saya.
kalo saya sih milih kaya tapi ndak tenar. lebih aman
May 2nd, 2007 at 12:24 pm
bener, setuju ama yang diatas
June 9th, 2008 at 7:50 am
LUCU DAN UNIK
July 17th, 2008 at 9:47 pm
thank’s