<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Rejeki, Nasib, Ataukah Kejahatan?</title>
	<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/</link>
	<description>Mempercayakan perubahan melalui kata-kata</description>
	<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 05:19:29 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: lafea</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-70</link>
		<author>lafea</author>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2006 05:36:21 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-70</guid>
		<description>titip salam buat si mamang. 
semoga kabarnya hari ini baik-baik saja. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>titip salam buat si mamang.<br />
semoga kabarnya hari ini baik-baik saja. <img src='http://rony.dgworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: merahitam</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-69</link>
		<author>merahitam</author>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2006 04:35:47 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-69</guid>
		<description>Ehm...Bukan sesuatu yang baru. Tapi tetap bikin miris. Dan kalau masih mengandalkan pemerintah dan kroni-kroninya untuk nanganin masalah ini, adalah salah besar. Kita mau teriak sampai urat leher putus, mereka nggak akan peduli. Bagi mereka, semakin banyak rakyat yang tidak terdidik, semakin mudah mereka mengatur negeri ini untuk kepentingan mereka. Jadi ayo kita bikin sekolah sendiri dengan sistem subsidi silang dan memberdayakan sekolahnya itu sendiri!!! Satu saja di setiap kota, bisa mengurangi jumlah "mamang burjo".</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ehm&#8230;Bukan sesuatu yang baru. Tapi tetap bikin miris. Dan kalau masih mengandalkan pemerintah dan kroni-kroninya untuk nanganin masalah ini, adalah salah besar. Kita mau teriak sampai urat leher putus, mereka nggak akan peduli. Bagi mereka, semakin banyak rakyat yang tidak terdidik, semakin mudah mereka mengatur negeri ini untuk kepentingan mereka. Jadi ayo kita bikin sekolah sendiri dengan sistem subsidi silang dan memberdayakan sekolahnya itu sendiri!!! Satu saja di setiap kota, bisa mengurangi jumlah &#8220;mamang burjo&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Azil Adi Permana</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-68</link>
		<author>Azil Adi Permana</author>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2006 02:12:32 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-68</guid>
		<description>yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin

*udah ada tm-nya tapi siapa gua lupa*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin</p>
<p>*udah ada tm-nya tapi siapa gua lupa*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fahdi</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-67</link>
		<author>fahdi</author>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2006 10:37:08 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-67</guid>
		<description>** sedih **</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>** sedih **</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: godril</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-66</link>
		<author>godril</author>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2006 09:55:30 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-66</guid>
		<description>mendesis? emange aku sejenis ular-ularan... udah jelas biawak gini.. huehuhehuehiuehi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mendesis? emange aku sejenis ular-ularan&#8230; udah jelas biawak gini.. huehuhehuehiuehi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jipeng</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-65</link>
		<author>jipeng</author>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2006 09:40:44 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-65</guid>
		<description>*junk*

68% dari hidup adalah kejahatan, konsumsi adalah setan.

68% dari mati adalah kebaikan, paling tidak belatung kenyang dan tanah jadi subur.

*apa sih*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>*junk*</p>
<p>68% dari hidup adalah kejahatan, konsumsi adalah setan.</p>
<p>68% dari mati adalah kebaikan, paling tidak belatung kenyang dan tanah jadi subur.</p>
<p>*apa sih*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Joan</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-64</link>
		<author>Joan</author>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2006 09:32:26 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-64</guid>
		<description>Jadi ingat sama berita kemarin, saat para ibu-ibu miskin rame-rame ke Istana Presiden.

Aku cuma kepikiran, kalau tahu tidak mampu...kok ya ngotot punya (banyak) anak? Apa nggak kepikir bahwa membesarkan anak itu berat? Apa tidak kepikir bahwa di negara ini, pendidikan itu mahal?

Kapan orangtua seperti ini lebih bertanggungjawab? Anak bukan cuma titipan, tapi tanggungjawab besar.
&lt;blockquote&gt;Waduh kok yang disalahin ibu-ibu miskinnya ya? Mari kita lihat.. hmm.. yang membuat mereka miskin ini sebenarnya apa sih? Yang dikategorikan miskin biasanya justru ibu-ibu yang kerjanya jauh lebih berkeringat dibanding kita, bukan begitu? Buruh gendong satu contoh saja. Lantas anaknya banyak, hmm.. dulu aku pernah ngobrol sama orang-orang yang di camp pengungsian, ya mereka praktis saja, "bikin anak" adalah hiburan bagi mereka :) lha mo nonton tv juga gak ada :) Apa mereka salah?

Untuk mendapatkan pendidikan tinggi, dibutuhkan biaya tinggi (itu di negeri ini), maka sampai kapanpun mereka dan keturunan mereka akan kesulitan mengakses pendidikan tersebut. Jadi, di mana masalahnya? :) -- Rony&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi ingat sama berita kemarin, saat para ibu-ibu miskin rame-rame ke Istana Presiden.</p>
<p>Aku cuma kepikiran, kalau tahu tidak mampu&#8230;kok ya ngotot punya (banyak) anak? Apa nggak kepikir bahwa membesarkan anak itu berat? Apa tidak kepikir bahwa di negara ini, pendidikan itu mahal?</p>
<p>Kapan orangtua seperti ini lebih bertanggungjawab? Anak bukan cuma titipan, tapi tanggungjawab besar.</p>
<blockquote><p>Waduh kok yang disalahin ibu-ibu miskinnya ya? Mari kita lihat.. hmm.. yang membuat mereka miskin ini sebenarnya apa sih? Yang dikategorikan miskin biasanya justru ibu-ibu yang kerjanya jauh lebih berkeringat dibanding kita, bukan begitu? Buruh gendong satu contoh saja. Lantas anaknya banyak, hmm.. dulu aku pernah ngobrol sama orang-orang yang di camp pengungsian, ya mereka praktis saja, &#8220;bikin anak&#8221; adalah hiburan bagi mereka <img src='http://rony.dgworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> lha mo nonton tv juga gak ada <img src='http://rony.dgworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Apa mereka salah?</p>
<p>Untuk mendapatkan pendidikan tinggi, dibutuhkan biaya tinggi (itu di negeri ini), maka sampai kapanpun mereka dan keturunan mereka akan kesulitan mengakses pendidikan tersebut. Jadi, di mana masalahnya? <img src='http://rony.dgworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> &#8212; Rony</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hericz</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-63</link>
		<author>hericz</author>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2006 09:04:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-63</guid>
		<description>tanpa skrinsyut siswi berseragam adalah basbang ! :D

kamu harus liat tuh di perempatan2 jalan jakarta. jauh lebih menyedihkan :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tanpa skrinsyut siswi berseragam adalah basbang ! <img src='http://rony.dgworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kamu harus liat tuh di perempatan2 jalan jakarta. jauh lebih menyedihkan <img src='http://rony.dgworks.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: didats</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-62</link>
		<author>didats</author>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2006 07:42:17 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-62</guid>
		<description>iya nih, gag jelas ah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya nih, gag jelas ah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arjuna</title>
		<link>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-61</link>
		<author>arjuna</author>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2006 07:36:41 +0000</pubDate>
		<guid>http://rony.dgworks.net/2006/03/16/rejeki-nasib-ataukah-kejahatan/#comment-61</guid>
		<description>kejahatan, karena adanya jurang pemisah
yaitu kemiskinan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kejahatan, karena adanya jurang pemisah<br />
yaitu kemiskinan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
