
Sudah hilang warna tembaga
Lumut tersisa menyapu
Tanya terjawab
Peranggi mencuri di Timur
Warna mentari sudah hilang. Merah tembaga kini tak lagi menyala, sudah dibawa ke belahan lain dunia.
Warna mentari sudah hilang, merahnya kini tinggal luka. Menyisakan resah belahan timur kita, membawa asa ke selatan.
Warna mentari sudah hilang, tersisa tanya di tenggorokan. Mengapa dunia yang kau lewati, tidak pernah naik kelas? Selalu saja dunia ketiga. Dunia tempat para dewa menumpahkan murka.
Mentari, menyingkirlah dari khatulistiwa!
vale, vale, vale
el rony, menyapu dahaga dengan asin tersisa
Category: Daily Life | Comment RSS 2.0 | trackback
April 6th, 2006 at 3:25 pm
Ronceh, blogmu ga iso dibuka meneh ki loh…
April 6th, 2006 at 3:33 pm
pecahkan saja gelasnya biar ramai! :p
April 6th, 2006 at 4:27 pm
WAH, MENYINGKIR AH
RONI LAGI LUPA MINUM OBAT
HIHIHI
April 7th, 2006 at 10:10 am
gak pake mentari kok ron.. aku pro xl..
– gimana mau naik kelas, wong gurunya saja gak ada..
April 8th, 2006 at 1:31 pm
yang benar, pecahkan saja leptopnya biar rame…