
Aku sedang terheran-heran. Bukan karena pekerjaan yang terbengkalai, ataupun kepala yang tidak bisa bekerja sama, ataupun flu yang tak sembuh-sembuh. Aku heran setelah berjalan-jalan sejenak di dunia blog, aku melihat ada kecenderungan orang untuk membeda-bedakan.
Kemarin saya sempat posting mengenai how to - radical blogger. Satu postingan lucu-lucuan. Ada yang menanggapi serius, tapi itu resiko. Yang saya heran pemetaan semakin berkembang. Bukan menyatu kulihat, membeda! Baik melalui peringkat, maupun melalui tipologi. Dengan berbagai cara ataupun metode.
Ah tapi peringkat sebenarnya bisa jadi tidak masalah. Tipologi mungkin juga bukan suatu yang penting, dalam rangka mengenali. Namun apa setelah itu? Entahlah. Aku belum, atau mungkin tidak mau(?), memikirkannya lebih dalam.
Dan Tipologi Lahir
Ya, sayapun sempat tercetus soal tipologi. Dalam satu chattingan singkat dengan Enda, aku coba lontarkan tipologi itu. Dan Enda “membantuku” dengan mengajukan tipologi baru berdasar tipologi sebelumnya.
Blog(ger) Kapitalis
Adalah blog(ger) yang sedikit me-link orang lain namun berusaha mendapatkan link yang banyak dari blog orang lain. Dengan mendasarkan pada asas modal sesedikit mungkin untuk mendapatkan keuntungan seoptimal mungkin, dia menebar komen di mana-mana. Incoming Links adalah kapital yang layak diperjuangkan baginya. Dan Outgoing Links hanya akan menurunkan nilai blog-nya di pasar saham Blogshare.
Blog(ger) Sosialis
Merupakan blog(ger) yang mengandalkan asas kesetaraan. Tidak ada eksploitasi incoming links maupun outgoing links oleh dan darinya. Perkembangan links olehnya mungkin tidak terlalu cepat, tapi seiring waktu maka bertambah. Hal ini kurang lebih berbarengan dengan bertambahnya incoming links ke blog dia. Tipe ini kadang muncul secara santun, menawarkan penambahan link.
Blog(ger) Altruis
Layaknya mentari, selalu memberi tak pernah meminta. Incoming links dia jauh lebih sedikit dari outgoing linksnya. Ini satu hal yang bisa dijadikan tolok ukur. Mungkin saya masuk dalam kategori ini, lha wong saya bikin model auto add link.
Blog(ger) Fundamentalis
Ini muncul dari pertanyaan Enda. Waktu itu aku jawab cirinya adalah blogger yang berjenggot. Namun setelah dipikir lagi, mungkin akan lebih tepat jika dilihat sebagai blogger yang selalu mendasarkan tulisannya pada satu sumber. Incoming maupun outgoing links untuk blogger jenis ini tidak bisa dijadikan patokan.
Blog(ger) Komunis
Bagaimanapun komunalisme adalah satu sifat dasar blog. Mereka meng-komunal, mengelompok. Dan lagi, globalisasi maupun internet sebenarnya adalah muka lain dari internationale. Blog(ger) komunis adalah blogger yang berasas sama rata sama rasa, satu untuk semua. Blog dipakai bareng, diupdate bareng, di link bareng, beranggotakan blog-blog yang juga selalu me-refer ke blog barengan tadi. *pusing gak sih?*
Dan masih banyak lagi. Saya capek. Dan akhirnya kembali ke pertanyaan awal tadi, mengapa memetakan? Apa keuntungan saya dengan membuat pengkategorian seperti itu? Apakah kemudian menjadi pilih kasih dalam berteman? Atau kemudian membagi pertemanan dalam kelompok berdasar kategori, sehingga dalam ber-komen juga harus menyesuaikan? Tapi dengan demikian pengelompokkan tidak lagi berguna bukan?
Tentu saja! Pengelompokkan dengan metode apapun, sifatnya sementara. Bagaimanapun ini ciptaan manusia, tidak ada yang abadi. Sampai pada kesimpulan ini, saya berlega hati. Jadi sejauh ini, yang terjadi hanyalah upaya manusia mengenali dirinya sendiri. Satu saat nanti, upaya sama akan dilakukan dengan hasil yang belum bisa kita bayangkan sekarang.
vale, masih juga memetakan kawan?
el rony, bukankah peta ada di tas? Tanyalah Dora!
Category: blog, Daily Life | Comment RSS 2.0 | trackback
May 19th, 2006 at 9:19 pm
huaaaa .. gw mo jadi blogger pancasilais … titlenya 5 sila …. heheh
May 19th, 2006 at 10:10 pm
coba ya, kalo nyebut nama gue dibuat link hihihihi
woi masih banyak kan yg gue tanya, ini bentuk self-censorship neh, jangan dijadikan bakat ya.
May 19th, 2006 at 10:55 pm
Hihihi…Blog-ku masuk kategori yang mana ya? Btw, apa toh maksudnya incoming links dan outgoing links, mas?
May 19th, 2006 at 11:00 pm
nah lho, ini terlalu serius nanggepin peringkat blog ato gimana?
sebenernya, orang atau blog memang berbeda2, kategori mengkategori itu akibat dari blog yang berbeda2.
nah, tapi komen ini jangan ditanggepin serius ya
May 20th, 2006 at 9:35 am
gw gak ngaruh mo dimasukin mana aja…yg penting post apa yg kusuka dan kumau…hehe
terlalu sederhana klo blog di kotak-2an spt sederhananya warung padang sederhana di depan komplek rumah
May 20th, 2006 at 10:10 am
#1. Silakan pasang gambar garuda pancasila, lengkap dg foto presiden dan wakil presiden di kanan-kirinya. seperti saya sebutkan di posting yang dulu. hehehe
#2. hayyah.. capek bikin link. haha.. ya wis.. kuperbaiki :p
yang lain gak kumasukin, takut ada yang sakit hati.. haha
#3. walah, wong saya gak niat mengkategori kok. hehe.. incoming links adalah link ke blog kita yang ada di blog orang lain, bisa dari komen, content maupun dari blogroll. outgoing links sebaliknya.
#4. nah lho. terus kapan kita serius? hihihi
#5. yoih! setuju bang! haha
May 20th, 2006 at 11:28 am
BLOGGER JOMBLOIST: ngeblog buat dapet jodoh, gimana pak, bisa dimasukkan kategori?
May 21st, 2006 at 6:31 am
*masih mikir* gw masuk kategori mana yah???
May 21st, 2006 at 7:42 am
kalo saya sich kayaknya masuk ke kategori go-blogger, soalnya gak ngarti sama sekali ama yang namanya pemetaan
May 21st, 2006 at 6:45 pm
saya blogger baik-baik pak… tolong jangan dipersulit
*pasang tampang baik-baik*
May 22nd, 2006 at 1:40 am
Blog(ger) Fundamentalis
Ini muncul dari pertanyaan Enda. Waktu itu aku jawab cirinya adalah blogger yang berjenggot. …..
—> Asyuuu jenggotku tak keroke sikik aaah…
May 22nd, 2006 at 3:24 am
Blogger Konjenialis :

Blogger yang dengan ramah membalas setiap komen yang masuk dengan tujuan mengumpulkan kekuatan.
*ngilang*
May 22nd, 2006 at 10:15 am
Blogger Kembangkempis : sesekali bisa update, lebih sering mati akal *angkat telunjuk*
May 22nd, 2006 at 1:48 pm
Bloger Kumis Metalis : Blogger yang layaknya lubang kakus selalu menganga siap mencaplok link atau auto add terus bikin postingan buat menggambar mukamu sendiri hahahah “Altruis” ahk terlalu kweren… ganti yes! hihihi
May 22nd, 2006 at 2:53 pm
gw kemana aja hayuk… hahahaha
May 23rd, 2006 at 6:50 am
Mensitir postulat ke-13 dalam Das Kapital, saya bisa katakan bahwa blogger hanya bisa menterjemahkan dunia.
Padahal yang paling penting adalah merubahnya.
Menulis dengan satu tujuan, menyebarkan virus pemikiran sehingga terjadi pergeseran paradigma diantara para pembaca adalah jalan lama untuk merubah dunia. Dan blog, adalah medium baru progresif revolusioner (thanks to David Winner on that).
Sekarang, coba bayangkan jika di jaman Muhammad atau Lenin-Stalin sudah ada blog dan RSS.
Jadi menurut saya, saat kita ngeblog, kita sudah menjadi seorang radikal, revolusioner, sosialis, dan komunis sekaligus.
Demikian.
Sekarang saya permisi, ada kewajiban menjadi gilda-gilda kecil mesin besar bernama kapitalisme yang harus saya tunaikan.
May 23rd, 2006 at 9:42 am
#andry: hihihi, njur ketok jawa timure.
santai dab. mabus bebak! :p
May 24th, 2006 at 2:33 pm
postingan yang sangat bagus, menarik, mencirikan sang pemiliknya adalah seorang blogger “gue banget”… CERDAS, JUJUR, DAN BERKOMITMEN, TINGGI. Selamat, anda dapat gelas