Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta

Menjadi Terkenal dan Kaya!

Print This Post   Email This Post

Bagaimana caranya untuk menjadi terkenal dan kaya di negeri ini? Ulasan ini sama sekali bukan pengalaman pribadi saya, ini hanyalah hasil pengamatan saja. Akan tetapi, kemanjuran dari “ramuan” ini sudah terbukti membawa keberhasilan kepada banyak orang. Mari kita lihat saja bersama :)

1. Pahami: Masyarakat Indonesia itu Bodoh!

Ya, pernyataan itu tentu saja salah. Tapi sebagai calon terkenal dan kaya, Anda harus selalu menanamkan pemahaman itu. Bukan hanya pengertian lho ya, lebih dalam lagi, pemahaman. Artinya setiap perkataan Anda nantinya harus didasarkan pada analisa pemahaman bahwa masyarakat Indonesia itu bodoh. Dalam bahasa yang lain omongan Anda adalah upaya pencerdasan, sebuah misi suci.

2. Bentuk Jaringan dengan Mass Media

Mass media adalah senjata ampuh. Semenjak Perang Dunia II, mass media sudah dipercaya sebagai tonggak kekuatan ke lima setelah angkatan perang. Langkah untuk membentuk jaringan ini sangat mudah, kumpulkan saja nomer-nomer handphone dari semua wartawan. SMS-lah mereka secara rutin, cerdaskan mereka!

3. Jangan Menulis Opini ataupun Tulisan Ilmiah Lainnya!

Ini sangat-sangat-sangat-sangat harus dihindari. Opini ataupun tulisan ilmiah lain hanya akan membuat Anda dianalisa oleh orang lain. Jelas hal ini memupus prinsip nomer satu tadi, dan itu haram hukumnya! Pilihlah konferensi pers, wawancara, ataupun sms.

4. Jika Memang Harus Menulis Panjang, Formatlah dalam Bentuk Press Release!

Sebuah point yang berkalimat panjang, fyuh, cukup membebani otak ya? Tapi intinya simpel saja kok, sekali waktu Anda juga butuh memperlihatkan sosok intelektual Anda. Tulisan yang panjang adalah satu hal yang paling sering dipakai sebagai acuan di kancah internasional, hal ini tentu saja berlaku juga dengan di Indonesia. Nah, thanks God ada yang namanya Press Release. Tuliskan analisa/komentar ataupun uneg-uneg Anda dalam format ini, tidak perlu footnote, ingat ini press release! Ya sudah, kalau mau tahu detailnya press release itu apa, baca di sini deh.

5. Bermainlah dengan Media Offline

Media online menuntut Anda untuk berinteraksi dengan banyak orang. Ini bahaya latent yang bisa meruntuhkan prinsip pertama. Jauhkan diri Anda dari ketertarikan akan dunia Blog. Blog adalah media yang sangat menentang isme prinsip pertama. Beneran ini! Ingat ya?!

6. Dekati Partai Politik

Ini tidak harus, sifatnya semacam sunnah saja. Kalau Anda ingin melanggengkan keterkenalan dan kekayaan hingga hitungan tahunan, sebaiknya berdekat dengan mereka. Ah, tak perlu saya jelaskan, Anda pasti tahu lah, politik kan seksi. :D

Nah, demikian langkah-langkah manjur dari dukun komunikasi-ekonomi handal. Silakan dicoba. Rasakan manfaatnya! Sampai ketemu di acara obrolan IT atau semacam itu.

vale, demi kesehatan

el rony, menyesal mengapa membuat blog, dan demi penyesalan saya, saya akan ngeblog sampai kapanpun. Mampus kamu blog!

NB: buat sampeyan penggemar angka 8

- Sampeyan bilang domain dot com hanya untuk bisnis? Oke lah, memang tujuan awalnya untuk menjembatani kebutuhan company (or something like that™). Tetapi mengapa harus bilang domain dot info lebih pas? Dasarnya gak jelas coy! pantas Anda terkenal!

- Sampeyan bilang “tugas Pak Sofyan”. Sejak kapan menteri punya tugas sebagai reminder? Tugas menteri Sofyan Jalil adalah internet murah, masyarakat yang tak tergantung dan something like that™!

- Sampeyan bilang format blog tidak resmi. Mungkin sampeyan mau bilang, menteri tidak selayaknya pake sendal dan sarung? karena tidak resmi? Menganggap masyarakat bodoh silakan saja mas, tapi mbok sampeyan itu jangan memelihara kebodohan to.

Category: Culture, blog, how to, Semiotics, Daily Life | Comment RSS 2.0 | trackback

33 Responses to “Menjadi Terkenal dan Kaya!”

  1. Jay Says:

    Hi, Roy!™

  2. dian ina Says:

    *kasih es teh ke ronceh*

    mau pasang spanduk di depan ruang pajang parabola gak, ron?

  3. enda Says:

    Roy Suryonya ga disebut neh gimanaaaaa? Mungkin butuh brain activator! Hihihi. Yo Rih!™

  4. Hedi Says:

    hayah…repot ya :p

  5. oón Says:

    hi roy!

  6. cahyo Says:

    hahahaha…. :D

  7. gagahput3ra Says:

    hi roy!™

  8. duppeh Says:

    roy kui sopo tip ?

  9. Tidak Sabar Menanti Sabtu™ Says:

    saya pernah suatu hadist (maaf lengkapnya lupa) yang berisi: kalau mau terkenal, kencingi sumur air zamzam.

    Hi Roy!

  10. saylow Says:

    loh bukannya kaya karena warisan?

  11. tifoso Says:

    oooohh… lagi ngomongin “pakar” itu toh… :)

  12. scut Says:

    Bagaimana kabar istri simpanan Roy Suryo?

  13. dewakame Says:

    sok pakar yg sok tau dan sok …. ( kalo mau di kejar2 cewek lempar cewek tsb dgn tai ayam. dijamin… )

  14. basibanget Says:

    Hi Roy!™

  15. sam Says:

    aaagh.. bosen ngomongin si bekok itu molo…cari sensasi aja dia tuh

  16. ryosaeba Says:

    cuma mau spamming orang paling terkenal. eh, gak jadi deh. lagipula, orang yang doyan angka 8 itu pasti kalah telak kalo lawan anne ahira dkk kalo soal lomba SEO.

  17. dewakame Says:

    …………. sadar roy ……………….

  18. -tikabanget- Says:

    huehehhehehe..
    Om kita tambah beken yaa..
    HoRoy™…

  19. andry Says:

    Ada beda yang nyata antara idealisme dan kaya.

    Hehehehehe…

  20. gerry Says:

    kenapa beliau (RS) begitu “cinta” nya dengan blog?

  21. Thomas Says:

    Hihihihi… bener-bener ngampleng tenan ini pak tulisannya… :D

  22. Junkerz side B Says:

    RONCEH PENGECUT…!!
    TULIS AZA ROY SURYO….GA USAH MBULET2…!! :p

  23. Charly Silaban Says:

    hihihihi….
    “Ronceh bok ojo ngono toh.. isin aku…” ujar kermit™
    “Opo.. kowe ki isih ngerti isin ?” zedigggg….!!!

  24. [ITCENTER] Situs Dotcom Menhan Dikritik » Information Technology Centre: Information on IT, Computer, Hardware, Software, Application, System, Network, Certification, Operating System, Telecommunication, Communication etc. Says:

    […] On 8/4/06, dhaman wrote: > siapa? > maaf saya sudah baca semua thread tentang hal ini > dan ternyata lebih banyak umpatan ke orang tertentu > daripada ke arah IT. hihi, ngeles dia. yang dibahas tuh tulisan seseorang: “kayaknya mail kayak gini terlalu sensitif deh klo di posting di ITCenter” ya terserah kalau tiba2 menderita amnesia jadi lupa sama omongan sendiri. nih bahan bacaan tambahan yang seseorang katakan TERLALU SENSITIF: http://pipit.wordpress.com/2006/08/04/andai-roy-suryo-jadi-blogger/ http://priyadi.net/archives/2006/08/03/kritik-terhadap-blog-menhan-juwono-sudarsono/ http://tacoen.smedia.or.id/archives/2006/08/04/hi-roy http://rony.dgworks.net/2006/08/03/menjadi-terkenal-dan-kaya/ silakan baca semuanya, nilai sendiri apakah itu isinya UMPATAN atau KRITIKAN YANG SANGAT BERDASAR, atau seperti seseorang yang pernah tulis, TERLALU SENSITIF. […]

  25. farahPutri Says:

    Satu lagi mas cara menjadi kaya dan terkenal..yaitu menulis artikel tentang “tokoh idola” kita..hihihihi..

  26. johan Says:

    Emang RS itu Roy Suryo .. Bukan! Roberto Sarlos :p

    Hi Ron .. eh salah ….

  27. Jauhari Says:

    Satu Lagi… Satu Lagi… Satu Lagi…

    RS RETURN… (OPO TUMON)
    :))

  28. vnuzday Says:

    Kipasi Rony yang lagi kepanasan..

    sabar mas..sabar…

  29. paman tyo Says:

    kalo dik rony sdh kaya dan tenar, pasti ingat saya. :D

    kalo saya sih milih kaya tapi ndak tenar. lebih aman :D

  30. Apaansih! Says:

    bener, setuju ama yang diatas

  31. Tika Novianti Says:

    LUCU DAN UNIK

  32. doez Says:

    thank’s

  33. simahir Says:

    Wah..agaknya butuh perdebatan lagi tuh..
    kurang setuju kalau orang indonesia bodoh .. tetapi blog menjamur..nah khan artinya budaya tulis baca itu udah mulai marak.. ini indikator bangsa yang sudah mulai cerdas.

    hehe.
    Cuman sharing lho..

Leave a Reply