Rony's Blog
Shoutbox

Name

URL or Email

Message


Meta

Bayang Masa Lalu

Print This Post   Email This Post

Pernahkah Anda mengalaminya? Di saat Anda sedang menjalani kesibukan Anda, tiba-tiba terlintas akan bayangan masa lalu. Saya cukup sering mengalaminya, baik bayangan yang lucu-lucu maupun kadang –mungkin lebih tepat sering– berkilas ingatan yang memalukan.

Kenangan itu kadang bukan satu rangkaian peristiwa utuh, lebih sering berupa kilasan potongan peristiwa yang jika kita hanyut di dalamnya rekaman masa lalu kita akan terputar. Satu contoh yang saya alami adalah masa SMP saya. Baiklah, saya ceritakan saja di sini.

Waktu itu kami, satu SMP, camping di halaman sekolah.  Jarak dari sekolah ke rumah kami masing-masing maksimal adalah dua kilometer, rata-rata kita tempuh dengan naik sepeda, namun banyak juga yang berjalan kaki. Acara camping ini diakhiri dengan pentas seni dimana masing-masing regu harus menyajikan acara. Regu kami memilih pentas Lipsing (maklum, lagi ngetrend mili vanili — entah gimana nulisnya–) dan lagu yang kami pilih adalah milik God Bless yang berjudul “Semut-semut Hitam”.

Hari-hari sebelum camping kami isi dengan latihan. Dan ketika tiba saatnya bagi kami untuk tampil, terjadilah peristiwa itu.  Acara diadakan malam hari. Sore harinya kami harus makan, namun juru masak kami malah memilih pulang dan tidak membuatkan makanan. Saya ngambek (mungkin kami para pemain band –halah– ngambek semua), dan meminta paksa agar ketua regu mengganti judul lagu menjadi “Rumah Kita”.

Kami naik panggung, panci-panci yang sudah kami set menjadi seperangkat drum lengkap dengan drum besar yang kami buat dengan karton, serta sapu yang berubah fungsi menjadi gitar melodi dan bass, sudah siap di panggung. Saya menjadi vokalis.

Penampilan kami, tentu saja sudah bisa Anda tebak, hancur berantakan. Segala latihan sama sekali tidak terpakai. Ditambah dengan sound system yang sama sekali tidak bisa kami dengar dari panggung. Walhasil.. ya berantakan lah. :p

Kenangan akan hal ini sering sekali melintas. Kadang senyum, kadang malu. Ketika saya malu, saya sering mengibaskan kepala sekedar untuk mengalihkanp perhatian otak dari ingatan tersebut.

Sebenarnya ini cita-cita saya

Ya, sebenarnya ini adalah cita-cita saya. Bukan menjadi vokalis atau apapun yang ada di kilasan peristiwa di atas, namun menjadi kilasan itu sendiri. Saya ingin sekali menjadi “bayang-bayang” untuk orang-orang yang tidak saya sukai.

Tentu saja ini lain dengan menghantui. Hanya menjadi bagian dari kilasan pikiran yang melintas di otak, misalnya, para anggota DPR. Baik ketika mereka sedang rapat, ketika mereka sedang tidur, ketika mereka sedang makan, bahkan ketika mereka sedang bercumbu dengan kekasih gelap mereka. Mengingatkan mereka pada nasib sebagian besar penduduk negeri ini yang berada di bawah ancaman kelaparan.

Menjadi apa yang disebut oleh Linkin Park (duh.. apa Korn ya?) sebagai gatal di dalam. Rasanya menarik membuat para  penguasa-pengusaha itu menjadi kesulitan menggaruk karena tidak tahu bagian mana yang semestinya digaruk. :)
Namun keinginan itu sepertinya hanya berhenti di tulisan ini. Dan tulisan saya ini, sepertinya hanya menjadi onggokan sampah yang bisa dicampakkan oleh siapa saja. Ibarat titik hitam di baris senja. Orang bisa dengan mudah mengalihkan fokus untuk mendapatkan jingga yang sempurna.

Tapi baiklah, saya tidak akan pernah berhenti berusaha. :D

vale, demi kesehatan.

el rony, garuk-garuk, ternyata malah gatal di dalam sendiri.

nb: iya, saya sedang narsis kok :)

Category: Daily Life | Comment RSS 2.0 | trackback

6 Responses to “Bayang Masa Lalu”

  1. didats Says:

    wah, gw sering. tapi anehnya, saat kejadian itu gw seneng banget. tapi, pas ingetnya sekarang, gw malah jadi ketawa2. KOK BISA YA GW MERASA SENENG? hihihi…

    ah, sudahlah. aan lagi deket2 nih… :D

  2. merahitam Says:

    Hihihi…Jadi pengen liat Mas Rony nyanyi :p

  3. rendy Says:

    kirain bayang-bayang masa lalu database ilang

    *ngeloyor*

  4. mpokb Says:

    masih gatel gak lantip? *kasih obat gosok*

  5. EdiOtz Says:

    owh, bayangan database toh ;)

  6. Azil Adi Permana Says:

    paen?

    btw, kenapa gua sering gagal dalam kasih komentar disini? biasanya kegagalan itu selalu dilempar ke wp-comment dot php. dan pas di cek gak ada komentar gua

    *semoga ini gak gagal, sambil pencet kontrol ce*

Leave a Reply