
Postingan saya terdahulu mengenai keberadaan alat anti gempa, ternyata memancing diskusi yang cukup intens, terutama di blog saya. Postingan tersebut dilatarbelakangi oleh tanda-tanya besar di dalam diri saya.
Tanda-tanya tersebut saya ungkapkan dalam dua bagian, yaitu menanyakan keabsahannya dari segi Agama dan dari sudut pandang keilmuwan. Saya mengambil sudut pandang agama karena setelah saya perhatikan di website pencipta alat tersebut, term yang banyak digunakan adalah masalah agama.
Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut sampai sekarang masih belum ditemukan titik terang jawabannya. Saya sendiri kemudian bergabung dalam forum HI untuk menanyakan langsung kepada pembuatnya, hal ini saya lakukan karena saya tidak bisa menghubungi beliau melalui email (quota penuh).
Analisa atas Pertanyaan dan Jawaban.
Diskusi tersebut masih terus berjalan karena pertanyaan saya yang terakhir juga belum terjawab. Selain itu, jawaban yang saya terima juga terlalu singkat. Sementara postingan saya mengenai alat ini mendapatkan komentar yang panjang lebar, yang bahkan tidak relevan. Arsip sementara atas diskusi saya dengan pencipta alat tersebut, selain bisa dibaca di forum mereka, juga bisa dilihat di sini.
Maka tanpa menunggu hasil jawaban atas pertanyaan saya yang ketiga, saya coba untuk mengambil gambaran atas apa yang saya terima atas alat ini.
1. Alat ini mengambil prinsip “memadatkan molekul tanah”.
Sampai sekarang saya tidak paham dengan istilah molekul tanah yang dipadatkan. Kaitan antara pergerakan lempeng dengan padat/tidaknya molekul tanah juga masih belum ada keterangan.
Seperti telah digambarkan dalam blog ini dan ini, gempa terjadi diakibatkan oleh pergerakan lempeng. Lempeng tektonik ini senantiasa bergerak seiring berjalannya waktu, sehingga suatu saat terjadilah tumbukan di antara dua lempeng. Jenis-jenis tumbukan menghasilkan perbedaan karakteristik gempa.
Lantas apa kaitannya dengan kepadatan molekular tanah? Saya mencoba memakai logika mereka, dan menyampaikan tentang konsep perambatan gelombang di media yang “lebih padat”. Dan jawaban yang saya peroleh adalah “pelepasannya dibuang ke tempat lain yang sebetulnya alam itu punya banyak sekali titik titik pelepasan”. Titik pelepasan itu dimana saja, saya tidak tahu lagi.
2. Klaim yang dinyatakan sebagai bukti.
Menurut BMG dan pakar geologi UGM, gempa tektonik yang terjadi di Jogja kemarin, juga yang terjadi di seluruh belahan dunia, akan diikuti oleh gempa susulan sampai kondisi lempeng menjadi stabil.
Gempa susulan tersebut memiliki kecenderungan untuk menurun, walaupun bukan berarti urutannya akan seperti deret ukur ataupun deret hitung menurun. Hal ini terjadi dengan syarat bahwa puncak gempa sudah terlampaui. Maka untuk gempa Jogja kemarin bisa diambil kesimpulan bahwa puncak gempa adalah 6,3 SR (menurut USGS), sehingga gempa susulan berkisar dari 1 SR (rata-rata tidak terasa) hingga 5 SR.
Tidak ada yang bisa memastikan kapan gempa berakhir ataupun berapa puncak skala gempa. Dari BMG hanya bisa memprediksi bahwa gempa susulan akan terus terjadi dengan skala yang berubah-ubah hingga lempeng stabil, dan perkiraan lamanya waktu sampai dicapai kondisi stabil adalah sekitar 2 bulan.
Pemasangan alat anti gempa yang digaungkan oleh teman-teman HI, berlangsung selama 3 minggu. Hal ini diakui oleh penciptanya sebagai keterbatasan alat yang dia ciptakan.
Dari pihak pencipta alat tersebut, beliau mengklaim bahwa gempa yang menurun (juga aktivitas merapi) diakibatkan oleh adanya alat ini. Maka jika di cross-check dengan pendapat ahli geologi, saya melihat hal itu belum bisa dijadikan bukti. Tanpa alat itupun, trend gempa memang menurun.
Dikatakan bahwa ketika alat tersebut dicabut, kekuatan gempa “menaik”. Tapi apakah memang demikian? Dari uraian BMG dan beberapa ahli geologi (yang saya ikuti melalui radio) trend gempa memang menurun tetapi tidak ada jaminan bahwa proses menurunnya itu melulu ke bawah. Sayang saya tidak sempat merekam trend gempa pada waktu itu (di Jogja). Namun paling tidak kondisinya kurang lebih sama dengan gempa waktu di Selatan Bandung kemarin. Silakan perhatikan trend gempa yang terekam dalam situs BMG ini.
3. Klaim atas suara dentuman
Dalam perbincangan di forum mereka, juga disampaikan dalam komentar di blog saya, dikatakan bahwa suara dentuman di Jogja diakibatkan oleh alat tersebut. Hal ini tidak ada dalam list pertanyaan saya, namun perlu juga saya sampaikan di sini.
Dentuman itu sudah terdengar semenjak hari H gempa. Hal ini saya peroleh keterangannya dari orang tua saya, mertua saya, keluarga teman saya di daerah Bambang lipuro, dan beberapa teman saya yang lain.
Jadi klaim bahwa suara dentuman tersebut diakibatkan atas alat ini, saya meragukannya.
4. Pertanyaan saya berkait Agama
Sekali lagi saya sampaikan di sini, berhubung banyak term agama yang muncul mengiringi setiap perbincangan atas alat tersebut, maka pertanyaan saya atas hal ini sepertinya belum terjawab dengan jelas.
Alat anti gempa berarti menolak adanya gempa. Maka ketika semua orang sudah memiliki alat ini, dia tidak akan terkena dampak gempa. Hal ini tidak ditolak oleh si pencipta alat, dengan pernyataannya bahwa “agama mana yang melarang kita membuat alat anti gempa untuk menghindari korban yang berjatuhan”.
Menghindari korban berjatuhan dengan mengajarkan pada setiap orang tentang bagaimana mensikapi alam, lebih masuk di akal. Di Jepang, negara yang selalu ditemani gempa, setiap penduduk memiliki ransel darurat. Ransel tersebut nantinya diisi dengan kebutuhan pokok seandainya musibah gempa terjadi. Juga barak-barak pengungsian disediakan di banyak tempat. Ini adalah bentuk “bersanding” dengan alam.
Jikalau gempa dihilangkan, maka ayat Dia akan hari kiamat (gunung-gunung berjalan) sudah dinafikkan. Apakah hal ini benar? Mohon direnungkan kembali.
Demikian kira-kira yang dapat saya sarikan untuk sementara ini.
vale, demi kesehatan.
el rony, memintal alat yang lainnya.
Category: Yogyakarta, Technology, Daily Life | Comment RSS 2.0 | trackback
July 22nd, 2006 at 5:17 pm
Kalau di komik Doraemon, itu namanya senter pengecil.
Jadi gini lho… molekular tanah yang sebelomnya segede sekian nano meter, lalu disenterin dan menjadi lebih kecil seper sekian nano meter, makanya padat.
Coba aja bandingkan tepung terigu yang halus sama pakan ayam yang kasar, naaaahhh… tentu saja lebih padat yang tepung terigu kan? Something like that deh ™.
gitu lho. Pertamax gag? *lirik kika aba*
July 23rd, 2006 at 12:28 pm
Udah lah, percaya aja!!!
Bukti itu ga penting, yang penting iman!
*AgamawanModeOn*
July 24th, 2006 at 8:48 am
Point 3#
Ada blog yang menjelaskan tentang dentuman ini mas Roni. Coba ke :
http://rovicky.wordpress.com/2006/07/18/aurora-pertunjukkan-angkasa/
Selamat penasaran mas Rony…
July 24th, 2006 at 9:10 am
tenang-tenang semua, Gempa adalah urusan alam (bukan penyanyi dangdut, lho) sedangkan alat pendeteksi dini untuk gempa adalah urusan ilmuwan… Kalo orang bijak bilang, “Hidup” harus disikapi, begitu juga dengan alam… yang penting “ikhtiar” demi kebaikan untuk semua… salute
July 24th, 2006 at 11:50 am
nangkring di pohon kupi berjam-jam aja pegel.. masak bumi kudu diem jutaan tahun. pegel, kali…
=’.'=
July 24th, 2006 at 2:11 pm
“Dari pihak pencipta alat tersebut, beliau mengklaim bahwa gempa yang menurun (juga aktivitas merapi) diakibatkan oleh adanya alat ini. Maka jika di cross-check dengan pendapat ahli geologi, saya melihat hal itu belum bisa dijadikan bukti. Tanpa alat itupun, trend gempa memang menurun.”
Si pembuat Alat Anti Gempa (AAG) telah menyatakan bahwa AAG adalah tehnologi yg melompat. Artinya diuraikan sampai botakpun akan sulit selama mind set kita belum di nol-kan (sama2 tdk tahu). Krn kita selalu pakai refferensi yg sudah baku. Tulisan diatas seolah-olah berkata,” Kalau sesuai dg pendapat BMG berarti benar, kalau tidak berarti salah.” Apa BMG “absolut benar” atau kitanya yg “ga sampai”?
Produk HI tidak hanya AAG melainkan disana jg ada obat2an, pupuk, minuman suplemen dsb. Jika sempat ke :
Pusat : Jl. Jalan Karawitan no. 74A Buah-batu Bandung Telp / Fax 022-7302414
Jadwal: Selasa-Jumat 08.00-19.00 / Sabtu 09.00-14.00
Cab Bandung : Jl. Budisari Raya No.4 Setiabudhi Bandung Telp/Fax 022-2033531
Cab Jakarta : Jl. Tebet Timur Dalam II no. 2A Jakarta Selatan Telp 021-83794081 (Andi - 08128378043)
Jl. Pinang Mas I / Kav.UU-16 Pondok Indah Telp 021-75818912, 7657547 Fax 021-7657547
Cabang Surabaya : Jl. Gunung Sari Indah Blok F/no.20 Telp 031-7666386
Cabang Riau: Jl. Irian Jaya no. 4 Pekanbaru Telp 0761-34071
Cabang Bekasi: Ruko Plaza Duta Blok B 1/9 Kalimalang Bekasi Telp 021-8849984
(sebetulnya ada lg di Pulo Asem telp 0214891610, tp nama jalannya sy lupa!)
cobalah utk membeli salah satu produknya utk diujicobakan/dibandingkan. Misalnya minuman suplemen produk HI dg produk sejenis (Extra Joss, M150, Hemaviton dll).Insya Allah produk HI lebih baik, krn selain bahannya alami (bukan extrak), efek sampingnya setahu sy tidak ada dg harga yg relatif terjangkau(1 btl : Rp 2.500,-~Rp.3.500,-).
Khusus utk Brain Act setiap pembeli didata perkembangannya (ada ribuan dan tercatat rapi). 3 bulan pasca pemakaian biasanya dikalibrasi agar mendapat hasil maksimal sesuai dg kempuan masing2 otak manusia. Jd kl ingin tahu apakah BA ini benar2 efektif atau omdo, silakan saja random (cek semua juga gpp)salah satu pembelinya lalu lakukan survey sederhana.
AAG jg seperti produk HI lainnya yg memnfaatkan teknologi yg melompat. Utk sy yg kecerdasannya merangkak lebih suka menafikan teori dan mencari bukti kl tidak percaya. Krn org yg percaya enggak perlu bukti. Kalo saya tdk percaya dan sy tidak mau membuktikan berarti sy ada kekuranganya. Kekurangan physik (biaya, tenaga, pikiran dsj) atau kekurangan mental (tdk mau nerima kenyataan, pengecut dsj).
Ada 2 pembuktian, kebenaran produknya dan kebenaran tehnologi melompat. Kebenaran produk rasanya dg dibandingkan dg produk sejenis atau diuji-cobakan. Krn discuss spt sidang skripsi/thesis rasanya cuma jadi “lempar-lemparan air liur” saja. Sementara pembuktian tehnologi melompat dpt dibuktikan dg membuat produk tandingan. Jika bisa mengungguli, buang ke laut aja paradigma tehnologi melompat!
July 24th, 2006 at 2:41 pm
Mas Ahmad:
“Krn org yg percaya enggak perlu bukti”
..yeah..rite™
July 24th, 2006 at 4:53 pm
ah, kalau gitu mas ahmad percaya kalau saya punya alat yang bisa mengubah siang menjadi malam
July 24th, 2006 at 5:06 pm
mas mas… kalo minum AAG itu ada efek sampingnya gak?
wong gempa itu sudah bagian dari keseimbangan alam, berarti dengan mencegah gempa, manusia sudah mencoba untuk mengurangi satu rangkaian keseimbangan alam. apa nantinya tdk ada feedback dari hilangnya satu keseimbangan tersebut?
July 25th, 2006 at 10:44 am
@Om Pri
Kl sebelumnya sy kenal Om Pri ga pernah bohong, pernah lihat Om Pri mbelah bulan maka sy cenderung percaya Om Pri bisa ubah malam jadi siang. Kl sy ga percaya sy akan datangin Om Pri siang hari dan sy minta ke Om Pri spy siang itu jd malam. Dan kl sy ga percaya tp sy ga mau datangi Om Pri seharusnya sy tidak memuji atau melecehkan Om Pri dulu.
@Suket
Radius AAG itu kan cuma 30 km. Rasanya (CMIIW) terlalu kecil dibilang melawan keseimbangan alam. Suntik gunung utk mencegah gunung meletus, membuat/menghindari hujan, pembuatan varietas baru pd tanaman aglaonema, kawin campur jenis kuda spy mendptkan kuda yg bagus, bikin duren lokal jd serasa diren montong spt di Warso’s farm apa termasuk mengganggu keseimbangan alam?
Mau confirm, maksudnya keseimbangan alam, alam berada pd posisi seimbang tidak terlalu positif atau terlalu negatif ya?
July 25th, 2006 at 11:06 am
@ahmad. ok, jadi wajar kan kalau saya gak percaya terhadap alat anti gempa itu? saya tidak ‘melecehkan’ seperti yang anda bilang, saya cuma menagih buktinya. dan sampai berpuluh2 komen belum ada yang bersedia memberi buktinya. sebenarnya diskusi ini bisa diakhiri dengan baik kalau anda atau siapa saja mau memberi buktinya.
yang memberi bukti tidak perlu penemunya, dan tidak perlu bertemu langsung. saya percaya teori relativitas walaupun belum pernah bertemu langsung dengan einstein.
mudah-mudahan komentar berikutnya dari pak ahmad lebih positif dengan memberi pembuktiannya :).
July 25th, 2006 at 5:31 pm
#Priyadi, wah kalo musti diperlihatkan pembuktiannya berarti musti ada gempa dulu dong? “Molekul tanah” itu apa sih? Saya cuma tau unsur hara aja nih, wanita, uang dan kekuasaan.
Btw, wujud-nya “alat” anti gempa ini spt apa sih, jadi penasaran nih..
July 25th, 2006 at 9:45 pm
Kalau mas Priyadi perlu pembuktian, ada baiknya anda minta pembuat AAG,ditembakan ke tubuh anda, tentu saja kalibrasi-nya sudah disesuaikan tubuh mas Priyadi.Kalau alat itu sukses, maka mas Priyadi akan inalillahrojiun, sel2 mas Priyadi akan memadat dan mengeras, mungkin juga akan meledak atau jadi batu. Karena biaya pembuatannya mahal, mas Priyadi juga siap2 mendanai pembuatan alat itu untuk ditembakan ke tubuh sendiri.. gimana mau ?
July 26th, 2006 at 12:22 am
@ahmad : namanya tetep aja merubah keseimbangan alam om, wah kok cethek banget ya lhe menerjemahkan..
ehhehe mungkin buat om ahmad itu hanya lingkup kecil jadi om ahmad mengklaim itu tdk mengganggu keseimbangan alam. ya mungkin saat ini belum terasa efeknya, tapi percayalah sesuatu yang sudah berjalan dengan rel nya, dan katanya “hanya sedikit” dirubah ada kemungkinan hal tsb akan menyeimbangkan dengan adaptasinya sendiri mengacu pada hal yang telah diubah rangkainnya.
dan sekali lagi mohon maap kepada om ahmad.. kita disini bicara tentang pergerakan bumi, bukan buah2an yang notabene memang sudah banyak yang di kawin silang, atau suntik. kalo buah yang gagal disilang mungkin bisa dibuang atau tidak usah dipakai lagi..
lhaa kalo mencoba alat tsb ternyata gagal gimana hayoo.. masak bumi kita mau dibuang…
kan sayang thoh…
July 26th, 2006 at 12:08 pm
ini lagi ngomongin mata kuliah kimia ya ?
*ngeloyor*
July 26th, 2006 at 12:39 pm
Bukan.
Kuliah geografi lagi *nyetop Busway*
July 26th, 2006 at 2:28 pm
hoax!!!
July 26th, 2006 at 3:55 pm
@grantives
setahu saya teori agar tubuh manusia bisa meledak bisa dengan menembakkan gelombang microwave (yang biasa buat masak/ngopen) itu ke tubuh manusia.
hihihihi dan saya sekarang mencoba menditeksi derau komentar yang ditulis oleh grantives(ahmad?) jadi jika anda menembakkan alat itu ke priyadi dan katakanlah terjadi apa yang anda katakan, maka manusia yang berada dalam radius 30KM AKAN MELEDAK!!
ALAT INI SANGAT BERMANFAAT BAGI ALAM!!DMOL!
July 26th, 2006 at 4:29 pm
hehe..Ahmad ataupun grantives ini punya kepentingan apa tho? sang kreator kah dia? melihat jawabannya seolah olah dia tahu dengan pasti seluk beluk secara tehnis AAG, jadi penasaran. mencipta sesuatu itu pasti ada pengorbanan baik waktu maupun materi. Tapi bagaimana menunjukkan ke publik kalo alat itu bermanfaat jika dari yang berkepentingan seolah olah tidak ada itikad baik untuk memperkenalkannya. Justru dari orang yang tidak jelas kapasitasnya yang menjawab. Dan… seperti biasanya orang yang tidak pada kapasitasnya untuk menjawab akan memberikan penjelasan seola olah dia paling tahu dengan hal yang sedang dibicarakan tersebut.
dan terus terang saya masih tidak percaya pada alat tersebut kalo belum melihat dan mengalaminya sendiri, karena secara nalar dan logika masih sulit untuk menerima kinerja alat tersebut.
July 26th, 2006 at 6:28 pm
*pusing*
July 27th, 2006 at 11:18 am
tapi kan.. ah, sudahlah.. glek.
July 31st, 2006 at 9:10 am
Pantes aja kita nggak pernah maju, semuanya sibuk saling menjatuhkan.
Tanya kenn napa?
July 31st, 2006 at 10:53 am
mas Erwin:
Pantes saja kita gak pernah maju, semuanya hanya bisa meng-klaim dan diikuti dengan taklid buta.
Tanya kenn napa?
August 3rd, 2006 at 4:58 pm
@Ahmad
Kalau produk-produk HI memang bagus dan tidak kacangan, kenapa barang-barang HI yang Anda promosikan itu dijual secara obral-obralan. Contoh BA-nya HI dijual secara korting Rp200.000, belum lagi semua produk HI itu belum ada sertifikasi untuk keamanan konsumen. Gile bener! kalo badan orang rongsok gara-gara tuh alat emang HI sanggup tanggung jawab! Lha permen jahe yang dijual di kereta api aja ada SII-nya hehehehe
@Grantives
Pakai akal sehat sekali-sekali dong, kalau alat itu bisa untuk membunuh, bawa saja ke libanon titip sama Hizbullah buat halau israel, itu jauh lebih berguna dan akan jadi publikasi yang bagus buat HI. Caranya gimana? guru situ kan sakti bisa ilmu ajaib cari cara dong masa orang yang kemampuan teknologinya melampaui akal sehat manusia biasa tidak sanggup memecahkan persoalam delivery, kalah dong sama Mas Bayu Gawtama bisa ke GAZA minggu ini
August 8th, 2006 at 11:59 am
Bang Selamet, alat BA dari HI itu sudah ada sejak thn 2001, kalau kamu ngomong ttg badan jadi rongsok atau otaknya rusak krn pake alat BA itu, maka sudah dari dulu2 donk banyak yg sakit krn itu dan pasti ada tuntutan minta ganti rugi ke pihak HI. Toh sampai skg itu alat masih aman2 aja, bahkan byk kok pasien2nya kang Dicky yg beli alat itu dan mengakui telah mencapai banyak perbaikan/kemajuan…
Masalah izin atau sertifikasi memang jadi salah satu kendala di HI, krn utk mengurus itu semua perlu tenaga, waktu dan biaya. Tapi tenang aja, hal itu someday akan diurus… Yg jelas kalo masalah jadi sakit gara2 pake alat BA siih alhamdulillah tidak ada… Asalkan dia memakai alat tsb sesuai prosedur pemakaian… Jadi kamu jgn asal2an nuduh, kecuali kalo ada maksud2 lain yaa..
August 8th, 2006 at 12:31 pm
buat bung prasst:
di postingan sebelum ini, jogja bangkit - alat anti gempa, mas prasst menyebut soal gossip.
Jikalau orang menuntut bukti dikatakan bergosip, terus maunya bagaimana? Buktikan sajalah kalau memang alat anti gempa itu ada, benar kinerjanya, dan sesuai dengan aturan ilmu alam maupun ilmu agama.
Bisa dituliskan tidak? Kalau tidak bisa dituliskan, ya sudah, alat itu tidak ada. Selesai. Dan kalau alat itu tidak ada, ya jangan mengada-ada juga
August 9th, 2006 at 1:38 pm
Bung Prasst, ada dua kemungkinan dari alat BA itu kenaoa sampai tidak ada tuntutan, pertama alat itu memang bagus kedua alat itu tidak ada fungsinya. Saya baca di situs HI sendiri ada keluhan tentang bertumpuknya BA di gudang akibat Miss-Marketing Management sebuah hal yang sangat lucu bagi seseorang yang mengaku memiliki kecerdasan melompat melampaui akal sehat. Selanjutnya kalau Anda bilang BA itu efektif tetap harus ada prosedur penelitian lengkap dengan kontrolnya, kalau soal testimoni doang wah ini sih gaya Top-1 dong! Sudah ada belum? kalau belum jangan berani-beraninya deh bilang alat itu efektif.
Kedua soal izin, repot ngga repot mengurus izin sangat mudah dan fardhu ain hukumnya, bukan alasan masak bisa buka praktek paranormal di daerah jakarta selatan ngga sanggup urus izin sih? Bagi perlindungan konsumen, izin dan sertifikasi ini sangat penting bahkan jika memang alat ini betul-betul terbukti tetap harus ada SNI-nya.
Terakhir dalam kitab hadits shahih 7 Imam utama ada tahun-tahun menjelang kiamat yang diistilahkan dengan “tahun-tahun gempa bumi dan kematian massal” saya rasa sangat sombong sekali HI berani mengubah fitrah yang sudah digariskan Allah.
August 9th, 2006 at 4:04 pm
Kutipan hadits tentang gempa bumi:
As Sa’ah (Hari Akhir) tidak akan terjadi hingga … gempa bumi akan sangat sering terjadi (HR Bukhari)
Ada dua hadits besar sebelum hari hisab … dan kemudian tahun-tahun penuh gempa bumi (Diriwayatkan oleh Ummu Salamah RA.)
Dah itu saja dulu biar gak jadi diskursus tafsir hadits
Ditunggu pembuktian alat antigempanya!
August 10th, 2006 at 1:27 pm
Ya sudah! Cari baiknya saja. Sayang khan blog bagusnya Mas Rony kl cuma diisi saling cela, saling cibir, saling hina. Apalagi Mas Rony masukin ke kategori Technology. Saya rasa kita semua seagama (Islam) dan sama2 mengakui Allah Tuhannya, Nabi Muhammad rasulnya, Al Quran kitabnya jd kurang patut utk saling menjatuhkan. Eramuslim menjelaskan kafir zimmipun haram kita ganggu, apalagi saudara sendiri. Mari kita sudahi dg saling memafkan atas apa yg telah kita perbuat thd saudara muslim.
Tidak ada yg bisa kita ambil dari kemenangan debat ini, dan tdk ada kerugian dr pihak yg kalah, kecuali EGO. Puas atau Ga Puas.
Astaghfirullah! Mari beristighfar atas dosa yg kita lakukan. (kl di novel Ayat2 Cinta dianjurkan bersalawat kpd Nabi Muhammad SAW)
Yang berpendapat AAG cuma hoax atau omong kosong silakan dipegang pendapatnya tanpa perlu menghujat. Yg berpendapat AAG benar2 useful, silakan dipegang pendapatnya dan jgn jadi org yg lebih tahu dr penemunya.
Dengan ijin Allah, semoga waktu segera bisa membuktikan benar salahnya alat tsb. Amin.
August 10th, 2006 at 2:26 pm
kwitang boy/ selamet syahril muncul lagi heheheh..emang dasarnya cuma bisa menghina yaa silahkan saja ..kemampuannya memang hanya sebatas itu
BERPIKIR JAUH LEBIH SULIT BUNG MAKANYA HANYA SEDIKIT YANG MAU BERPIKIR DAN BERBUAT
ke Jalur Gaza ngapain?? emang udah ahli pake senjata anti pesawat atau nembak senjata antitank atau minimal mahir pake senapan serbu ???paling cuma jd santapan empuk Mossad sama Shabak
jihad sgt memerlukan kemampuan yg memadai ga sembarangan asal berangkat
August 10th, 2006 at 4:05 pm
buat semua:
Saya pikir sebaiknya kita tidak kemana-mana, pertanyaannya sudah jelas, soal alat anti gempa. Dan jawaban yang ada justru tidak produktif. Jadi, jika Anda bisa menjelaskan alat ini, silakan. Namun jika tidak bisa menjelaskan, ya sudah bareng saya nunggu jawaban saja, atau silakan lakukan pekerjaan lain yang lebih produktif.
August 11th, 2006 at 10:50 am
@Ronny
Terima kasih sudah mengingatkan, maaf kalau sudah agak kesana kemari, hanya sekadar menggambarkan bahwa “beginilah” pola sebagian anak-anak HI, taklid abis dan menerima tanpa reserve semua yang diomongkan gurunya.
Penemuan alat aneh semacam “alat anti gempa” bukan yang pertama dan jelas bukan yang terakhir. Ke depan saya sih yakin akan ada alat ajaib tanpa pembuktian ilmiah lainnya dari HI.
Seperti yang Mas dan teman-teman lain lihat argumen mereka lebih ke arah pembelaan membuta dan jauh dari argumentatif dan bagi yang pernah debat sama mereka ini bukan hal baru.
Saya sih prihatin sama teknologi-teknologi gak jelas yang dipasrkan HI (bukan cuma Alat anti gempa) tega-teganya dipasarkan, ngga ada SNI ngga ada customer satisfaction warranty, walah mana pertanggung jawaban moralnya
Belum lagi bullies-nya bahwa BI juga membantu mendanai alat anti gempa ini, mari berpikir dengan nalar, mungkin ngga? wewenang apa BI mendanai? apa ini bukan public lies? kalau iya, pasti ada MOU-nya, tolong dong dari HI ada yang kasih link ke scanan-nya. Jangan-jangan ini cuma sumbangan dari beberapa pribadi di BI yang sering datang ke praktek paranormal HI
Terlalu panjang list alat-alat aneh + radicolus claim mereka, saya rasa Mas bisa baca sendiri di situsnya.
Well karena Mas minta khusus supaya ini khusus untuk alat anti gempa, saya akan turuti deh.
Dan sebagai info ada alat peredam gempa beneran yang sudah laku lho dan dipake oleh jasa marga ini linknya:
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0605/09/cakrawala/utama02.htm
Berbeda dengan alat HI yang katanya dikelola dengan kecerdasan melompat melampaui akal sehat. Alat ini bisa Mas lihat langsung dan sudah di uji.
Bagi anak HI yang akan ngomong kenapa giliran alat barat dipercaya, tapi pas muslim/orang indonesia bikin gak dipercaya, saya akan jawab:
Klaim yang membawa-bawa Islam/Indonesia dalam hal ini justru memalukan. Banyak penemuan muslim dan orang Indonesia diakui selama teruji, seperti perhitungan persamaan ahli minyak dari ITB itu, Scan 3D-nya Pak Warsito, Formulasi Chitosan dll.
Klaim aneh dan melnggar akal sehat justru menghina ummat dan bangsa yang kesusahan ini, pils malulah!
Teman Anda dari HI justru dengan bangganya menjual sampah ilmiah dr Amerika yaitu CD pembangkit kemampuan paranormal yang jelas-jelas merupakan hoax itu. Ya ampun………
August 17th, 2006 at 11:04 pm
Hehehe.. mas syahril.. kalo gitu saya mau bikin alat anti hujan kira2 bulan agustusan … dan membuat alat lain yaitu pendatang hujan di bulan januari.
Ahahaha… bentar-bentar.. saya tertawa dulu.
February 28th, 2007 at 6:15 pm
Orang disini senengnya “Protes”
Gak ngerti >>> “Protes”
Gak liat >>> “Protes” juga
Gak menyelidiki >>> “Protes” lagi
Kalo banyak Orang yg sehat karena terapi di Hikmatul-Iman kita mau bilang apa? “hoax” kah
Kalo banyak orang lain merasakan manfaatnya karena jadi anggota HI, kita mau bilang apa? “Taklid” kah
Asal tau aja terapi yg di lakukan di HI di Jakarta dan Bandung oleh ketua utamanya itu “tidak memungut bayaran” bahkan “orang tidak mampu di sering Dikasih Obat Gratis”, kita mau bilang apa lagi? “politik” kah
Bangsa kita ini sepertinya sudah menjadi bangsa destruktif, yang “selalu sibuk menguruskan kesusesan orang lain” beginilah hasilnya kalo Ego Tinggi, IQ lemah.
Berhenti berkomentar!!!!
Mulailah tanyakan pada diri anda sendiri.
Apa yg sudah anda berikan pada umat islam?
Bermanfaat kah pemberian anda itu?
Kalo masih komentar juga, saya rasa sudah keterlauan kalau anda masih berpikir anda adalah manusia….
March 1st, 2007 at 10:08 am
@mas Helmi:
wah… saya gak boleh berpikir bahwa saya manusia ya.. hohoho
sekarang begini saja mas, anda bilang orang yang protes ini :
1. tidak mengerti,
2. tidak melihat,
3. tidak menyelidiki
Anda sendiri sudah menyelediki? sudah mengerti? sudah melihat?
Saya, terutama, berpijak pada pengetahuan saya tentang fisika dan mencari informasi terkait bidang tersebut untuk menyelidiki isu alat anti gempa ini. Saya yakin, teman yang lain juga melakukan itu. Bahwa saya, atau kami, tidak mengerti tentang alat ini, makanya kami bertanya seperti apa alat itu?
Kenapa pihak HI tidak menunjukkannya? terbuka saja lah kalau memang bermanfaat. Apalagi kalau dibilang tidak mencari untung, kalau orang Indonesia tahu kan berarti mencerdaskan. Bukankah itu bagus?
Tetapi kalau koar-koar dengan dasar tidak jelas, asal klaim (padahal klaim tidak terbukti) lantas marah-marah karena diprotes, itu tak lebih dari pembodohan. Sayangnya gaya pembodohan seperti ini termasuk gaya yang bodoh juga. Jadi orang bodoh yang setengah mati berusaha membodohi orang lain. Makin lama akan semakin terlihat korengnya.
Mengenai “jasa” HI yang lain, mohon maaf saya tidak tertarik membahas di sini, lebih karena saya hanya fokus pada alat yang aneh dan ajaib serta ngawur ini.
*maaf, lama-lama saya tidak bisa bersopan-santun lagi dengan model diskusi yang hantamkromo seperti ini*
March 6th, 2007 at 9:49 pm
Ya sudah lah, terserah anda..
waassalamu alaikum
dan salam kenal
March 6th, 2007 at 10:40 pm
Oh iya maaf saya reply kedua kali nya karena ada yg menganjal dikit masalah koar2an dan sopan2an ala anda..
Ketidak senangan saya karena saya lihat anda cuma kaum pencibir…
Yg sukanya ketawa ketiwi dan melecehkan..
Jika anda ingin tahu tentang daleman prosesor Intel, apakah si pembuat posesor atau asistennya, atau karyawannya harus datang menjelaskan kepada anda? (ini sebagai perumpamaan aja)
Kalo anda pembuat tahu atau tempe, trus saya minta anda menjelaskan kinerja atau cara pembuatannya plus efek2 nya kepada saya, apa anda suruh asiten anda menjelaskan tentang tempe produksi anda??
taro lah, anda suruh, dan, saya memita kedua kalinya karena kurang jelas. Apakah akan di jelaskan lebih detail lagi, sampai2 skema pabrik tempe dan alat produksi tempe otomatis anda pun anda bawa, untuk di tunjukan kepada saya.
Satu lagi contoh gini, kalo saya menertawai pabrik tempe anda, dan saya minta penjelasan, apa anda atau asisten bakal datang dengan bersujud pada saya untuk menjelaskan segala hal tentang pabrik tempe anda?
(sekedar analogi kalo anda mengerti, bukannya nanti malah mencibir urusan ilmu pertempean.)
Jadi pengen ketawa?( maaf saya tidak bilang minta maaf)
Kalau masalah berkoar2, alat itu tidak di koar koarkan kok sebelumnya. Cuma alat ini tenar karena anda sibuk jadi kaum pencibir aja.
Itukan awalnya urusan internal antara laporan dari anggota ke ketua.
Padahal kalo tidak tenar pun alat itu tidak apa2, tidak ada untung ruginya bagi sang pembikin.
Kalo untuk urusan sopan santun, terserah anda juga, anda yg pertama tidak bersopan santun koq orang lain di paksa sopan…
Boleh saya ketawa?
March 6th, 2007 at 10:47 pm
lanjutan
orang lain di paksa sopan…
Boleh saya ketawa?
March 6th, 2007 at 10:49 pm
mas roni koq ini gak bisa di lanjut?
ini lanjutannya
orang lain di paksa sopan…
Boleh saya ketawa?
March 6th, 2007 at 10:50 pm
lanjutan
(maaf setelah saya bilang ketawa ini saya gak bilang maaf lagi) bosen sih liat orang nyuruh orang sopan tapi sendirinya gak di koreksi.
Ntar aja kita coba alat ini kalo ada gempa lagi okeeeeeee…
Dalam diskusi, kepala harus dingin, dan tidak boleh berat sebelah. kalau mau sopan, dari awal harus belajar sopan.
Katanya diskusi, katanya harus sopan. koq diskusinya di awali dengan ejekan di iringi dengan cibiran.
Sangat bodoh anda, saya pikir kalo anda ketawa lalu anda minta maaf, apakah permintaan maaf untuk ketawa itu hal yg tulus.
*maaf, lama-lama saya tidak bisa bersopan-santun lagi dengan model diskusi yang hantamkromo seperti ini*
Ini lagi, bukannya dari awal anda memang sudah tidak besopan santun terhadap perguruan HI itu, kok pake kata lama-lama sih.
Saya rasa halal untuk sombong pada orang yg sombong.
Apa lagi kalau cuma jadi kaum pencibir. rilex aja.
Iseng aja nangepin nih.
Sebetulnya andai saja minta konfirmasi tidak usah sambil tertawa, atau melecehkan. Mungkin dari awal bakal bejalan baik diskusinya.
Salam kenal lagi..
March 7th, 2007 at 9:54 am
@mas helmi:
wah.. anda semangat sekali sepertinya
baiklah, jadi saya tertawa itu salah, sehingga pakar dari HI tidak mau menerangkan. ya mau bagaimana lagi, pada kenyataannya saya tertawa ketika mendengar itu.
kalau saya disuruh berbohong bahwa saya tidak tertawa, sebagaimana berbohong bahwa alat ini ada, itu dosa dong.
jadi, mana buktinya? klaimnya gak terbukti mas! klaim itu sepihak dari HI saja, gak bener semua, sekali lagi SEMUA!
alasan untuk mengatakan bahwa orang gak akan paham, SEBELUM ada upaya menjelaskan sama sekali, adalah jenis pembodohan yang paling bodoh!
March 7th, 2007 at 8:36 pm
“kalau saya disuruh berbohong bahwa saya tidak tertawa,”
.
Koq gak comment masalah sopan santun sih, gaya anda sih??
.
Koq gak comment tentang anda bilang koar2an sih?
:))
.
Jadi menurut anda siapa yg gak sopan, dan siapa yg berkoar2?
.
:D:D
.
“alasan untuk mengatakan bahwa orang gak akan paham, SEBELUM ada upaya menjelaskan sama sekali, adalah jenis pembodohan yang paling bodoh!”
Bukannya anda menertawakan penjelasan yg udah di berikan pertama? lalu anda cari alasan di jalan lain?
Berarti anda orang paling pinter dong?
keren abizz… anda emang cool.. LOL
Sip2 mau di puter kemana lagi arah diskusinya. mas..
March 8th, 2007 at 10:21 am
@mas helmi:
tidak ada yang memutar kan mas? ini hanya orang diminta membuktikan, dan tidak melakukannya, malah sibuk “shooting the messenger”.
sungguh khas kok mas gaya kayak gini.
daripada pusing membuktikan (mungkin karena memang gak bisa dibuktikan?) maka langkah paling mudah adalah “hantam saja orang yang meminta pembuktian”.
jadi, mau muter kemana mas? masih mau nembakin yang minta pembuktian?
March 9th, 2007 at 12:08 am
Hahahahahahaha..
.
Kalo mas emang ngebet, pengen bukti, datang aja ke alamat nya.. kan sudah tertera Alamat jelas di websitenya, apa lagi kalo mas tahu apa itu fasilitas search, ada no HP ada No Tlp juga, .tinggal cari kalo mau, datang aja ke alamat tempat pengobatan gratisnya…
.
kamu yg butuh koq harus orang yg repot…
.
Emang cah edan iki…. mau minta kok suruh orang kasih..
.
Jadi gak akan di bahas ttg ini?
.
*maaf, lama-lama saya tidak bisa bersopan-santun lagi dengan model diskusi yang hantamkromo seperti ini*(sopan ala Pak Roni:P)
Apa maksud anda harus melecehkan secara sopan-santun ya?
.
Awalnya mas roni mau melecehkan, lama lama bilangnya mau diskusi. Situ duluan yg gak sopan, Setelah orang lain mulai gak sopan eh situ minta agar orang harus sopan, jadi bertele-tele toh anda.
.
Inget di atas untuk pembuktian, datang aja ke alamatnya…. Kalo hanya sekedar ingin melecehkan bilang dong, jangan bilang2 pelecehan itu diskusi. Islam macam opo kowe…
.
Inget juga yg koar2 ttg alat Ini adalah anda, yg tidak punya alamat jelas… bukan website HI yg ada alamatnya.
.
Tolong ya jangan suka melecehkan orang lain, perasaan di islam gak ada tuh, kewajiban melecehkan orang…
.
Emang umat perusak… pelecehan kok bilang diskusi. Minta pembuktian tapi kok meledek.. Tinggal datengin orang yg bikinnya kan beres…
.
Perasaan Rasul juga menghargai kaum lain yg menghargai kaumnya.
.
Jadi inget cerita Abu Jahal ane….
hahahahaha
.
Saya tertawa karena ente tidak melarang orang menertawai orang lainkan, saya sekedar mengikuti gaya ente.
.
Tolong dong pak. Jangan di puter2 kata2 sendiri. gak mau ente menjilat ludah sendiri??
.
Kalo ente ngebet untuk minta pembuktian, saya sudah kasih ente “clue”.
HAHAHAHAHA…. Maaf saya bilang clue(artinya petunjuk-red) karena saya yakin masRon gak paham omongan saya…hahahaha..
.
Maaf kalo saya keterlaluan, karena saya liat anda juga keterlaluan “Jahil” nya.=))=))
.
Sudahlah mas, gak usah di lanjutkan, orang seperti anda senengnya menggunjing. (QS. Al-Hujurat: 12).
.
Saya lebih seneng kalo anda gentle, datang ke alamat HI dan minta konfirmasi(itu pun kalo anda ngebet).
Dari pada menulis web yg tidak ada manfaatnya ini.
.
(QS. Al-Hujurat: 12)
March 9th, 2007 at 12:19 am
QS. Al-Hujurat:12
March 9th, 2007 at 12:20 am
March 9th, 2007 at 12:22 am
read that if you thik you’re still a good moslem. Dan coba pikirkan dengan cara ini apakah mas termasuk orang yg disukai Allah?
.
Kalaupun mas dengki terhadap HI, tinggal datang aja ucapkan kedengkian mas(ataupun rasa penasaran mas) langsung pada ketua utamanya.
.
Memang biasanya orang menutupi kelemahan diri dengan mencari kelemahan orang lain.. hal wajar buat orang awam seperti anda..
.
btw: maaf bukan “shooting messenger”, itu dikarnakan web anda yg jelek, tidak bisa mengirim posting sekaligus, selaluuuuu aja finah sebelom konfirmasi dulu.payah…
hahahahaha
March 9th, 2007 at 12:23 am
btw: maaf bukan “shooting messenger”, itu dikarnakan web anda yg jelek, tidak bisa mengirim posting sekaligus, selaluuuuu aja finah sebelom konfirmasi dulu.payah…
hahahahaha
March 9th, 2007 at 1:28 am
(QS. Al-Hujurat: 12)
March 9th, 2007 at 3:54 am
“shooting messenger”
.
Masron cobalah berkaca pada diri sendiri dulu… Belom apa2 ente sudah langsung meng judge saya tukang “shooting messenger”
Kalo ente orangnya tukang konfirmasi yg baik , gak akan langsung main fitnah gitu. Wong saya posting gak bisa nyampe semua, saya ulang sisanya gak terkirim juga…
SIAPA YG PARAH COBA??? anda bilang “sungguh khas kok mas gaya kayak gini”
Hahhaahahaha,
emang ente taunya cuma bunyi kentut aja? apa yg lainnya gak bisa di pikirkan sendiri ama ente?
.
Eh iya, jangan lupa inget apa yg saya bilang “clue”…
.
Jijik saya liat penggunjing yg sok islami kayak ente..
.
perhatikan dong perbedaan antara “Konfirmasi” dan “Menyudutkan/mentertawakan”….
.
Kalo ente pengen konfirmasi inget “clue” saya(clue datengen alamatnya, setidaknya telepon), bukannya nunggu orang lain ikut baca lelucon ente dan sama sama ketawa bareng ente. Kayak yg yakin bener ente udah punya tiket kesurga.
.
Jangan ente yg butuh, orang yg dateng dong..
.
saya ulangi sekali lagi “INGET C L U E”
.
di (QS. Al-Hujurat: 12)
March 9th, 2007 at 3:56 am
lanjut
di (QS. Al-Hujurat: 12)
March 9th, 2007 at 3:58 am
di (QS. Al-Hujurat: 12)
March 9th, 2007 at 4:01 am
lanjut
Saya sekarang ngomong di ulang2 agar ente ngerti.
.
Di (QS. Al-Hujurat: 12)
March 9th, 2007 at 4:03 am
lanjut
Saya sekarang ngomong di ulang2 agar ente ngerti.
.
di ayat Al-Qur’an di atas ente mirip SUMANTO sebelom sembuh, bedanya ente lebih parah… Soalnya sumanto gak makan bangkai saudaranya
eheheheehhh.
.
Inget kalo ente yg ngebet ente yg dateng kesono, minim2 telpon, perasaan saya kalo minta baik2 cara kerja alatnya dikasih tau koq. Mereka gak kayak ente, yg gak tau alamat ama asal muasalnya.
.
ngerepotin orang aja…
March 9th, 2007 at 4:49 pm
Haiyya
Ini olang-olang belantem aja
Olang indon payah semua lo..
Macam mana mau maju..
Haiyya
Ua pusing loo..
May 16th, 2007 at 12:45 pm
Sebaiknya ga usah byk bergunjinglah, lebih baik action, berbuatlah !! Orang kok bisanya cuma bergunjing sih ??
Kalo ragu, bingung, yaa wajarlah menurut saya, anda2 blm kenal ama orgnya, tapi jgn dulu menjudge jugalah !! Datengin aja org yg bikin itu, mintain bukti klaimnya ama dia !! Terbukti gak ??
Setelah itu baru pikirin, dan kasih komentar, tapi dilakukan itu setelah pembuktian ama si pembuat alat itu. Jgn doyannya cuma berdebat kusir aja di blog supaya terkesan seru dan trafik blognya jadi rame.. ;))
Beres khan, gak perlu tuh pake ribut2 dan ngabisin waktu.. Gak ada gunanya, pantesan bangsa kita susah maju !!
June 30th, 2007 at 9:28 pm
@ anda-anda yang cuma bisa ngomong ngalor ngidul tanpa menjawab esensi permasalahan.
Hoax! Nggak bisa/mau menjelaskan ya sudah. Nggak usah ngomong macam-macam. Karena ngak ada penjelasan maka saya juga sepakat dengan yang lain-lain bahwa ini cuma HOAX.
“Pingin bukti? Datangin aja penemunya. Kan alamatnya ada.”
Ini homok yang pingin kopdar ato apa, sih? Saya dan yang lainnya bukan mau minta dipasangin susuk, makanya saya nggak merasa perlu datang ke sana. Eh, kalo nggak salah juga ada pemasangan susuk yang bisa di download, ya? HI terima pasang-pasangan susuk mode download gitu, nggak?. Yang ditanyain juga cuma masalah mekanisme kerja dan pembuktian ilmiah. Yang simple-simple aja dulu, kalo kita masih belum jelas, nanti tanya lagi. Gampang, kan? Kok malah argumen “Ah kaliyan semua bakalan nggak ngerti jugak kalo dijelasin. Nggak lepel.” Cobalah mencoba menjawab dengan cara yang baik.
Model alatnya aja gak tau kayak apa. Ingat *tanpa skrinsup adalah bambang™*
Masalah penamaan ‘Alat Anti Gempa’ masih bisa diargumenkan sebagai ‘branding’ dan bisa dijawab dengan “Apalah arti sebuah nama. Mekanisme alat ini sebetulnya bukan anti gempa tetapi …. (silakan isi sendiri dengan penjelasan anda yang mudah-mudahan bisa diterima)”. Gampang, kan? Jika anda merasa hal ini merupakan rahasia dagang, ya batasi aja jawabannya sampai ke hal-hal yang anda rasa tidak merugikan/membocorkan rahasia produk obralan anda itu.
Saya menulis komentar ini juga sedang ‘berbuat’. Mencegah pembodohan-pembodohan yang dilakukan oleh orang-orang seperti anda.
Anda yang mengklaim anda yang harus membuktikan.
Huih, panjang juga komentarnya, bo.
August 7th, 2007 at 8:46 pm
Saya percaya teknologi HI bagus, tapi masalah pengelolaahnya, maaf ……..ancur
Sudah berapa orang yang salah investasi sama perusaan HI, bangkrut……
HI mempunya sistem kerajaan, maka sang raja yang berkuasa.
BA sangat bagus alatnya, banyak yang pake dan banyak yang komplain tentang alat tersebut tentang perkembangan pengguna, hanya di jawab “terapi aja”
produk tanpa izin jadi silahkan untuk menduplikatnya secara bebas karena ngga ada paten nya (yang mau aja).
buat mas helmy s, berapa lama anda udah dekat dengan sang penemu (kalo boleh kasih tau) coba anda tanyakan kemana teman-teman dekatnya yang dulu teman seperjuangannya. mereka itu loyalitasnya sangat tinggi loooooooo
masalah alat saya percaya dan itu bisa di buktikan,
gempa itu pasti ada ……. cuma bagaiman kita mengantisipasinya……. mungkin ini salah satu cara rekan kita mengurangi bencana alam yang juga berasal dari kita sendiri………
karena emosi dan perbuatan-perbuatan dosa lainnya juga akan mempengaruhi alam
coba anda pahami maksud dari karangan masaru emoto dalam bukunya tersebut.
munkin contoh alat AAG bisa di publikasikan supaya orang percaya (minimal potonya doang) di websitenya……
itu juga kalo di urus webnya…..
kegiatan yang usang masa di pampang…….
ngga prof…. banget
produk ngga ada di pajangin,,,,,,,
saya salut atas pembuatan AAG……
tapi sebelum yang berhubungan dengan yang lain tolong benahi yang sepele-sepele gitu…….
makasih…… wassalam
August 30th, 2007 at 5:17 pm
Mas Helmi, bilang sama Gurumu Om Dicky ada salam dari
gurunya Kong Jibril
Siapa Kong Jibril ini? hehehe, kalo saya bongkar pasti kebakaran jenggot…
October 4th, 2007 at 2:25 am
heheh…. browsing2 taunya nyasar ke sini nih….
hmm….. khas tipikal masyarakat indonesia bgt ya, debat kusir.
ikut sumbang komentar ya mas, dulu bgt taun ‘98 saya pernah ikut HI di UNISBA cuma 1-2 taun lah.
okay,sekarang mengenai alat anti gempa! “weh si Akang bikin alat aneh lagi nih!” itu yg pertama terfikir dibenak saya sebagai orang yang sudah lama tdk mendengar kabar tentang HI. ya wajar deh kalo banyak yg tidak percaya juga. mungkin apabila anggota HI banyak yang mpunyai sikap kritis sperti mas Rony, perkembangan pemanfaatan teknologi HI untuk masyarakat sudah sangat lebih memasyarakat
dan tentunya pertanyaan mengenai AAG sudah terjelaskan hlo.
dulu waktu sy msh latihan ada ko yang kritis, malah bikin penelitian mengenai TD HI untuk Disertasi dia di ITB kalo gak salah ya (mohon koreksinya + lengkapin datanya ya), alat ukurnya yg dia bawa salah satunya avo meter. rajin bgt nungguin kita latihan, buat ngambil data. well sesuat yang mungkin tidak terfikirkan untuk dijadikan topik penelitian di bidang sains untuk anak HI sekalipun
keren tuh
October 4th, 2007 at 2:56 am
mengenai alat2 aneh dulu juga sudah banyaaak, seperti
yang sederhana saja (sy yakin jauh tidak se aneh AAG lah ) dulu ada alat yang untuk menyetrum Akang2 Dasar5 saat ujian atau pengukuhan gitu(sekali lagi mohon koreksinya) cuma pake batu batre biasa tapi voltasenya bisa berlipat2 menjadi ribuan volt hiiiii gimana rasanya ya? akang pelatih saya dulu telapak tanganya sempet jadi agak item karena di strum pas voltasenya sdg tinngi2nya.sekarang masih gak ya? intinya alat yg ini terbukti bekerja lah.
ooh ya, ada juga nih yang konon alat ini pernah didemonstrasikan didepan Prof ITB, Generator Aneh lah(setidaknya untuk saya n saya sengaja tdk menyebutkan generator apakah itu biar tidak langsung dibilang HOAX) yg mungkin banyak yg menganggap tidak mungkin karena melanggar hukum fisika.
buat akang2 tolong dong infonya nama Prof ITB itu, kan mas Rony bisa Cek n ricek ke Beliau. btw generator “aneh” itu dgn alasan tertentu di bongkar lagi sama yang buat a.k.a Kang Dicky.
walau tidak menjawab tentang cara kerja AAG, setidaknya bisa menjadi referensi bahwa Kang Dicky punya track record bisa membuat alat2 yg aneh dan terbukti berfungsi.
terakhir saya memohon maaf telah lancang untuk menanggapi masalah ini padahal saya hanya pernah sebentar saja mengenal Hikmatul Iman itu pun duluuuu. apabila ada yg dirasa kurang berkenan harap di koreksi.
satu lagi, walau hanya sekejap kesan saya terhadap Kang Dicky cukup positif. dari pengamatan saya beliau (menurut saya) orangnya apa adanya, ngocol n jujur.
October 4th, 2007 at 3:04 am
eh……untuk disertasa atau thesis ya??? ah silahkan di koreksi ajalah saya kan ndeso
December 13th, 2007 at 4:22 pm
sABAR SODARA2. wajar kalo alat ini byk perdebatan, namanya saja buatan manusia pasti ada kurangnya lah (kesempurnaan hanya milik Allah), kita harus bisa menurunkan ego dan memaklumi orang lain. menurut saya alat ini tidak melanggar sunatullah seperti yg mas roni bilang. kang dicky pernah ngomong bahwa dia hanya sebatas berusaha TAPI….. (ada tapinya nich, mohon dicatet) hasil akhir tetep ditangan Allah, apa salahnya manusia berikhtiar membuat alat anti gempa, tapi kalo gagal ya ga papa khan. klo sukses alhamdullilah banyak orang yg selamat gitu khan. daripada cuma pasrah aja. BETUL GAK. daripada pas gunung “X” mo meletus ada paranormal yg mencoba menghentikannya dengan ritual bakar kemenyan. NHA… masih keren pake alat anti gempa tul ga. dan bandingkan lebih rasional yg mana
December 13th, 2007 at 4:25 pm
masalah orang HI mengklaim alat2 buatan mereka bagus itu kan terserah mereka. lha wong produsen motor A bilang motornya paling bagus n irit, Prosuden motor B juga, produsen motor C juga bilang gitu. namanya juga orang dagang terserah konsumen milih yg mana, asal jgn main fitnah dan saling menjelekkan,OK
December 13th, 2007 at 4:27 pm
Buat pak syahril, jgn kaku gitu dong. daripada ngomong gitu lebih baik bantu HI ngurus SNI nya gitu kan lebih baik. GAJAH DI PELUPUK MATA TAK TAMPAK TAPI KUMAN DISEBERANG LAUTAN TAMPAK. jangan gitu yach.
December 14th, 2007 at 6:15 am
Saudara2 tolong baca buku teknik sipil dulu ya sebelum berkomentar, khususnya tentang rekayasa gempa…dimana perencanaan gedung anti gempa…buku tentang ilmu tanah jg,faktor tanah, baik kuat dukung,gaya gesek,dll…kalo anda sekalian bukan ahli tentang itu ya g usah berkomentar…perdalam dulu ilmu saudara sekalian…toh umat islam mengalami kemunduran dalam bidang teknologi…kalo anda2 pikir yang nemu lampu sapa??handphone??Kulkas??pesawat??Mobil??Mesin diesel,roket,dll…toh semuanya merusak keseimbangan alam…handphone ngrusak otak…mesin buat polusi…yang untung sapa…BARAT…umat islam mah cuma maunya dan senangnya diadu domba… pa lagi bangsa indonesia….hobinya…dah lupa ya ma devide et impera…ato ga pernah sekolah dulunya…
December 14th, 2007 at 6:32 am
Lah wong ada orang yang berusaha bantu bangsa ini kok malah di caci…aneh…kapan majunya??umat islam tuh kapan majunya??bangsa indonesia kapan majunya??kalo semua cuma bisa jelek2in orang lain…kaya dirinya baik aja…belajar dulu baru komentar…kalo gempa tuh bisa diantisipasi kalau kondisi tanah nya stabil…BMG sendiri bilang gitu…nunggu stabil dulu..nah alat anti gempa itu membuat stabilan molekul tanah…dengan mekanisme alat tersebut…jika molekul tanah bisa padat..otomatis rediko terjadinya gempa akan berkurang…seperti pada perencanaan gedung anti gempa…strukturnya bisa dibuat kaku atau di buat dengan kekakuan tertentu…sesuai perencaan…jika gedung memiliki kekakuan yang baik maka bisa meredam gempa..dengan batas besar gaya gempa yang bisa ditahan atau diredam..belajar dulu deh baru komentar…nah mungkin sang pencipta AAG tu..mengetahui sesuatu yang belum diketahui oleh ilmuwan sekarang…seperti thomas alfa edisson yang nemu lampu…toh orang dulu pikirannya ga da yang nyampe situ…Einstein…mikirnya macem2 ga nalar saat itu…dan semua penemu lainnya yang mampu mengubah dunia…buat refrensi baca buku karangan M.ATIQUL HAQUE judulnya 100 PAHLAWAN MUSLIM YANG MENGUBAH DUNIA…ga malu ya sam leluhur…giman dulu umat muslim menjadi pusat ilmu pengetahuan dunia…karena barat iri kita ya dihancurkan kayak sekarang…
December 14th, 2007 at 6:39 am
oh ya kalo anda ahli tanah yang mo meneliti pengaruh tanah terhadap gelombang suara saya kasih ide…media suara yang paling baik adalah benda padat. kedua cair, n ketiga udara…nah tanah tu kan salah satu material padat…coba deh dipikirkan…trus diteliti…alat anti gempa tuh kan ngurusin tanah..karena gempa berasal dari bawah tanah..nah ilmuwan sekarang tu cuman ngurusin gedung alias bangunannya doank..tapi ga mikir sampai ke asal muasal gempa terjadi…nag AAG tuh langsung mengarah ke sumber masalah gempa alias tanah…pake logika ya kalo mau berpikir…karena AL QURAN tu diturunkan untuk orang2 yang berpikir…
December 14th, 2007 at 6:50 am
masalah ngubah kesetimbangan alam tuh saudara2 sekalian mikir juga ya…semua pake mobil…HaPe…tulung dipikirkan yah toh alat2 itu semua lebih merusak kesetimbangan alam…mereka dibuat bukan untuk mengelola alam…tapi untuk ego manusia…apa alat itu bisa menolong orang banyak???toh banyak peneltian yang berkata teknologi manusia tuh dah ngerusak alam..??baca koran ga si??? AAG menurut saya tidak merusak kesetimbangan alam…kalo dipikir AAG kan tidak membuat gempa itu tidak ada ato tidak terjadi…hanya saja meredam agar tidak terjadi gempa yang besar yang mampu menelan korban jiwa…asal gempanya kecil ya ga masalah kan…anak2 kecil malah suka…saya sendiri aja jadi senang kalo gempanya kecil…kan tidurnya goyang2…enak…ahaha….( pengalaman pribadi )…intinya tulung dunk umat muslim rada pinter dikit… ga malu ya indonesia pringkat pendidikannya gitu…pantes aja pada berantem…ah…Ya ALLAH berikanlah Bangsa ini Petunjuk..dan selamatkan lah…amin…
December 16th, 2007 at 6:51 am
kok sepi…
dah di dipikirkan dgn logika lum ide dari saya???
Gelombang suara tuh luar biasa mas…Senjata paling hebat dialam semesta aja pake gelombang suara…masih ingat TEROMPET yang nanti ditiupkan malaikat Israfil pas kiamat ga????gara2 Terompet alam semesta hancur…pake logika dikit…wah suara dahsyat dunk…Gelas aja bisa pecah dengan frekuensi tertentu…ohya jaman dahulu salah satu jembatan baru di AMERIKA sebelum diresmika Runtuh hanya karena angin sepoi2 yang menimbulkan resonansi yang sama dengan jembatan tersebut..Gile…Gelombang suara luar binasa…AAG kalo ga salah juga pake gel.Suara kan???kalo masalah 30 km itu mah bisa ko…kan media perambatan suara paling baik adalah benda padat…jadi klo cuma 3o km mah guampang banget…pokoknya luar biasa dech…SUBHANALLAH…Jika kita sedikit aja berpikir kita akan tau Betapa LUAR BIASANYA alam ini…pa lagi PENCIPTANYA…
Hm masalah bangkrut…
Tau Ga saudara tentang hati manusia???Buktikan dulu…toh HI masih ada…???Masalah Manajemen Tu rumit..Buat bangsa ini tuh ilmu manajemen ampun dech susahnya…walo banyak banget fakultas ekonomi,universitas2…toh indonesia yang ku cinta tetep brantakan…Ilmu yang mereka pelajari kemana???…tanya ke napa???….EGO MANUSIA tuh NGERI….orang2 pintar mana ada???…HABIBIE za dibuang ke jerman…mo buat PLTN NUklir didemo..to sekarang Krisis Energi…CUapek DEch…Iran ZA baru kebakaran jenggot…padahal BELIAU dah kasih ide dari 98…Makanya ayo semangat bersatunya di kobarkan lagi…jangan berantem terus…Rajin2 Berpikir demi bangsa…toh lebih berguna…Saran saya buat om Rony..dateng aja ke empunya HI…orangnya Enakan kok…Beliau orangnya Lutu Banget Dech…Ngobrol za…Terus kalo udah hasilnya kan bisa diposting disini…Biar Semuanya Bisa Clear…OK…WASS…WR..WB…
December 16th, 2007 at 7:02 am
Ohya…mas rony…AL QURAN tu luar biasa kalo kita mau memikirkan ayat-ayat yang terkandung didalamnya…Saya pernah baca ada seorang ilmuwan muslim yang hanya karena baca 1 ayat AL QURAN saja dai bisa meraih NOBEl loh…cek aja..namanya rada susah diingat…sory lupa…keren ya…baru 1 ayat…kalo mau di cek..Pupuk Buatan HI yang nama kerennya Ultra DZA..juga dibuat karena memikirkan Surat An Nur ayat:51…(Tulung dicek mbok salah)…Barat aja dah mmpelajari AL QURAN buat dicari kelemahannya tuk kalahin kita umat muslim…Luar Biasa Mukjizat ALLAH ini yang diturunkan untuk RASULULLAH…ayo rame2 kita pelajari…biar maju…
February 26th, 2008 at 4:57 pm
@Gus Nur
Saya bingung meng-ISO-kan sebuah praktek paranormal..
Bagaimana membuat klausul untuk jimat ground force dan sistem downloadan aka isian HI?
Bagaimana membuat klausul dan dokumen mutu untuk produk-produk yang dimuat dengan kemampuan diluar akal manusia biasa? wah ini hebat lho
heehheehe
AAG dan aktivitas paranormal di gunung sama tidak kerennya, beda kedok tapi substansinya sama: HOAX!
February 28th, 2008 at 11:14 am
@Q-Think
Argumentasi Anda mirip dengan tukang obat. Alquran kitab mulia dan petunjuk hidup, bukan lembaran manual cara membuat pupuk dan alat-alat. Merendahkan sekali. Kajian thematik oke tapi hal yang Anda paparkan diatas tidak pernah dicontohkan oleh generasi salaf dan khalaf dalam membahas Al-Quran. Mungkin ini yang disebut generasi khilaf.
April 24th, 2008 at 3:22 am
Selamet Syahril Says:
February 28th, 2008 at 11:14 am
@@Q-Think
Argumentasi Anda mirip dengan tukang obat. Alquran kitab mulia dan petunjuk hidup, bukan lembaran manual cara membuat pupuk dan alat-alat.
-setuju, alkuran tidak bisa dan tdak boleh digali teknologinya
@Merendahkan sekali.
setuju Al-Quran tidak boleh dilogikakan
@Kajian thematik oke tapi hal yang Anda paparkan diatas tidak pernah dicontohkan oleh generasi salaf dan khalaf dalam membahas Al-Quran. Mungkin ini yang disebut generasi khilaf.
-Setuju… lebih baik kita mencontoh ulama salaf dan khalaf daripada mencontoh rosul… yang bukan salaf dan bukan khalaf artinya orang khilaf…
begitu kan pak?
Thanks buat pencerahannya
June 4th, 2008 at 3:59 pm
Siapa bilang alquran tidak bisa digali teknologinya, buktinya ada yang bisa. yang tersirat jauh lebih dasyat daripada yang tersurat. ulama salaf memang tidak mencontohkan karena mereka membahas dari segi apanya dulu bos…., alquran bisa dibahas dari segi kedokteran juga kok. cuman ulama salaf kan ga tau dasar ilmu kedokterannya. coba bos liat di surat yang membahas ttg urutan penciptaan manusia (bisa liat VCD harun Yahya), makanya islam qt ga maju2, pikirannya terbelenggu sich.
June 4th, 2008 at 4:08 pm
buat pro salmet syahril, anda berkata al quran tidak boleh dilogikakan padahal islam adalah agama yang masuk akal (logis), coba sebutkan mana ajaran islam yg ga logis. salat5 waktu logis bgt bos. coba solat lo 50 waktu. ga kerja2 lo.dari itu aja kan da keliatan. islam logis otomatis alquran juga logis donk. cuman masalahnya melogikakan alquran itu yg seperti apa dulu, yang dilogikakan apanya dulu.mikirnya sampe kesitu lo.kalo sekedar mbaca trus menterjemahkan yang jelas ga ada manfaatnya utk umat itu yg jadi tanda tanya.ide bisa bersumber dari mana saja.jangankan quran liat komik pun kadang2 kita dapat ide untuk menyelesaikan masalah. daya nalar tiap orang beda2 begitu juga cara penyampaian apa yg ada di otak saya kepada anda juga mungkin ga 100% anda paham/setuju. karena perbedaan watak, pola pendidikan/lingkungan dan pengalaman itulah yg menyebabkan seperti itu.
June 5th, 2008 at 5:27 pm
pro Mbah Said
Bagian mana saya bilang Al-Quran tidak bisa dilogikakan, bisa dikutipkan, biar saya ingat/ mana kutipannya? tampaknya disini ada pembelokkan bahasan dari yang soal “alat anti gempa” malah merembet ke Qur’an
Sudah deh, kalau bener alat anti gempa itu efektif dan berfungsi datang aja ke kedubes cina, disana masih ada aftershock.
atau coba aja datang ke istana negara biar jadi blue energi seri II.
Kalau berguna di tampilkan secara terbuka dong, undang wartawan, diujikan ke Universitas buat tes.
Hahahah masih suka cari sensasi aja, capek ah, saya undur diri dari diskusi kusir ini.